PAPA EMERITUS: Dituntut Para Mantan Personel Ghost

  • By: NTP
  • Sabtu, 8 April 2017
  • 4620 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Sebagai band misterius seperti Ghost ternyata tak luput dari persoalan internal. Para mantan personel Ghost dikabarkan menuntut Papa Emeritus (yang diduga adalah alias dari musisi Swedia bernama Tobias Forge), vokalis dan frontman unit hard rock asal Swedia tersebut, seperti yang dilansir koran Swedia, Corren.

BACA JUGA: GHOST: Salah Satu Mantan Personel Beberkan Identitas

Ghost, yang dikabarkan sudah mengalami sepuluh kali pergantian personel ternyata meninggalkan kisah buruk bagi para mantan personelnya.

Para mantan awak band tersebut menuntut Forge atas dugaan pengambilan keputusan sepihak, tanpa terlebih dulu mengonsultasikan kebijakan bersama. Mereka adalah Simon SoĢˆderberg (alias Alpha, anggota sejak 2010), Mauro Rubino (alias Air, sejak 2011), Henrik Palm (alias Eather, sejak 2015), dan Martin Hjertstedt (alias Earth, sejak 2014). Satu mantan anggota lagi, Martin Persner, tidak ikut menuntut Forge.

Mereka juga menyatakan bahwa ada perjanjian kerjasama antara mereka dan Forge, yang mengamanahkan posisi pemimpin untuk Forge.

Mereka mengklaim bahwa Forge mengambil semua jatah royalti dan keuntungan tur serta penjualan merchandise Ghost. Forge dituduh tidak menyediakan laporan keuntungan yang transparan, tidak ada bukti penerimaan atau transaksi. Sedangkan kesaksian Forge justru menyatakan Ghost belum mendulang untung.

Forge juga dituduh atas beberapa gaji dan uang saku yang belum dibayarkan, atas perannya sebagai kepala utama manajemen Ghost.

Corren melaporkan bahwa para mantan personel Ghost menuntut Forge untuk menyerahkan pembukuan Ghost dan bukti pengeluaran sejak tahun 2011 hingga 2016. Apabila Forge gagal memenuhi tuntutan tersebut, mereka meminta pegadilan untuk mendendanya sebesar 200,000 SEK, atau sekitar Rp 293,15 juta. Forge juga dituntut karena menahan berbagai dana bagi mereka dan menggiring mereka untuk menandatangai kontrak murah.

Para mantan anggota tersebut menyatakan mereka sama sekali tidak menerima gaji atau kompensasi dalam bentuk apapun di tahun 2012. Kejadian ini memaksa Forge untuk membayar para mantan personel Ghost secara sporadis, sembari menyatakan bahwa tak ada uang tersisa di rekening Ghost.

Pada bulan Desembar lalu Forge, melalui pengacaranya, mengajukan banding  atas klaim tentang perjanjian kerjasama Ghost. Hingga berita ini diturunkan, Forge belum mengeluarkan pernyataan apapun, hal ini disebabkan karena keterlibatannya dalam proses hukum yang sedang berlansung.

0 COMMENTS

Info Terkait