Pharrell Williams: Antara Musik, Label Rekaman dan Bisnis Fashion

Pharrell Williams: Antara Musik, Label Rekaman dan Bisnis Fashion

  • By:
  • Sabtu, 27 February 2021
  • 254 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Pharrell Williams menjadi salah satu contoh musisi dunia yang meraih sukses besar baik di bidang musik itu sendiri maupun bidang entrepreneur. Ya, di balik keterampilannya membuat musik keren dan bisa populer, Pharrell Williams juga punya kemampuan mengelola bisnis.

Mungkin sudah tidak asing jika mengenal Pharrell Williams melalui beberapa hitsnya yang terkenal macam single Happy yang menjadi lagu paling laku di tahun 2014, kemudian kepiawaiannya menjadi penulis lagu dan produser, tetapi Pharrell Williams nyatanya punya "bisnis sampingan" yang tak kalah mengundang decak kagum.

"Musik akan selalu menjadi cinta pertamaku. Namun, satu hal yang aku pelajari bahwa hidup ini adalah sebuah film dan aku adalah yang mengarahkannya," kata Pharrell Williams tentang kesempatan mengambil peluang bisnis di luar karier bermusik.

Jejak portofolio bisnis Pharrell Williams dimulai pada 2005 ketika dirinya meluncurkan clothing brands miliknya dengan nama Billionaire Boys Club dan Ice Cream. Menurut Women's Wear Daily, penjualan tahun dari dua brand milik Pharrell Williams itu menembus angka 25 juta USD.

Masih di dunia bisnis fashion, Pharrell Williams melebarkan sayap bisnisnya dengan meluncurkan merek saudara perempuan dari Boys Club yaitu Billionaire Girls Club. Label fashion milik Pharrell Williams kini tersebar di berbagai kota besar dunia macam New York, London, hingga Tokyo.

Selain memiliki perusahaan sendiri, Williams telah bermitra dengan Adidas untuk meluncurkan lini sneaker dan membuat koleksi T-shirt untuk perusahaan pakaian Jepang Uniqlo. Semakin luas jangkauan bisnis fashion, tidak membikin Pharrell Williams puas menjajal ranah entrepreneur.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by i am OTHER (@i_am_other)

Lantas, pada 2012 Pharrell Williams mendirikan I Am Other, sebuah wadah yang mencakup bisnis pakaiannya juga bisnis lain seperti musik, pembuatan film, desainer, artis, membuat konten di YouTube sekaligus label rekaman.

Melalui I Am Other pula Pharrell Williams merilis album solo keduanya bertajuk Girl pada 2014. Di album keduanya ini, Pharrell Williams menghadirkan kolaborator papan atas macam Justin Timberlake, Miley Cyrus, Daft Punk, JoJo, hingga Alicia Keys.

Melalui album yang dirilis oleh label rekaman buatannya sendiri ini, Pharrell Williams juga meriah sukses besar dari sisi musik. Salah satu nomor di album ini, Happy, menjadi salah satu lagu paling laris. Album ini meraih penghargaan Grammy Awards di kategori Best Urban Contemporary Album, dan single Happy menyabet penghargaan Best Pop Solo Performance, dan Best Music Video.

I Am Other sendiri bukan label rekaman pertama Pharrell Williams, mundur jauh ke belakang tepatnya pada 2001, ia mendirikan Star Trak, bersama teman masa kecilnya, Chad Hugo.

Musisi-musisi kenamaan tercatat pernah merilis karyanya melalui label rekaman yang digarap oleh Pharrell Williams ini seperti Snoop Dogg, Kelis, Justin Vince, Super Cat, Teriyaki Boyz, hingga Pharrell Williams sendiri.

Ya, Pharrell Williams merilis album solo pertamanya pada 2006 bertajuk In My Mind. Album ini debut pada posisi ketiga Billboard 200 US dan terjual lebih dari 140 ribu kopi hanya dalam satu pekan.

Pharrell Williams dan Musik

Karier bermusik Pharrell Williams sudah dimulai sejak tahun 1992. Pharrell Williams bersama Chad Hugo, Timbaland, dan Magoo membentuk grup hip hop bernama Surrounded by Idiots. Namun, grup ini bubar sebelum mereka membuat satupun rekaman.

Tak lama setelah itu, Pharrell Williams membentuk kembali grup musik The Neptunes. Pada perjalanannya, The Neptunes lebih berperan sebagai produser untuk beberapa musisi seperti Noreaga, Clipse, Jay-Z, 

Selama berjalan bersama The Neptunes, Pharrell Williams juga membentuk hip hop dan rock band N.E.R.D pada 1999 bersama Hugo dan Shay Haley. Album debut dari N.E.R.D dirilis pada 2001 dengan tajuk In Search of. Karier musik Pharrell Williams bersama N.E.R.D dan The Neptunes memang tidak berjalan langgeng, namun di luar itu ia punya banyak agenda lain untuk melancarkan bisnisnya.

Meski tetap disibukkan dengan sederet agenda, beberapa proyek Pharrell Williams di tahun 2020 lalu terpaksa batal karena pandemi COVID-19. Salah satunya adalah batalnya festival musik yang biasa Pharrell Williams garap yaitu Something in the Water Festival. 

Gelaran ini adalah festival musik tiga hari yang digelar di kampung halaman Pharrell Williams sendiri, tepatnya di Virginia Beach, Amerika Serikat. Edisi perdana dari festival tersebut berhasil dijalankan pada tanggal 26-28 April 2019.

Sang pelantun “Happy” itu sempat memberi kabar terbaru terkait festival ini. Pharrell Williams bahkan telah membeberkan tanggal dari gelaran Something in the Water 2020, yang akan membuka panggungnya dari tanggal 20-26 April atau lebih lama dari edisi pertama festival ini.

Festival musik yang berjalan selama satu minggu ini semakin dinantikan karena mengantongi sejumlah nama di jajaran lineup-nya. Pharrell Williams lantas membuka ke publik siapa saja yang akan dia gaet sebagai penampil dalam gelaran satu minggu ini.

Termasuk di antaranya adalah Tyler, the Creator, A$AP Rocky Post Malone. Clipse, Pusha T dan No Malice rap duo. Selain itu ada pula Foo Fighters, Rico Nasty, Kali Uchis, Jaden Smith, dan 070 Shake.

Nyatanya hajatan pertama di tahun 2019 juga tidak berjalan lancar-lancar. Malam pertama acara harus dibubarkan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, namun secara keseluruhan festival musik ini sukses menghadirkan nama-nama beken macam Jay-Z, Usher, Snoop Dogg, Tyler the Creator, Travis Scott, Mac DeMarco, DRAM, dan masih banyak lagi.

0 COMMENTS