DOUBLE LIFE: Musisi Dengan Mantel Profesi Lain

  • By: ERA
  • Rabu, 21 September 2016
  • 5065 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Manusia diciptakan dengan kemampuan multi-tasking, seperti ngelakuin lebih dari dua aktivitas sekaligus. Seperti beberapa musisi yang punya profesi lain (yang terkadang sangat berbeda) di luar berkarya lewat nada dan lagu.

Dengan berbagai alasan, seperti kebutuhan finansial industri musik yang semakin sempit di era digital ini, tak sedikit musisi Rock mengembangkan bakat entrepreneurship mereka.Yuk kita simak profil sebagian dari mereka yang mencoba peruntungan di bidang lain.

Duff McKagan - Bassis Guns N Roses/ Financial Advisor

Didorong oleh kondisi keuangan yang nyaris bangkrut, McKagan yang dikenal sebagai bassis Guns N’ Roses mendaftarkan diri di Santa Monica Community College jurusan Keuangan sejak tahun 1994. Keputusan yang membuat dirinya dapat menemukan banyak kecurangan yang dilakukan manajer, booking agent, bahkan perusahaan rekaman. Melanjutkan kuliah di Seattle University Albers School of Business and Economics jurusan Bisnis pada tahun 2000, kini ia menyandang gelar sarjana ekonomi. Aktif menulis kolom finansial di majalah Playboy dan koran harian The Seattle Weekly sejak tahun 2009, McKagan juga menjadi konsultan manajemen finansial untuk para musisi.

Liam Gallagher – Vokalis Oasis/ Owner fashion labelPretty Green

Sudah banyak musisi yang mencoba dunia fashion. The Beatles pernah membuka butik fashion Apple di tahun 1967, Pharrell Williams dengan Billionare Boys Club, Gwen Stefani via label LAMB, dan rapper kolektif Wu Tang Clan dengan Wu Wear. Di tahun 2009, Liam Gallagher merilis label clothing Pretty Green yang terinspirasi dari sub-kultur Mods (Pretty Green diambil dari salah satu judul lagu The Jam). Sudah membuka 15 store cabang di London dan 10 store di Jepang, Gallagher berencana membuka cabang pertamanya di New York tahun 2017 nanti.

Gene Simmons – Bassis KISS/ Multi Enterpreneur

Kalau soal musisi dengan bakat entrepreneurship yang tinggi, tidak ada yang bisa mengalahkan KISS. Dengan otak bisnis bassis Gene Simmons, KISS sukses mengumpulkan jutaan dollar lewat merchandise mereka selama dekade 70’an. Dari koleksi fashion, lunchbox, mainan hingga peti mati, desain KISS sukses dipasarkan. Simmons sendiri membuka restoran Rock & Brews di beberapa kota Amerika, menjadi bintang reality TV show tentang keluarganya, serta merilis buku otobiografi - Me, Inc.

Doni Herdaru Tona – Vokalis Funeral Inception/ founder of Animal Defender Indonesia

Di balik penampilan sangar bersama band death metal Funeral Inception, ternyata vokalis yang akrab disapa ‘Doni iblis’ ini seorang peduli binatang, terutama anjing dan kucing. Melihat banyak binatang peliharaan yang ditelantarkan, disiksa, bahkan dikonsumsi, Doni membentuk organisasi Animal Defender Indonesia sebagai wadah untuk penampungan dan rehabilitasi binatang. Berdiri sejak 2011, ADI telah menampung lebih dari 120 ekor anjing dan kucing di 3 tempat yang tersebar di daerah Tanggerang, Jawa Barat.

Arian 13 – Vokalis Seringai/ owner of Lawless Store & Tattoo Studio

Aktif bergerak di scene musik underground sejak tahun 90’an bersama Puppen dan sekarang Seringai, jiwa entrepreneurship Arian di bidang clothing sudah muncul sejak tahun 2009. Bersama bassis Seringai, Sammy, keduanya membuka Howling Wolf di Jl. Cipete Raya Jakarta, hingga pindah ke lokasi lebih besar di daerah Kemang Selatan sejak 2012. Kini tak hanya menjual merchandise, berganti menjadi Lawless, mereka juga mulai merambah supplier motorcycle merchandise dan apparel, exhibition space serta studio tattoo, di mana para praktisi seni, aktifis, penggemar body art, komunitas motor dan fans Seringai berkumpul.

Eno Gitara – Drummer Netral/ Owner Racerkids Clothing Line

Terinspirasi dari drummer Blink 182 dengan clothing line Famous Stars and Strap, Eno membangun brand Racerkids yang menjual merchandise, apparel dan footwear sejak tahun 2001. Berawal di Pancoran, Racerkids sekarang berlokasi di bilangan Tebet Jakarta Selatan serta membuka cabang di Bandung dan Lampung. Racerkids juga mendukung beberapa band indie lokal sebagai ambassador brand mereka dan aktif mengikuti berbagai expo brand clothing besar seperti Jackcloth.

0 COMMENTS

Info Terkait

supericon
7515 views
superbuzz
4692 views
superbuzz
5188 views
superbuzz
4163 views