RANDY BLYTHE: Tulis Buku Baru Usai Tur

  • By: NTP
  • Rabu, 22 March 2017
  • 3012 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Menemukan sarana penyalur kreativitas baru adalah sebuah peluang menarik untuk mengembangkan potensi diri. Contohnya adalah vokalis Lamb of God, David Randall ‘Randy’ Blythe, yang kini tengah mengembangkan kreativitasnya dengan menulis buku dan memoar.

Dalam wawancara dengan Rolling Stone AS baru-baru ini, Randy mengungkap dirinya akan kembali menulis buku. Sebelumnya, Blythe sudah menerbitkan Dark Days pada tahun 2015, memoarnya saat mendekam dalam penjara Republik Ceko karena didakwa melakukan pembunuhan tak terencana pada seorang penonton konser Lamb of God.

“Saya ditahan selama 37 hari, tiga hari diantaranya di penjara kota, kemudian saya baru dikirim ke penjara berusia 123 tahun bernama Pankrác. Kondisinya sudah bobrok, sebagian besar areanya sudah tak berpenghuni. Tempat itu memang tak layak dihuni manusia,” ujar Blythe pada wawancara dengan NPR, Agustus 2015.

Di halaman  ke-111 Dark Days, Bylthe bahkan sempat menyiapkan diri untuk mati di dalam sel yang dihuninya.

“Saya sudah memutuskan bahwa lebih baik mati di dalam penjara sebagai laki-laki sejati, ketimbang harus hidup sebagai pengecut. Mati di dalam penjara adalah suatu hal yang wajar. Dalam usaha saya mencari kebenaran, saya terlalu takut akan masa depan yang tak pasti,. Saya akan membayar semua kejahatan yang dituduhkan terhadap saya, dan akan saya jalani tanpa keluhan. Saya masih percaya akan kehormatan dan saya masih mencoba hidup dengan terhormat: suatu konsep yang sayangnya kini hampir hilang, atau dianggap remeh, bahkan dinilai menyalahi zaman oleh masyarakat Barat,” tutur vokalis 46 tahun itu.

Setelah melewati masa gelap di tahun 2015, kini Bylthe sedang bersiap untuk menjalani rangkaian tur Amerika Utara bersama Behemoth dan Slayer. Selain itu, vokalis sementara Eyehategod ini juga tengah mempersiapkan buku bertema lingkungan. Bylthe mengatakan bahwa buku tersebut akan mulai ia kerjakan setelah rangkaian tur tersebut.

“Saya harus banyak berpergian untuk menyelesaikan buku ini. Saya juga tak tahu seberapa kental muatan politik yang akan masuk ke dalam buku ini, karena kemungkinan besar buku ini akan bertema ekologis, tapi tak seluruhnya politis. Yang pasti, saya yakin buku ini akan banyak bercerita soal surfing. Semuanya berhubungan dengan laut, karena pada dasarnya sumber kehidupan kita berasal dari laut. Jika kita mengacaukan laut, maka banyak hal akan mati. Kita seringkali tak berpikir ke depan soal ini,” pungkasnya.

0 COMMENTS

Info Terkait

supergears
486 views
superbuzz
689 views

Randy Blythe Bentuk Band Baru

superbuzz
1209 views