Portal Music

Ordinary Teens

Ordinary Teens Ramaikan Skena Pop Punk Indonesia Lewat Album ‘First Page In Our Math Book’

  • By:
  • Minggu, 22 November 2020
  • 141 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Perjalanan panjang Ordinary Teens akhirnya berbuah hasil manis nan memuaskan. Band pop punk asal Jakarta ini berhasil merilis album perdana mereka dengan tajuk First Page In Our Math Book pada 6 November 2020.

Album ini tidak lahir dengan mantra bim salabim yang hadir secara tiba-tiba, sekejap mata. Ordinary Teens lebih dulu melewati sejumlah permasalahan, dari mulai bongkar pasang personel hingga perubahan konsep materi lagu.

Namun, kondisi kelam tersebut tidak melunturkan impian Ordinary Teens untuk merilis debut album mereka. First Page in Our Math Book merupakan inti dari rangkaian dua single dengan artwork setema yang telah dirilis sebelumnya.

Dengan konsep matematika pada artworknya, album ini hadir sebagai representasi rumitnya masa-masa sekolah menengah. Pendengar Ordinary Teens diharapkan bisa merasakan kembali pahit manis kehidupan sekolahan melalui lirik-lirik lagunya.

Banyak lantunan musik pada album perdana Ordinary Teens ini yang mengingatkan penikmatnya pada musik-musik pop punk kesayangan di era 90an hingga kekinian.

Lagu-lagu dalam album Ordinary Teens, First Page In Our Math Book, sudah bisa dinikmati di berbagai platform digital seperti Apple Music, Spotify, Deezer Joox, dan layanan streaming musik lainnya sejak 06 November 2020. Mereka berharap album berisikan delapan trek ini bisa ikut memeriahkan skena Pop Punk di Indonesia.

Track List Album First Page in Our Math Book Ordinary Teens:

Anthem

Mudaphoria

Kalkulus Integral

Off the Air

Moshpit

On and On

Senior High Tour

Sudahlah.

Berusia 11 Tahun, Ordinary Teens Sempat Menghilang

Butuh waktu satu dekade sejak Ordinary Teens berdiri untuk bisa melahirkan album perdana mereka. Ordinary Teens tercatat telah terbentuk sejak 2009 lalu, saat seluruh personelnya masih duduk di bangku SMA.

Untuk memulai karier bermusiknya, Ordinary Teens melebarkan sayapnya dengan mengikuti berbagai festival band dan membuat beberapa lagu original. Lagu mereka berjudul Freedom Of, sempat menjadi soundtrack untuk pensi SMAN 48 Jakarta.

Lagu Freedom Of yang mereka ciptakan pada 2010 lalu cukup sederhana. Materi musik mulai dari lirik hingga aransemen yang ditampilan Ordinary Teens terbilang cukup dengan lirik berbahasa Inggris.

It is time for us

It is time for fun

It is time to explore ourselves

It is not just a music

Not just a competition

It is all about our freedom.

Namun, perjalanan Ordinary Teens tak sepenuhnya berjalan lancar. Mereka sempat menghilang beberapa tahun dari skena musik Indonesia. Lantas, band yang digawangi Reinhard Hendrick, Harry Maulana Widiarsono, Thomi Prima Aristya, dan Jessaya Haryadi Harahap ini kembali dengan ditandai lahirnya single Off the Air pada 2018.

Masih dengan lirik berbahasa Inggris, Ordinary juga tak mengubah ciri khas musik mereka yang kental nuansa pop punk. Lagu ini seolah menggambarkan kembalinya mereka dalam industri musik dengan menunjukkan keinginan seseorang yang bangkit dari keterpurukan.

There you are

Walking straight not knowing anything at all

There your eyes

Looking straight at me

I don't think

I could fall

To that smile

And I threw it back

I wanted to smile

I feared that I’d smile alone

And once I thought that it was over.

Setelah single Off the Air, Ordinary Teens mengeluarkan single berjudul Mudaphoria pada 2019. Di lagu ini, Ordinary Teens hadir dengan suasana baru melalui lirik berbahasa Indonesia. Namun, tempo musik pop punk yang cepat dengan khas riff gitar dan dentuman keras drum tetap dihadirkan.

Lewat lagu ini, Ordinary Teens mengisahkan tentang gejolak kawula muda yang ingin merasakan kehidupan yang bebas dan melakukan yang ingin dilakukan. Ordinary Teens mengajak para pendengarnya agar berani bermimpi dan memaksimalkan waktu muda sebaik mungkin.

Bosan penat dalam pikiranku

Tak kuasa ku menahan gelora mudaku

Sunyi sepi hanya sendiri

Mainkan gitarmu teman coba ku nikmati

Masa muda masa yang indah

Jangan kau biarkan berlalu begitu saja

Muda semangat (percaya diri)

Mari perserukan.

0 COMMENTS