Prophetia

Ramdan 'Burgerkill' Kenalkan Proyek Solonya, Prophetia

  • By: NND
  • Rabu, 29 April 2020
  • 1812 Views
  • 5 Likes
  • 3 Shares

Pembetot bass raksasa metal lokal asal Bandung, Ramdan dari Burgerkill, turun ke Instagram dan mengumumkan sebuah materi baru dari proyek solonya. Maju dengan moniker Prophetia, ia melepas sebuah single berjudul “M” yang narasinya cukup personal dan mendalam. Dengarkan di bawah ini:

Track anyar ini didedikasikan oleh Ramdan teruntuk ibundanya yang telah berpulang akhir tahun lalu. Mulai digarap sejak Januari 2020 di Dungeon Studio Bandung, sekarang lagunya sudah dapat didengarkan di berbagai layanan streaming musik. Melaluinya, kemegahan musik elektronik dipaparkan oleh Prophetia. Angkat topi kepada permainan synth ala new wave dan unsur dark art gothic selaku pondasi kokoh dari track anyar ini.

Harmonisasi vokal sintetis di atas struktur drum machine disejajarkan dengan tatanan synth yang mencuri spotlight. Berdurasi lima menit 17 detik, progresi lagu ini digiring semakin intens, tapi secara konstan dan tidak begitu menggebu-gebu. Hasil akhirnya cukup menyayat, dengan luapan emosi yang tersalur baik dari vokal, juga dari synth.  

“Setiap peristiwa bijaknya mengantar kita ke peristiwa yang lainnya. Setiap momen merupakan perjalanan bagi ia yang menjalaninya, untuk semakin menemukan diri sendiri dan rengkuh bersamanya,” tulis Kimung sebagai rekan mewakili Ramdan lewat Instagram. “Ketika sang ibu meninggal akhir tahun 2019, kesedihan mendalam merundung Prophetia. Semua kenangan saling berkelindan dalam duka, haru, sedih, kosong, menunggu untuk diisi.”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"M" for Prophetia . "You were there.. when the skies were grey You were always there.. led me all the way" . Setiap peristiwa bijaknya mengantar kita ke peristiwa yang lainnya. Setiap momen merupakan perjalanan bagi ia yang menjalaninya, untuk semakin menemukan diri sendiri dan rengkuh bersamanya. Ketika sang ibu, meninggal akhir tahun 2019, kesedihan mendalam merundung Prophetia. Semua kenangan saling berkelindan dalam duka, haru, sedih, kosong, menunggu untuk diisi. Bagi Prophetia, "M" adalah jalan itu. Mama, Mother, Mom, Mommy, Mak, "Mamah" yang telah melahirkannya, memberinya hidup di bumi ini . Lagu "M” didedikasikan untuk sang ibunda yang telah berpulang akhir tahun lalu. Singel ini digarap Prophetia sejak Januari 2020 di Dungeon Studio Bandung. Proses produksi lirik dan musik ia garap sendirian, semuanya sebagai persembahan bagi sang ibunda . Prophetia adalah projek solo musikal Ramdan Agustiana, pemain bass Burgerkill. Gaya, genre, dan karakter Prophetia sangat kental dengan unsur-unsur elektronik, suasana new wave, sentuhan synthesizer, dark art dan gothic . Selamat menikmati "M" di digital platform: Spotify, Deezer, Apple Music, Youtube Music, Amazon Music, Tidal, Shazam . Video lirik juga sudah tersedia di Youtube Ramdan Agustiana, atau silahkan klik link di bio. . All my loving, "Mamah" . . Words by: @kimun666 #prophetiaproject #m #lyricvideo

A post shared by Ramdan Agustiana (@prophetia.aeon) on

“Bagi Prohetia, ‘M’ adalah jalan itu. Mama, Mother, Mom, Mommy, Mak, ‘Mamah’ yang telah melahirkannya, memberinya hidup di bumi ini,” sambungnya. Mengutip salah satu penggalan liriknya, Prophetia merapalkan kata-kata seperti, “You were there / when the skies were grey / you were always there / led me all the way.”--memaparkan rasa terima kasih dan nostalgianya terhadap sang Ibunda.

Tidak hanya sekedar merilis single yang mendalam ini, Prophetia juga melepas video liriknya yang tayang di YouTube channel-nya sendiri. Rest in Peace, Ibunda Ramdan Burgerkill.

0 COMMENTS