label indie

Ngintip Aktivitas Label Indie Lokal Selama Karantina

  • By: NND
  • Kamis, 21 May 2020
  • 269 Views
  • 2 Likes
  • 3 Shares

Di masa-masa karantina ini, internet seperti menjadi rumah baru bagi kita semua. Terpaksa mengurung diri di kediaman masing-masing, kita diberi ruang lebih untuk menjelajah dunia maya sebagai alternatif dari keseharian kita yang berubah akibat pandemi. Atas itu, banyak sektor-sektor kehidupan masyarakat yang hadir dengan siasatnya masing-masing; begitu pula dengan salah satu aktor penting dalam musik indie lokal, yakni para labelnya masing-masing.

Dalam kesempatan ini, SUPERMUSIC telah menjabarkan beberapa label independen lokal yang turun ke internet dengan konten segar selama masa karantina ini berlangsung. Siapa saja mereka, dan apa saja yang mereka siapkan? Baca selengkapnya, di bawah ini:

***           

1. Kolibri Rekords

Grrrl Gang, Jirapah, Bedchamber--itulah beberapa nama yang masuk ke dalam roster Kolibri Rekords. Selain memiliki roster yang solid, dalam jagad maya, mereka juga hadir dengan konten serial yang layak dipantau. Chirp TV namanya, dan ia tayang di kanal YouTube Kolibri, merumahi sejumlah konten baru yang mampu jadi tontonan seru di masa karantina.

Chirp TV baru saja dimulai dengan season pertamanya dari tanggal 5 - 17 Mei 2020. Melaluinya, adalah beberapa judul program baru seperti Nothing Personal di mana dua band/musisi akan saling mengulas dan menilai album milik satu sama lain; Brenda Art Class yang mengajak penontonnya menggambar bersama sembari membahas hal-hal seputar seni; My Sweet Nest yang berlaku sebagai room tour online dari para musisi; hingga Birds Don’t Sing selaku livestream DJ set di siang hari. Kalian bisa langsung mengunjungi akun YouTube mereka untuk menyimak semua ini.

2. Orange Cliff Records

Ingin serial YouTube ala interview dengan host dan co-host yang nyeleneh dan ngasal? Mungkin program Kombur-Kombur dari label asal Bandung Orange Cliff Records bisa jadi apa yang kalian cari. Dipandu oleh host-nya, Theo, Kombur-Kombur turun ke ranah kreatif (seringkali musik) dan mengupasnya dengan tanya jawab yang dipenuhi bumbu humor. Meski begitu, tak melulu Kombur-Kombur diisi dengan canda, karena beberapa episode sebelumnya juga menampilkan sisi yang serius.

Dalam masa karantina ini, Orange Cliff meluncurkan Kombur-Kombur versi Work From Home (WFH), yang sejauh tulisan ini ditulis sudah mencapai jilid ketiga. Giovanni Rahmadeva dari Polka Wars, Agra Suseno selaku fotografer Sigmun, serta solois pendatang roster mereka Rubina sudah masuk ke dalam siarannya. Siapa bintang tamu berikutnya? Pantau terus media sosial Orange Cliff dan akun YouTube-nya.

3. LaMunai Records

#Lesundaymixtape adalah kumpulan playlist/mixtape yang dipersembahkan oleh LaMunai Records. Setiap minggunya, #Lesundaymixtape akan menampilkan beragam playlist hasil kurasi dari musisi, produser, DJ dan yang lainnya,” terang mereka di unggahan pertama Lè Sunday Mixtape di akhir tahun 2019 kemarin.

Di masa karantina ini, kolase lagu-lagu menarik dari musisi-musisi jagad indie tetap disalurkan oleh LaMunai Records melalui Lè Sunday Mixtape, memberikan kita asupan playlist berkualitas setiap hari Minggu. Sudah berjalan 13 jilid, kelengkapan playlist-nya disusun dalam Public Playlist akun Spotify dari LaMunai, dan bisa kalian dengarkan langsung di sana. Nama-nama penuh ragam mulai dari Alvin Yunata, Eka Annash, Iramamama, hingga Daniel Mardhany--semua sudah pernah ditampung dalam Lè Sunday Mixtape. Tentu konten ini bisa jadi siasat digging musik baru di tengah masa karantina ini.

4. Suneater Coven

Selaku kolektif dan label rekaman yang dikenal menaungi grup rock kenamaan .Feast, Suneater Coven berhasil membuktikan eksistensinya sebagai label sudha menjadi nama yang besar dalam beberapa tahun terakhir. Roster yang terus berkembang seakan memastikan hal tersebut, dan dalam masa karantina ini, mereka juga tidak injak rem.

Adalah Slide Into Dm’s, konten interview via Direct Messages punya Instagram dari Suneater Coven kepada para musisi tanah air. Terakhir dari serial wawancara ini adalah musisi Tristan Julianos yang aktif dalam kolektif musik Mantra Vutura. Adapula edisi sebelumnya bersama Agatha Priscilla yang sama-sama mengupas habis kegiatan-kegiatan selama pandemi dan semua di antaranya. Penyajiannya simpel dan langsung di feed IG mereka, membuatnya cocok disimak sebagai konten ringan untuk melewati keseharian kalian selama isolasi diri di rumah masing-masing.

5. Berita Angkasa

Label yang menjadi bendera di atas Kelompok Penerbang Roket ini punya konten yang unik dan menarik untuk menyiasati pembatasan social distancing. Tentu kita semua sadar sudah banyak teman-teman yang menjadi home cook selama karantina berlangsung. Para musisi yang tidak bisa manggung pun juga demikian, dan atas itulah mereka hadir dengan Me-Ra-Mu.

Sebagai perpendekan dari “Memasak-Racik-Mudah”, Berita Angkasa menggaet aktor-aktor kancah musik independen lokal untuk berbagi racikan-racikan makanan andalan mereka yang simpel namun nikmat. Beberapa nama yang sudah masuk ke dalam serial ini adalah solois Kurosuke, Awa (Rekaman Pots), dan Pasek Darmawaysya (Jangar). Tidak ketinggalan, konten-konten daring mereka seperti Bahaya (Bahas Hasil Karya), dan Bercakap-Akap yang bisa jadi teman setia selama bermalas-malasan di kamar.

Itu dia beberapa aktivitas dan konten online yang digagas oleh para indie label lokal selama karantina ini berlangsung. Tentu, semua ini dijalankan juga sebagai salah satu bentuk mendukung himbauan pemerintah untuk tetap melakukan swakarantina di kediaman masing-masing agar dapat menghalau penyebaran pandemi.

Ingat untuk selalu cuci tangan, menjaga jarak dan kesehatan, dan terus melakukan swakarantina di rumah. Jika bosan melanda, cobalah menghibur diri kalian dengan menyimak konten-konten menarik di atas, dan pantengin terus SUPERMUSIC!

0 COMMENTS