Moshing pasca pandemi

Pasca Pandemi, Moshing dan Crowdsurfing di Konser Musik Bakal Dilarang?

  • By: YAS
  • Sabtu, 16 May 2020
  • 1417 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Sebuah berita mengejutkan keluar belum lama ini bagi para pencinta musik. Pasalnya, bila izin untuk menggelar konser nanti sudah keluar, cara bersenang-senang dalam bentuk moshing dan crowdsurfing kemungkinan besar akan dilarang.

Sebelumnya, baik pihak promotor dan penyelenggara acara musik sudah mulai mencari cara bagaimana pertunjukan musik tetap dapat digelar ditengah gempuran pandemi ini. Salah satu caranya adalah dengan menggelar drive-in concerts, di mana para penampil tetap akan berada di panggung, sedangkan penonton akan berada di dalam mobil untuk menyaksikan show yang digelar.

Organisasi non-profit Event Safety Alliance mengeluarkan pendapat tentang regulasi pelarangan izin moshing dan crowdsurfing nantinya saat situasi pasca pandemi ini perlahan sudah mulai bisa dikontrol.

Michael Rapino selaku ketua dari promotor raksasa Live Nation mengabarkan bahwa pihaknya sejauh ini tidak berencana menggelar pertunjukan apapun hingga 2021. Dalam skala pertunjukan yang lebih kecil, pun kemungkinan baru akan mereka selenggarakan paling cepat pada musim gugur tahun mendatang.

Dan bila klaim dari Event Safety Alliance benar, maka beragam pertunjukan nantinya akan terasa berbeda dari biasanya. Di mana para penonton bebas mengekspresikan cara mereka menikmati aksi live dari para idolanya, salah satunya dengan melakukan moshing dan crowdsurfing. Beragam batasan dan peraturan mereka yakini harus benar-benar diaplikasikan di masa depan terkait regulasi ini, mengingat mudahnya virus COVID-19 bisa menjangkiti siapa saja.

Steven Adelman dan Jacob Worek dari Event Safety Alliance juga telah berbicara dengan lebih dari 400 promotor, pemilik venue musik, dan pihak-pihak terkait lainnya, termasuk Ticketmaster yang dikenal sebagai situs penjual konser terbesar di dunia, untuk menyusun panduan peraturan kesehatan dan keselamatan yang baru ini mereka ajukan.

Ada 29 poin yang diajukan oleh Event Safety Alliance, termasuk tentang peraturan penerapan praktik sanitasi yang mesti dipatuhi oleh semua pemegang tiket pertunjukan.

"Beberapa perubahan yang jelas akan diperlukan ketika banyak acara akan dimulai kembali. Para penonton tidak lagi dapat berdiri di depan panggung seperti biasanya, moshing dan crowdsurfing adalah bentuk pelanggaran social distancing dan harus benar-benar dilarang pandemi ini belum benar-benar berakhir," ungkap Event Safety Alliance.

Ide panduan ini dikemukakan hanya beberapa hari setelah gubernur wilayah Arkansas di Amerika Serikat, Asa Hutchinson, memberi kabar bahwa drive-in concert yang digelar di wilayahnya tidak mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan. Meski demikian, konser Travis McCready yang dijadwalkan akan digelar pada 15 Mei mendatang masih akan tetap dilangsungkan.

Pada awal bulan Mei kemarin, promotor Live Nation juga baru mengumumkan rencana untuk mencoba menyiarkan beberapa drive-in concert. Hal ini mereka lakukan untuk tetap mengakomodir kebutuhan masyarakat akan bentuk hiburan musik, dan benar-benar mematuhi protokol kesehatan serta keselamatan untuk semua.

0 COMMENTS