KUTUKAN 27 CLUB: Musisi Yang Mati Terlalu Cepat

  • By: AB
  • Senin, 3 October 2016
  • 9685 Views
  • 0 Likes
  • 3 Shares

Dalam sejarah musik, terdapat tragedi paling ikonik yang entah sampai kapan akan terjadi, yaitu fenomena 27 Club. Istilah 27 Club timbul dikarenakan ada sekumpulan musisi yang meninggal di usia 27 tahun, di mana istilah ini muncul setelah kematian bintang rock Kurt Cobain di tahun 1994. Para penggemar musik lantas mengaitkan kesamaan usia kematian Cobain dengan Jimi Hendrix, Brian Jones, dan Janis Joplin. Gaung yang kembali terdengar pasca-kematian pasca-kematian Amy Winehouse di usia ke-27, pada tahun 2011.

Mengapa Usia 27?

Dari segi kejiwaan, usia 27 tahun merupakan masa transisi bagi manusia. "Saat Anda berusia 20-an, sebuah proses yang dinamai 'myelination' terjadi, di mana sel-sel saraf bereaksi dengan myelin dan menjadi terisolasi. Jika Anda mengganggu proses itu dengan minum alkohol dan narkoba, Anda akan menjadi lebih rentan terhadap depresi dan tindakan kompulsif," jelas ahli neuro dan psikiater Dr Daniel G Amen, yang juga penulis buku Magnificent Mind at Any Age.

Teori lainnya adalah perihal masa "quarter-life crisis" yang dialami manusia di usia 20-an yang diangkat oleh Damian Barr, penulis buku Get It Together: A Guide to Surviving Your Quarter Life Crisis. Pendapat Barr juga senada dengan tanggapan Dr Amen, "saat kita memikirkan Hendrix atau Cobain, mereka berdua memang punya popularitas dan seperti bergembira di usia 27. Tetapi setelah mereka mengalami itu semua, kesenangan biasa seperti menggandeng tangan pasangan, atau bermain dengan anjing peliharaan, tidak lagi berpengaruh bagi mereka. Mereka butuh kesenangan-kesenangan baru untuk merasakan perasaan mereka sendiri, salah satunya dengan narkoba."

SuperMusic.id merangkum para musisi berpengaruh yang meninggal di usia 27 tahun. Raga mereka memang telah pergi, namun warisan mereka terhadap khazanah musik terus lestari hingga saat ini.

Brian Jones

Brian Jones adalah salah satu pendiri grup musik legendaris The Rolling Stones. Sayangnya, ia didepak dari band yang didirikannya itu pada tahun 1969 dan diganti oleh Mick Taylor. Alasan dipecatnya Brian Jones dikabarkan karena dirinya mengalami ketergantungan berat terhadap narkoba. Tidak lama setelah keluar dari The Rolling Stones, Brian Jones meninggal - tepatnya pada 3 Juli 1969. Jones ditemukan tak bernyawa di kolam renangnya.

Jimi Hendrix

Berbagai julukan disematkan kepada Jimi Hendrix, mulai dari "Dewa Gitar" sampai sebutan musisi paling berpengaruh sepanjang sejarah musik rock.  Hendrix meninggal di usia ke-27, pada 18 September 1970. Penyebab kematiannya karena asphyxia (kondisi di mana tubuh kekurangan oksigen), akibat terlalu banyak mengonsumsi obat tidur Vesparax. Jimi diyakini menenggak sembilan pil Vesparax plus minum alkohol. Peristiwa ini terdengar sangat sembrono, tetapi itulah karakter Jimi.

Janis Joplin

Janis Joplin merupakan perempuan dengan karakter yang kuat, namun kematiannya tak lepas dari perasaan Janis yang kesepian. Lagu terakhir yang direkamnya berjudul “A Wowan Left Lonely”. Pada 4 Oktober 1970, Janis menyuntikkan heroin ke tangan bagian kiri. Setelah membeli rokok, dia kembali ke kamar hotel, menutup pintu, membuka pakaiannyalalu bercengkrama dengan narkoba. Saat menikmati barang laknat itu, Janis pingsan, saat terjatuh kepalanya menghantam meja. Dia ditemukan tewas keesokan harinya.

Jim Morrison

Front man grup musik The Doors ini adalah pribadi yang karismatik. Morrison meninggal dua tahun setelah kematian Brian Jones, tepatnya pada 3 Juli 1971. Sebab kematiannya diduga akibat overdosis heroin. Namun karena autopsi tidak dilakukan, sebab pasti kematian Morrison masih jadi perdebatan. Hingga kini, makam Morrison di Paris, Perancis, menjadi tujuan wisata hingga saat ini. Pasangan Morrison, Pamela Courson, meninggal tidak lama setelah kematian Morrison, yaitu pada 25 April 1974. Menariknya, Courson juga meninggal di usia ke-27.

Kurt Cobain

Pria berambut gondrong dan berpenampilan cuek ini dipercaya sebagai generasi terakhir legenda bintang rock. Setelah apa yang telah dilakukan Cobain bersama Nirvana, Cobain meninggal pada 5 April 1994. Namun jenazahnya baru ditemukan pada 8 April 1994 oleh tukang listrik bernama Gary Smith yang datang ke kediaman Cobain untuk memasang sistem pengamanan rumah. Awalnya dia mengira Cobain tidur, sampai dia melihat shotgun mengarah ke dagu Cobain. Dalam catatan resmi, Cobain disebut bunuh diri. Namun banyak pula teori konspirasi yang beredar soal kematiannya.

Amy Winehouse

Sebagai seorang musisi, Amy yang memiliki karier baik itu dikenal sebagai pribadi terbuka dan jujur. Namun di balik itu semua, Amy disebut mengalami depresi. Petugas berwajib menemukan satu botol kecil dan dua botol besar vodka di dekat ruangan Amy ditemukan tak bernyawa. Amy meninggal dunia pada 23 Juli 2011. Petugas kesehatan yang melakukan tes mendapati kandungan alkohol dalam darah Amy sebanyak 416 mg per 100 ml saat kematiannya, lima kali lipat lebih dari batas legal alkohol dalam darah.

0 COMMENTS