Grindcore

Mesin Tempur: Kolaborasi Musik Grindcore dan Aksi Kocak di Atas Panggung

  • By:
  • Kamis, 8 October 2020
  • 1914 Views
  • 1 Likes
  • 4 Shares

Mesin Tempur patut diberikan aplaus atas karya-karyanya di belantika permusikan Indonesia. Mengusung aliran musik grindcore, Mesin Tempur mampu tetap eksis dan dikenal luas di Tanah Air.

Grindcore merupakan aliran musik yang muncul pada pertengahan 1980-an. Jenis musik ini gabungan dari beberapa musik ekstrem seperti death metal dan variasi hardcore punk.

Dari aliran musik yang diusung, Mesin Tempur tentunya punya ciri khas penampilan musik dengan suara gitar berdistorsi tebal, gitar dengan stem rendah, tempo yang cepat, dan biasanya lagu-lagu mereka tidak memiliki durasi yang terlalu panjang.

Tak hanya itu, Mesin Tempur juga punya ciri khas tampil selalu menggunakan penutup muka (topeng) dengan logo tengkorak. Menilik band-band luar negeri, Mesin Tempur punya penampilan yang persis seperti band rock dan metal macam Slipknot, KISS, dan GHOST.

Sebagai band beraliran musik keras dan bising, Mesin Tempur yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, ini punya cara unik mencairkan suasana saat tampil di atas panggung. Mereka kerap melemparkan lelucon-lelucon segar khas kedaerahan mereka.

Mesin Tempur pun kerap tampil dengan membawakan lagu yang dibalut lelucon kedaerahan khas mereka. Menariknya, lelucon-lelucon yang bisa mengocok perut tersebut selalu dibalut dengan pesan-pesan moral untuk para penonton.

Aksi-aksi nyentrik dari Mesin Tempur juga tidak kalah menarik. Selain penampilan yang energik, band yang identitas para personelnya dirahasiakan ini kerap membagikan cemilan kepada penonton saat manggung.

Ada kalanya mereka membagikan mie instan, jajanan chiki, cokelat, hingga menghujani penonton dengan segepok uang Rp 2 ribu. Seperti yang mereka lakukan saat mentas di panggung Synchronize Festival 2018.

Bahkan di pentas festival musik itu, Mesin Tempur membagi-bagikan celana dalam kepada penonton. Dengan sederet aksi itu, Mesin Tempur seolah ingin mengenalkan musik mereka yang keras sembari membawa penonton tertawa bersama.

Akan tetapi, tidak diketahui dengan pasti identitas dari para personel Mesin Tempur. Mereka cukup tertutup mengenai hal itu karena Mesin Tempur sangat menjaga privasi dari publik dan media.

Apa yang terjadi pada Mesin Tempur tak jauh berbeda dengan ciri khas dari band grind lainnya seperti GHOST. Band heavy metal asal Swedia ini hanya menggunakan nama elemen (air, api, bumi, angin, dan ether) sebagai identitas mereka.

Terlepas dari identitas yang tak diketahui publik, Mesin Tempur punya ciri khas lain dalam bermusik yakni lirik-lirik yang menggunakan kata aneh dan lucu. Mereka mampu mengkolaborasikan antara parodi dengan musik grindcore dengan ciamik.

Meski begitu, kepada Extrim Mospi TV, Mesin Tempur sempat menjelaskan salah satu makna dari lagu mereka berjudul 'Mari Membaca'. Lagu ini ternyata memiliki maksud sebagai kritik sosial untuk pemerintah yang kurang peduli kepada pendidikan.

abcdefg

hijklmn

opqrstu

pwqyz

be aba be ibi babi

be obo be obo bobo

be aba be ibi babi

be obo be obo bobo

babi bobo

abcdefg

hijklmn

opqrstu

MARI MEMBACA yeah

"Saya enggak bilang (lagu-lagu Mesin Tempur) sembarangan, tapi lebih realistis. Kalo bisa memahami lirik itu adalah sindiran untuk instansi yang terkait (pemerintah), masih banyak guru-guru honorer yang belum diangkat, masih banyak sekolah-sekolah yang ambruk. Pemerintah sudah mengalokasikan dana yang besar untuk pendidikan, tapi hasilnya tidak ada," kata salah satu personel Mesin Tempur yang saat itu menamakan dirinya sebagai 'Lord Rangix.

Salah satu personel Mesin Tempur itu pun menjelaskan tentang arti grindcore dan bagaimana cara pandang mereka terkait musik serta karya-karya yang disajikan.

"Mesin Tempur seperti senyawa kimia. Jika kamu bisa berkompromi dengan kami, kamu menjadi Mesin Tempur dan menjadi bagian kami, menjadi satu nyawa. Grindcore untuk Mesin Tempur, grindcore tidak berbicara tentang kesempurnaan," ujarnya.

Baru-baru ini terdapat kabar baik untuk kalian yang merindukan aksi-aksi Mesin Tempur. Pada Juni 2020, Grimloc Records dan Disaster Records akan berkolaborasi untuk merilis Greatest Grind--sebuah box set vinyl 7” yang berisikan bongkahan harta karun singles dari Mesin Tempur.

Dari unggahan Instagram Grimloc dan Disaster, ada tiga piringan hitam 7” dari box set tersebut yang ditampilkan, masing-masing dengan sleeve dan vinyl yang berwarna terang. “How to Grind Dumb-Asses for Beginners,”.

Mengingat bagaimana Mesin Tempur dan musiknya itu dikenal oleh komunitas dan skena musik mereka, tak mengherankan jika banyak yang menantikan perilisan ini. Eben dari Burgerkill, misalnya, yang langsung mengunggah repost pengumumannya lengkap dengan caption, “Katanya sih rilisan khusus para Bangsawan.” Unggahan itupun langsung di disambut hangat oleh Arian 13 dari Seringai. “Alus band reggae mah, beda,” ujar sang vokalis.

Mesin Tempur menyajikan guyonan yang dikemas dengan musik ekstrem. Musik grind dengan komedi? Mesin Tempur adalah band yang memang berpenampilan seperti itu adanya. Serius atau tidak pembawaan mereka, kembali kepada Mesin Tempur yang terus konsisten menonjolkan identitas diri.

Tidak diketahui pasti pula kapan band ini terbentuk, tapi nama mereka mencuat di tahun 2008. Selama berkarier, Mesin Tempur membuat sebuah album EP yang berisi lagu-lagu mereka ketika konser.

Tracklist 1

  1. Bom Bali II - Hip-Hop Apa Itu Hip Hop - Skater Anjing Edan (Live)
  2. Intisari (Live)
  3. Mari Membaca (Live)
  4. Sirine (Live)
  5. Sopir Angkot Goblog (Live)

Tracklist 2

  1. Ayot Sang Manung Bandung
  2. Beca Tiguling
  3. Bom Bali Satu
  4. Bom Bali Dua
  5. Intisari
  6. Mari Membaca
  7. Sirine
  8. Sopir Angkot Goblog!
  9. Satanic Turtle

Single:

  1. Kangen Anjing
  2. Talak Tilu.
1 COMMENTS
  • Hasan basri

    Mesin tempur luar biasa