monohero desember jangan menangis

Monohero, Proyek Audiovisual Berbalut Musik Elektronik asal Malang

  • By: NND
  • Selasa, 17 December 2019
  • 1083 Views
  • 9 Likes
  • 7 Shares

“Konsep dasarnya kepikiran waktu habis lihat pameran foto di kota Solo, beberapa waktu yang lalu,” ungkap Alfian Roesman, sepertiga grup musik “audiovisual” asal Malang, Monohero terkait visualisasi perilisan single “Desember Jangan Menangis”.

Unit berisi MF Wafy, Arie “Omen”, & Alfian “Kebeb” Roesman itu sudah resmi merilis single baru pada 13 Desember lalu. Tak jauh berbeda dari yang sudah mereka sajikan sebelumnya, video “Desember Jangan Menangis” digarap oleh Alfian.

Ia memadukan teknik scenography dengan butir-butir motion graphic dan menghasilkan karya visual yang mampu bersanding secara apik. Sementara, di sisi narasinya Alfian mengaku mendapatkan inspirasi dari sebuah cuitan Twitter.

“Jadi beberapa waktu lalu aku melihat ada postingan Twitter. Intinya, kalau mau dipandang dari ketinggian tertentu, manusia itu terlihat kecil sekali. Mirip kayak waktu kita melihat bakteri dari mikroskop,” jelas Alfian.

“Nah, sama seperti persepsi kita saat melihat bakteri sebagai parasit, mungkin manusia itu sendiri adalah parasit atau benalu bagi bumi ini,” lanjutnya kemudian.

Berbicara segi aransemen “Desember Jangan Menangis”, trio itu mengaku lagunya sudah tercipta sedari Monohero belum berdiri.

“Iya, (lagu ini) sudah ada waktu aku masih aktif project sebelum Monohero, namanya Toy Doctor & The Damn Machine (TDDM). Nah, karena grupnya hiatus, akhirnya aku aransemen untuk Monohero,” terang Wafy, dilansir dari siaran pers.

“Kalau ditanya mengapa ‘Desember Jangan Menangis’? Ya karena Desember identik dengan hujan, identik dengan saat-saat merenungi diri dan menangis sendirian’,” sambungnya.

Kala digarap oleh Monohero lagu ini digubah ulang dengan sound drum and bass yang berpadu manis berbumbu ambient psikedelik yang khas.

Arie “Omen” selaku vokalis juga menggurat lirik baru untuk memberikan warna baru sebelum akhirnya direkam. Ia berpendapat bahwa lagu ini adalah doa bagi dirinya.

“Desember itu akhir sekaligus awal. Masa evaluasi dari satu tahun menjalani kehidupan berikut keberhasilan dan kegagalannya.

Di lain sisi, ia juga merupakan sebuah awal: Harapan dan semangat menyambut tahun baru yang datang beberapa saat lagi,” kata pemuda 28 tahun ini.

Selain single baru, Monohero juga menggungah keutuhan diskografi ke layanan streaming. Sebelum menikmati semuanya, coba simak “Desember Jangan Menangis,” di bawah ini:

1 COMMENTS
  • cimoloriginal@gmail.com

    Wow hebatttt