Nasib Paramore Akhirnya diungkap oleh Hayley Williams

Nasib Paramore Akhirnya diungkap oleh Hayley Williams

  • By:
  • Minggu, 21 March 2021
  • 453 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Dalam beberapa bulan ke belakang, Hayley Williams terlihat cukup fokus membangun karier musiknya sebagai musisi solo. Setelah berhasil merilis dua buah album di dua tahun terakhir, akhirnya Hayley Williams mengumumkan kabar terkini terkait proyek musiknya bersama Paramore. Melalui Twitter pribadinya, Hayley Williams mengutarakan rencana proyek musik yang akan dijalankan di masa mendatang.

Hayley Williams mengungkapkan bahwa dirinya masih memiliki banyak stok lagu yang sudah maupun akan direkam. Namun dalam cuitannya, Hayley Williams mengatakan bahwa dirinya belum memiliki keinginan untuk kembali merekam album untuk karier solonya. Stok lagu tersebut juga bukan jadi prioritas untuk diolah bersama Paramore. Namun Hayley Williams merasa tidak sabar untuk kembali bermusik dalam format band.

Kabar terbaru mengenai nasib Paramore ini diutarakan oleh Hayley Williams demi menjawab spekulasi liar yang sedang mencuat di tengah fans band pop punk tersebut sejak Januari 2021. Para fans mulai membuat asumsi, jika kesibukan Hayley Williams dalam menjalani karier musik solonya berasal dari keretakan yang terjadi di dalam tubuh Paramore. Asumsi yang akhirnya terdengar di telinganya membuat Hayley WIlliams angkat bicara tentang kabar serta hubungan yang dimilikinya dengan Paramore. 

Dalam kesempatan berbeda, Hayley Williams sempat mencoba untuk meyakinkan para penggemar Paramore bahwa mereka tidak perlu khawatir tentang keadaan dari band yang mereka cintai tersebut. Kekhawatiran para fans paramore tersebut terkesan cukup wajar. Pasalnya, terakhir kali Hayley Williams dan Paramore merilis album adalah di tahun 2017 dan sejak saat itu, masih belum ada tanda-tanda bahwa Paramore akan kembali bangkit. After Laughter merupakan judul album terakhir dari Paramore. Album tersebut juga jadi penanda kembalinya Zac Farro setelah sebelumnya keluar dari Paramore di tahun 2010. 

Di luar Paramore, karier solo Hayley Williams memang bisa dianggap jadi sebuah fenomena positif yang terjadi pada hidupnya. Dalam 12 bulan terakhir, Hayley Williams tanpa henti merilis single demi single, album, dan juga mini album bagi para penikmat musiknya. Hayley Williams merasa dengan kini menginjak 31 tahun, kehidupannya semakin hari semakin terasa membahagiakan. 

Salah satu kebahagiaan tersebut hadir melalui rilisnya album perdana pada bulan Mei 2020. Pasalnya, Hayley Williams sempat mengumumkan keinginannya untuk merilis album sebagai musisi solo di hari ulang tahun ke-31. Keinginan tersebut akhirnya dapat terealisasi melalui rilisnya album Petals For Armor. Dalam melengkapi penyambutan perilisan album dan ulang tahunnya, Hayley Williams juga sempat merilis single solo perdananya berjudul Simmer. Lahirnya lagu tersebut juga jadi penanda bagi pembuktian Hayley Williams untuk berkarya secara mandiri di luar genre pop punk/punk rock yang identik dengan bayang-bayang Paramore. 

Hayley Williams juga menghadirkan konsep yang menarik untuk lahirnya album perdana tersebut. Hayley Williams membuat sendiri universe untuk lahirnya album Petals For Armor. Universe tersebut dimulai sebelum rilisnya album tersebut dengan hadirnya mini album berjudul Petals for Armor I pada Februari 2020. Melengkapi universe tersebut, Hayley WIlliams melanjutkan dengan merilis mini album Petals for Armor II pada bulan April. Belum berakhir dengan perilisan album penuh perdananya di bulan Mei, pada bulan Desember lalu, Hayley Williams kembali merilis mini album solo yang masih memiliki keterkaitan dalam rangkaian konsep sebelumnya, berjudul Petals for Armor: Self-Serenades. Untuk mini album yang juga menutup tahun 2020, Hayley Williams menyisipkan sebuah lagu baru berformat akustik yang merupakan gubahan dari lagu Simmer dan Why We Ever yang diambil dari album debutnya di luar Paramore.

Perjalanan Petals For Armor dari vokalis Paramore ini nyatanya juga masih belum berhenti dan masih dilanjutkan di awal tahun 2021. Memasuki bulan Februari, Hayley Williams kembali merilis album penuh untuk proyek solonya. Album kedua ini hadir dengan judul berjudul Flowers for Vases / Descansos. Hadirnya album kedua tersebut juga memiliki cerita yang cukup unik dan menarik. Pasalnya, Hayley Williams tidak memiliki rencana sama sekali untuk segera merilis album kedua untuk proyek solonya tersebut. Oleh karena itu, vokalis Paramore ini tidak menganggap album solo keduanya tersebut merupakan sebuah album dengan entitas berbeda. Hayley Williams memilih untuk memasukan album keduanya tersebut sebagai salah satu bagian lain dari universe musik yang telah dirinya bangun. 

Hayley Williams mengakui bahwa album keduanya, Flowers for Vases / Descansos bisa dianggap sebagai prequel atau bagian yang lebih dulu lahir sebagai kerangka dari karya-karyanya sebelumnya yang tergabung dalam album Petals for Armor. Hal tersebut juga dibuktikan oleh Hayley Williams melalui kehadiran sebuah lagu berjudul Find Me Here. Lagu tersebut sebetulnya merupakan sebuah lagu yang sempat dirilis Hayley Williams untuk menjadi bagian untuk Petals for Armor: Self Serenades EP. Namun, untuk kebutuhan Flowers for Vases / Descansos, akhirnya Hayley Williams menggunakan kembali lagu tersebut dengan menggubah sedikit komposisi lagu Find Me Here untuk menghadirkan nuansa yang berbeda dari sebelumnya.

Rilisnya album kedua, Flowers for Vases / Descansos, diakui oleh Hayley Williams sebagai bentuk rasa syukur. Rasa syukur tersebut hadir karena Hayley Williams merasa berhasil dan mampu untuk bertahan di tengah kehidupan yang penuh ketidak pastian akibat pandemi Covid-19. Rilisnya album Flowers for Vases / Descansos juga jadi sebuah pesan dari Hayley Williams yang dihadirkan sebagai bentuk rasa terima kasih serta penyemangat bagi para penggemarnya. Total Hayley Williams memasukkan 14 lagu untuk album Flowers for Vases / Descansos ini. Dalam proses pengerjaannya, Hayley Williams juga dibantu oleh Daniel James sebagai produser. Seluruh materi yang digarap oleh vokalis Paramore untuk kebutuhan album solonya tersebut juga jadi representasi yang mewakili emosi dalam masa perubahan yang dirinya alami, seperti keresahan, amarah, kesedihan, hingga rasa bahagia.

Image courtesy of Paramore

0 COMMENTS