Phoebe Bridgers Luapkan Emosi di Saturday Night Live

Phoebe Bridgers Luapkan Emosi di Saturday Night Live

  • By:
  • Selasa, 23 February 2021
  • 33 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Sebuah acara televisi masih jadi sebuah patokan dalam menerka-nerka kualitas serta popularitas dari musisi atau kelompok musik di Amerika Serikat. Salah satu acara televisi yang cukup bergengsi di Amerika Serikat adalah Saturday Night Live atau yang lebih dikenal dengan nama SNL dan Phoebe Bridgers baru pertama kali menginjakkan kakinya ke dalam studio tempat Saturday Night Live digelar untuk menampilkan permainan musiknya.

Phoebe Bridgers melangsungkan debutnya untuk Saturday Night Live pada 7 Februari lalu. Dalam kesempatan perdananya, Phoebe Bridgers mendapatkan kesempatan untuk memainkan dua buah lagu dalam mengisi slot yang telah disediakan oleh Saturday Night Live. Dalam aksi debutnya di Saturday Night Live, Phoebe Bridgers membawakan lagu berjudul Kyoto dan I Know The End yang diambil dari album yang baru saja rilis tahun lalu, Punisher

Di panggung Saturday Night Live, Phoebe Bridgers didukung oleh rekan-rekan pemain musik berjumlah 7 orang termasuk pemain alat tiup trompet. Komposisi kelompok musik yang menemani Phoebe Bridgers tersebut berhasil menghadirkan penampilan musik yang hampir identik dengan apa yang direkam dari kedua lagu yang dibawakan tersebut. Tidak hanya itu, Phoebe Bridgers juga tidak lupa meluapkan rasa bahagianya di atas panggung. Kebahagiaan tersebut diungkapkan oleh Phoebe Bridgers saat dirinya tampil untuk mengisi segmen kedua. Phoebe Bridgers menyudahi penampilannya di panggung Saturday Night Live dengan cara membanting gitarnya beberapa kali ke arah speaker monitor di atas panggung. 

Sebelum resmi menunjukkan penampilannya di atas panggung, Phoebe Bridgers juga sempat ikut ambil bagian dalam sebuah sketsa komedi singkat dari Saturday Night Live. Sketsa komedi singkat ini digunakan sebagai sebuah teaser materi promosi untuk Saturday Night Live mengumumkan bahwa Phoebe Bridgers akan memeriahkan acara tersebut. Di dalam sketsa tersebut, Phoebe Bridgers beradu peran bersama aktor komedi kawakan, Dan Levy dan Aidy Bryant. 

Berbicara tentang kolaborasi, di awal tahun 2021 Phoebe Bridgers juga sempat melakukan kolaborasi musikal. Kali ini Phoebe Bridgers kembali berkolaborasi bersama salah satu rekan bandnya, yaitu Julien Baker. Proyek kolaborasi ini diinisiasi oleh Julien Baker untuk lagu terbarunya berjudul Favor. Favor merupakan single utama yang ditulis oleh Julien Baker untuk album ketiganya berjudul Little Oblivions yang akan rilis di bulan Maret mendatang. Dalam lagu tersebut, bukan hanya Phoebe Bridgers saja yang ikut berkolaborasi. Julien Baker pun mengajak Lucy Dacus untuk menambah spektrum warna musik di lagu terbarunya. 

Berbicara tentang Boygenius, kelompok musik tersebut didirikan oleh Phoebe Bridgers, Lucy Dacus, dan Julien Baker. Terbentuk di tahun 2018, Boygenius kerap kali dianggap sebagai sebuah supergroup di industri musik Amerika Serikat. Predikat supergroup tersebut melekat berkat karier solo para anggotanya, Lucy Dacus, Julien Baker, dan Phoebe Bridgers yang cukup gemilang. Boygenius baru memiliki EP debut yang dirilis di tahun 2018 oleh Matador Records.

Tentang terbentuknya Boygenius, Phoebe Bridgers mengungkapkan bahwa band ini berdiri karena ketidak sengajaan. Setiap anggota di dalam Boygenius, baik Phoebe Bridgers, Julien Baker, dan Lucy Dacus masing-masing menyukai proyek musik solo yang dilakukan oleh ketiga musisi tersebut. Lambat laun, antara Phoebe Bridgers, Lucy Dacus, dan Julien Baker pun mulai berteman baik berkat kesukaan yang sama. Selain itu, baik Lucy Dacus dan Phoebe Bridgers juga sempat menjadi pengisi acara untuk konser yang diadakan oleh Julien Baker di kesempatan yang berbeda. Berawal dari situ, ketiga anggota Boygenius pun semakin dekat satu sama lain hingga akhirnya mereka setuju untuk tergabung di dalam sebuah band. 

Di luar Boygenius, Phoebe Bridgers lebih dulu aktif bermain musik secara solo. Di tahun 2017, Phoebe Bridgers sempat merilis album perdananya berjudul, Stranger in the Alps. Album perdana dari Phoebe Bridgers ini dirilis oleh sebuah label rekaman independen, Dead Oceans. Berkat rilisnya album perdana tersebut, Phoebe Bridgers pun mendapatkan eksposur untuk bisa menampilkan musiknya di beberapa acara televisi bergengsi, di antaranya adalah CBS This Morning dan NPR Tiny Desk. Semenjak merilis album perdananya, Phoebe Bridgers juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi kolaborator untuk berbagai macam musisi lintas genre.

Di tahun 2020, Phoebe Bridgers kembali dengan merilis album keduanya berjudul Punisher. Melalui album terbarunya ini, Phoebe Bridgers ingin lebih menceritakan tentang kisah personalnya kepada para penikmat karya-karyanya. Phoebe Bridgers menghabiskan waktu sebanyak 1 ½ tahun untuk merampungkan materi yang disajikan melalui album keduanya tersebut. Album kedua dari Phoebe Bridgers ini membicarakan tentang hubungan sang penulis dengan alam, sekaligus juga menceritakan tentang bagaimana seorang Phoebe Bridgers mengatasi permasalahan perihal fragmentasi hubungan antara manusia yang meliputi masa-masa dirinya menjauhkan diri dari orang-orang terdekatnya.

Phoebe Bridgers juga sempat mengutarakan bahwa album keduanya ini didedikasikan sebagai sebuah bentuk penghormatan atas kepergian anjing peliharaannya yang telah dirinya rawat sejak tahun 2013 hingga mati di tahun 2019. Menurutnya, kehilangan Max, nama dari anjing kesayangannya, menambah keterpurukan yang dirinya rasakan selama ini. Untuk pulang ke rumah dan menemukan tidak ada yang menyambut kehadiran dirinya, membuat Phoebe Bridgers merasa sangat kesepian. Meskipun begitu, Phoebe Bridgers merasa bahwa masa-masa penulisan lagu untuk album keduanya ini merupakan masa yang menyenangkan bagi dirinya. Selain karena dirinya berhasil mengutarakan sisi personalnya, hal tersebut dirasakan karena Phoebe Bridgers berhasil menulis lagu dengan menyisipkan beberapa referensi musik yang dirinya suka. Selain itu, Phoebe Bridgers juga kembali berkolaborasi bersama Marshall Vore sebagai pemain drum untuk lagu-lagu yang dirinya tulis.

 

Image courtesy of Saturday Night Live

0 COMMENTS