Rocket Rockers

Merekam Jejak Rocket Rockers Selama 21 Tahun di Industri Musik Indonesia

  • By:
  • Jumat, 16 October 2020
  • 1221 Views
  • 3 Likes
  • 0 Shares

Rocket Rockers belum lama ini merayakan hari jadi ke-21 tahun. Band bergenre pop-punk asal Bandung ini pertama kali terjun di belantika musik Indonesia pada 17 Agustus 1999.

Berdiri di era 90-an akhir, musik-musik Rocket Rockers banyak dipengaruhi oleh band-band lawas seperti The Cure, Alphaville, OMD, Nena, Culture Club, Cyndi Lauper, Duran-Duran, The Police, Joy Division.

Selayaknya sebuah teknologi, musik-musik yang disuguhkan oleh Rocket Rockers mengalami perkembangan seiring kiblat musik yang mereka dengarkan dari band macam Blink-182, Pearl Jam, NOFX, Pennywise, Weezer, hingga The Full Effects.

Pada awal berdiri, Rocket Rockers beranggotakan lima orang yaitu Noor Al Kautsar 'Ucay' (vokal), Aska Pratama (gitar/vokal), Rizki Fahdli 'Lowpe', Bisma Arya Nugraha (bass), dan Doni Setiansyah (drum).

Pada film mini dokumenter yang dirilis di channel YouTube Rocket Rockers, Bisma menjelaskan awal mula nama Rocket Rockers ini ditemukan dan akhirnya digunakan.

"Ucay dulu menemukan kata Rocket Rockers dari kamus, ada kata Rocket dan Rockers di bagian kata R. Rockers diartikan sekumpulan anak muda yang bermain musik rock, sedangkan Rockets senjata yang meluncur dengan pesat ke atas," kata Bisma.

Ucay juga mengisahkan bagaimana perjuangan Rocket Rockers yang ketika awal berdiri belum difasilitasi dengan maraknya internet dan sosial media seperti kiwari. Mereka berupaya mengenalkan band mereka dari satu perkumpulan ke perkumpulan yang lain.

"Rocket Rockers lahir di zaman belum marak internet, pergaulan itu terjadi di lapangan. Kalau mau mencitrakan diri itu keluar rumah dan bikin karya baru diakui di masyarakat," ujar Ucay.

Setelah menciptakan beberapa lagu dan mendapat kesempatan tampil di berbagai panggung, Rocket Rockers akhirnya merilis album pertama mereka bertajuk Soundtrack For Your Life pada 2002 melalui label rekaman indie asal Bandung.

Ada 11 lagu yang terdapat di album perdana Rocket Rockers, beberapa di antaranya menjadi begitu populer seperti lagu Tergila dan She's My Cheerleader. Album ini menjadi tanda kemunculan dan eksistensi mereka hingga bisa terjual 20 ribu kopi.

"Di 2002 akhirnya kami punya album pertama, Soundtrack For Your Life. Tidak menyangka responsnya bagus," tutur Bisma.

Di tengah karier yang mulai menanjak, Rocket Rockers diterpa badai pertama. Adalah drummer mereka, Doni, yang memutuskan keluar pada pengujung 2003. Doni sendiri menyebut keputusannya keluar disebabkan karena adanya konflik internal.

"Di 2003 sudah mulai ada masalah sedikit, kita kemudian kumpul dengan Doni. Karena ada beberapa perbedaan visi dan misi dalam nge-band akhirnya Doni memutuskan keluar," ucap Bisma.

"Sebetulnya keluar dari Rocket Rockers itu karena ada konflik juga ada ego kalau saya menyebutnya, karena musuhan. Karena terlalu dekatnya, bisa sampai musuhan," kenang Doni.

Rocket Rockers yang dikejar waktu untuk terus berkarya dan merampungkan proses pembuatan lagu akhirnya memutuskan mencari pengganti Doni lewat audisi. Saat itu, Khrisna atau yang akrab disapa Ozom akhirnya terpilih untuk mengisi posisi drum.

