MISERY SIGNALS: Berdamai dengan Masa Lalu Lewat Film Dokumenter ‘Yesterday Was Everything’

  • By: NTP
  • Rabu, 31 May 2017
  • 1524 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Selama sepuluh tahun belakangan Misery Signals sudah mengalami perubahan krusial, seperti pergantian vokalis dan perpecahan internal. Dalam dokumenter berjudul Yesterday Was Everything, sutradara Matthew Mixon menampilkan proses rekonsiliasi Misery Signal dalam menghadapi masa lalu mereka. Yesterday Was Everything akan diluncurkan di berbagai layanan digital pada 30 Juni mendatang.

[bacajuga]

Dokumenter ini dikerjakan pada tur Misery Signals di tahun 2014, sekaligus perayaan ulang tahun kesepuluh album terbaik mereka, Of Malice and the Magnum Heart (2004). Yesterday Was Everything menangkap momen reuni mereka bersama Jesse Zaraska, mantan vokalis yang dikeluarkan dari Misery Signal pada tahun 2006. Film ini menampilkan tragedi yang menyatukan kembali band ini dan mengikuti perjalanan yang mencoba berdamai dengan masa lalu, dari Vancouver hingga Toronto.

Perjalanan Misery Signals dimulai di tahun 2002, dan mulai dikenal lewat album Of Malice and the Magnum Heart. Album tersebut diakui memengaruhi sound metalcore di awal milenium baru lewat riff-riff agresif, struktur melodius, dan atmosfer berat.

Yesterday Was Everything mengintip dalam masa-masa sulit perkembangan kami sebagai pemuda, sahabat, dan musisi. Kami tak tahu seperti apa nasib kami sekarang tanpa melewati masa-masa itu. Saya yakin film ini menawarkan informasi intim dan beberapa pertanyaan yang sebelumnya tak terjawab. Dokumenter ini berkisah tentang kompromi, tragedi yang mengubah hidup kami untuk selamanya,” jelas gitaris Stuart Ross.

 “Film Mixon bagaikan surat cinta untuk kancah musik independen. Anda disuguhi masa-masa kami bersama-sama di dalam mobil saat menjalani tur, saat kami bergelut dengan jalanan, dan usaha kami untuk mencipta musik yang otentik. Bagi penonton di luar basis penggemar kami, film ini mengisahkan tentang sebuah dunia yang mungkin tak mereka sadari keberadaannya.”

“Saat menonton film ini, kami sadar kami tidak seperti metalhead pada umumnya. Film ini juga menampilkan kehidupan kami dengan sangat intim, walau itu menakutkan, anda melihat semua sisi kehidupan kami, termasuk kegagalan dan kekurangan kami. Itulah yang memisahkan film ini dari dokumenter lain yang pernah saya tonton. Ada semacam rasa rapuh yang bisa dirasakan penonton, menurut saya para penonton akan pulang dengan pemahaman yang lebih dalam, khususnya kami,” lanjut gitaris Ryan Morgan mengakhiri.

Tonton trailer Yesterday Was Everything di bawah ini: 

 

0 COMMENTS