REVIEW FROM THE PAST: Napak Tilas Evolusi BLUR Lewat The Great Escape

  • By: JP
  • Selasa, 15 November 2016
  • 2075 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Ada masanya panasnya genre musik brit-pop/rock bisa dirasakan hingga berbagai penjuru dunia. Bersama nama besar seperti OASIS, Pulp, hingga Suede, posisi big four diisi oleh Blur yang kini sudah aktif hampir selama tiga dekade. Di bawah komando Damon Albarn bersama Graham Coxon (serta bassist Alex James dan drummer Dave Rowntree), Blur telah merilis total 8 album. Namun salah satu album yang menarik perhatian pendengar dunia ada di album ke-empat mereka, The Great Escape.

Rilis 11 September 1995, album ini menjadi penutup trilogi album ‘life’ (Modern Life is Rubbish dan Parklife) serta titik balik perpindahan dari Britpop ke sound alternative rock yang kentara di album mereka selanjutnya. Diisi dengan berbagai track single andalan, album ini terasa sangat ‘Albarn’. Mengangkat tema ‘kesendirian’, album ini dibuka dengan single track “Stereotypes” dan “Country House” yang ceria namun satir – yang menjadi track pertama blur yang berada di posisi 1 chart UK. Seperti bercerita, semua track yang ada di album berdurasi 57 menit ini bisa dibilang memiliki narasi kuat yang terdengar “jujur”. Jika track “Charmless Man” dan “Top Away”, distorsi proto Blur versi “rock” mulai berbisik pelan “Fade Away” dengan sedikit sentuhan ska, “He Thought of Cars”, “Globe Alone” dan “It Could Be You”.

Bisa dibilang paruh awal dan akhir The Great Escape seperti menunjukkan transisi dua identitas Blur. Sempat merasa lelah dengan format musik yang menyebabkan Coxon hampir hengkang dari Blur, kolaborasi tiap personel mengkristal lewat track “The Universal”. Meminjam kekuatan visual dari sutradara kenamaan Stanley Kubrick, track yang nyaris dibuat menjadi lagu ska akhirnya bertransformasi menjadi track megah dengan alunan biola.

Dengan sentuhan eksperimen di dalamnya, inilah salah satu titik lini masa tertinggi Blur. Terlepas dari kesan depresi yang Albarn Cs usung lewat lirik yang padat, singkat cerita The Great Escape menunjukkan Blur bergerak maju. Ditutup dengan “Yuki and Hiro”, cap sebagai salah satu album Blur yang paling menyegarkan hingga sekarang.

TAGS:
0 COMMENTS

Info Terkait