ROCK N’ ROLL BEEFS: Deretan Perselisihan Tersengit Antar Musisi dan Band Rock

  • By: NTP
  • Kamis, 6 July 2017
  • 11934 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Perselisihan antar musisi dan band rock adalah fenomena unik yang jarang terdeteksi. Biasanya cekcok tersebut terjadi di belakang panggung, jauh dari sorotan media massa, dan penggemar. Walau jarang terdeteksi, tapi para rockstar dengan ego selangit selalu memiliki potensi gesekan yang meledak di media massa.

[bacajuga]

Berbeda dengan tradisi beef (atau saling melempar lagu ejekan) dalam kancah hip-hop, yang memang sengaja diekspos dengan tujuan melemahkan lawan, maka perselisihan musisi dan band rock jarang berbentuk karya musik. Percekcokan antar musisi dan band rock biasanya dimulai karena ego, dan berakhir karena ego. Berikut ini adalah beberapa perselisihan antar band dan musisi yang sempat menjadi perhatian kancah musik rock:

Limp Bizkit vs Creed

Mengeluh soal perilaku rockstar band lain adalah hal wajar, tapi ketika keduanya berperilaku sama, maka sulit menentukan siapa yang benar. Salah satu perselisihan rock terpendek dan paling tidak penting datang dari duo vokalis, Fred Durst dan Scott Stapp.

Gesekan keduanya terjadi pada gelaran K-ROCK Dysfunctional Family Picnic, di New Jersey, pada Juni tahun 2000. Limp Bizkit datang sangat terlambat padahal mereka dijadwalkan bermain sebelum Creed dan beberapa band lain. Saat mereka sampai dan tampil di panggung, Durst menyebut Stapp “berlagak seperti Michael Jackson di belakang panggung.” Stapp pun membalas dengan melepas pernyataan resmi yang menyebut Durst “egois dan kekanakan.” Perang mulut ini akhirnya usai saat Durst mengklarifikasi pernyataannya sebagai hinaan terhadap Stapp, dan bukan penjelasan mengapa Limp Bizkit terlambat tampil di festival tersebut.

Anthony Kiedis vs Mike Patton

Gesekan antara Kiedis dan Patton disebabkan oleh ego dan produk artistik. Perselisihan keduanya dimulai saat Kiedis menonton video klip “Epic” dari Faith No More. Kiedis merasa sedang bercermin saat ia melihat Patton meniru dan mengolok-olok gayanya. Red Hot Chili Peppers dan Faith No More pun akhirnya saling menggertak di media massa, tapi perselisihan ini akhirnya usai.

Sembilan tahun kemudian, pertikaian ini terjadi lagi saat Mr. Bungle (band Patton sebelum Faith No More) tampil sebagai “Red Hot Chili Peppers” di sebuah festival bertema Halloween pada tahun 1999. Mr. Bungle mengolok-olok mereka dengan tampil menggunakan “kostum” dan membawakan beberapa lagu RHCP. Kiedis merespons perilaku Patton dengan mengancam tidak akan tampil di Big Day Out, festival musik terbesar Australia dan New Zealand, kalau Mr. Bungle tidak dihilangkan dari daftar penampil.

Courtney Love vs Dave Grohl

Dua dekade setelah Kurt Cobain meninggal, hubungan antara Courtney Love dan personel Nirvana baru pulih belakangan ini saja, terutama saat Nirvana dilantik Rock and Roll Hall of Fame pada tahun 2014. Pertikaian keduanya dimulai saat Grohl menyatakan lagu “Teenage Whore” sebagai lagu Love yang paling ia sukai di acara bincang-bincang Howard Stern di penghujung dekade 90-an. “Karena saya tahu pasti dia yang menulis lagu itu,” tukas Grohl.

Selain disebabkan hinaan tersebut, perselisihan keduanya juga dibumbui masalah royalti Nirvana. Love menuduh Grohl dan Krist Novoselic diam-diam mencuri royalti Nirvana milik Cobain, terutama menjelang pelepasan box set diskografi With the Lights Out (2004). Sebelum konflik ini mereda menuju perilisan Montage of Heck (Love melarang Grohl ikut bagian dalam dokumenter ini sebagai narasumber), Love bahkan menuduh Grohl menggoda putrinya, Frances Cobain.

Oasis vs Blur

Cekcok antara Oasis dan Blur ditengarai muncul dari cara yang sama dengan konflik The Beatles versus The Rolling Stones, yaitu lewat adu domba media massa Inggris. Namun adu domba tersebut bukanlah satu-satunya faktor penentu, karena Gallagher bersaudara pun sama antusiasnya untuk mencari keributan lewat berbagai pernyataan kontroversial.

Awalnya Oasis dan Blur saling mendukung satu sama lain, tapi saat mereka merilis single bersamaan pada Agustus 1995, ketegangan di antara dua raksasa britpop ini tak terelakkan lagi. Pers Inggris menyebut peristiwa ini sebagai The Battle of Britpop, yang akhirnya ‘dimenangi’ Blur. Mereka berhasil menjual sebanyak 58.000 kopi lebih banyak ketimbang Oasis.

Manajemen Oasis pun kemudian berkilah bahwa single Blur dilepas dalam dua versi, dan barcode single Oasis mengalami masalah. Sementara Noel Gallagher merespons kejadian ini dengan mendoakan agar personel Blur mengidap AIDS dan cepat mati.

Pertarungan kata-kata antara Oasis dan Blur sudah berakhir saat Liam Gallagher menyatakan pada majalah musik Mojo pada tahun 2007 bahwa mereka sudah berdamai. Tak hanya itu, Noel bahkan memuji album Gorillaz, proyek kolaboratif vokalis Blur, Damon Albarn.

Dave Mustaine vs Metallica

Perselisihan berumur yang hampir berjalan tiga dekade ini dimulai saat Mustaine mengikuti audisi untuk menjadi gitaris Metallica. Mustaine bahkan sempat menulis lagu untuk Metallica di album Kill ‘Em All (1983), yaitu “The Four Horsemen”, “Jump in the Fire”, “Phantom Lord”, dan “Metal Militia”.

Nasib naas menimpa Mustaine saat ia dipecat dan digantikan Kirk Hammet di tahun 1983. Mustaine ditendang secara sepihak dari Metallica karena perilakunya yang diluar kendali saat mabuk alkohol dan narkotika (saat itu Metallica sempat dijuluki Alcoholica). Tanpa memakan waktu lama, Mustaine pun membentuk Megadeth dan turut membentuk kancah thrash metal di Amerika Serikat. Hal ini sangat memukul Mustaine hingga bertahun-tahun kemudian, ia mengakuinya di film dokumenter Some Kind of Monster (2004).

Pertikaian keduanya mereda dan hampir tak terdengar lagi saat Mustaine menulis surat terbuka di situs resmi Megadeth pada tahun 2009, di mana ia mengaku bangga atas pencapaian Metallica. Pada tahun 2010, Megadeth juga turut serta dalam tur Big Four bersama Metallica, Slayer, dan Anthrax.

0 COMMENTS

Info Terkait