Kedatangan Ozom juga diikuti dengan hadirnya berkah lain untuk Rocket Rockers. Pada 2004, mereka akhirnya resmi mendapatkan kontrak dari salah satu label rekaman besar di Indonesia, Sony Music.

Bersama mayor label, Rockets Rockers merilis album kedua mereka dengan tajuk Ras Bebas. Ada 15 lagu pada album kedua mereka seperti Bangkit dan Tergila. Ada pula lagu remake dari Elfa's Singer yang berjudul Pesta. Lagu ini diakui Aksa sebagai lagu yang membawa nama Rocket Rockers kian melambung.

Berkarya di bawah naungan label besar nyatanya tak selalu membawa kemudahan untuk Rocket Rockers. Sederet kendala dalam pembuatan album ketiga membuat mereka akhirnya memutuskan keluar dari Sony Music pada akhir 2007.

Keputusan untuk berjalan mandiri di jalur independen membuahkan sebuah karya baru untuk Rocket Rockers dengan lahirnya album ketiga bertajuk Better Season. Lagu Ingin Hilang Ingatan di album ini membuat band ini lebih dikenal masyarakat.

Rocket Rockers merilis album ketiga mereka melalui label yang mereka dirikan sendiri, Reach and Rich Record. Setelah bekerja sama dengan beberapa clothing, band ini merilis album Better Season di tahun 2008.

"Di album Better Season di jalur indie, kami sering bermain di acara TV nasional yang mainstream karena ada lagu Ingin Hilangan Ingatan ini. Lagu ini lebih balance, orang-orang awam yang belum mengenal Rocket Rockers jadi mengetahui kami karena lagu itu," jelas Lowpe.

Tiga tahun berselang, Rocket Rockers melanjutkan karya barunya dalam album keempat bertajuk Tons of Friends. Bertemakan sebuah pertemanan, Rocket Rockers menciptakan lagu yang kental nuansanya dengan sebuah nostalgia berjudul Reuni.

Enam lagu selanjutnya dari album ini hampir semua bertemakan tentang pertemanan seperti yang tertuang dalam lagu Untuk Teman, Lagu Kita Bersama, dan Kehilangan.

Sayap karier Rocket Rockers terus terbuka lebar setelah album keempat ini rilis. Pada akhir 2012, mereka mendapat kesempatan untuk melakukan tur di Eropa, Peter Says Denim Europe Invasion Tour 2012. Mereka manggung dari Jerman hingga Belanda.

Setelah kesuksesan demi kesuksesan datang, badai kembali datang kepada Rocket Rockers. Adalah kabar keluarnya Ucay di awal 2013 yang merupakan pendiri dari band ini.

"Album Tons of Friends menjadi jembatan saya untuk keluar dari Rocket Rockers. Ketegaran untuk keluar dari band walaupun keadaan sedang ada di puncak karier. Saya pun saat itu khawatir menjadi duri dalam daging karena ada pemikiran saya yang tidak sama," jelas Ucay soal keputusannya keluar.

"Sedih iya karena di Eropa itu sudah merasakan kesuksesan kita selama 13 tahun kemudian tiba-tiba tinggal berempat," kenang Aksa.

Keluarnya Ucay yang merupakan seorang frontman tak membuat Rocket Rockers berhenti berkarya. Diawali dengan merilis lagu Jangan Dulu Tenggelam, mereka merilis album kelima dengan nama Merekam Jejak pada 2014.

Album keenam dan teraktual Rocket Rockers muncul pada 2017 dengan nama Cheers From Rocket Rockers. Album ini tediri dari aransemen ulang lagu-lagu lawas mereka seperti Hitam Putih Dunia, Tergila, Dia, dan beberapa single baru seperti Hari Untukmu dan Tunggu Apalagi.


Lagi-lagi Rocket Rockers harus menerima kenyataan ketika gitaris sekaligus salah satu pendiri mereka, Lowpe, memutuskan keluar pada 2018. Meski kini personil Rocket Rockers tinggal menyisakan tiga orang, mereka tetap eksis dan berkarya hingga memasuki usia 21 tahun di sirkuit musik Tanah Air.

0 COMMENTS