Napalm Death, Apex Predator - Easy Meat (2015) Konsistensi Berkelas dari The Godfather of Grindcore

  • By: Lana Syahbani
  • Selasa, 18 August 2015
  • 1890 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Tidak berlebihan jika Napalm Death dikatakan sebagai legenda grindcore paling lama bertahan dalam kancah musik ekstrem. Sampai kini band kelahiran UK ini terus mencoba membuat karya lebih baik dari album ke album dan tidak pernah mengecewakan pendengar, begitu pula dalam album ke-15 mereka. Kuartet yang berkali-kali berganti personil ini sepertinya cukup nyaman dengan formasi vokalis Mark ‘Barney’ Greenway, bassist Shane Embury, gitaris Mitch Harris dan drummer Danny Herrera. Konsistensi mereka menjaga keberlangsungan hidup Napalm Death dalam sebagian besar karirnya.

Meskipun di usianya yang menginjak 45 tahun, Greenway mampu menyanyikan track-track membunuh macam “Smash a Single Digit” dan “Metaphorically Screw You” dengan sadis. Herrera dan Embury bersama-sama menjaga kestabilan tempo dalam setiap lagu, sementara Harris bekerja dengan gaya bermain hyper-speed grindcore yang begitu chaotic. Tidak ada cacat dalam Apex Predator: Easy Meat, Napalm Death masih membawa nafas grindcore yang kuat bahkan setelah tiga decade berlalu.

Terinspirasi dari bencana rubuhnya pabrik sembilan lantai Rana Plaza, Bangladesh, yang menewaskan ribuan buruh, Napalm Death menunjukkan keberpihakannya pada kemanusiaan. Lirik “Nothing is easy, but that’s reality. For the sake of my loved ones, I will remain on this earth” dalam How the Years Condemn memiliki kesan ringan yang bertolak belakang dengan musik yang mereka mainkan. Sesungguhnya Napalm Death telah berhasil menciptakan teror lewat Apex Predator - Easy Meat, tetapi mereka tetap mengingatkan kita tentang betapa pentingnya kemanusiaan di jaman segila ini.

Foto: sdmetalcrew.org

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
19 views
superbuzz
19 views
superbuzz
19 views
superbuzz
19 views
superbuzz
19 views
superbuzz
18 views