Sambut Album Baru, Black Midi Pilih Rilis Single Animasi

Sambut Album Baru, Black Midi Pilih Rilis Single Animasi

  • By:
  • Minggu, 23 May 2021
  • 35 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Kuartet experimental rock asal Inggris, Black Midi, menunjukkan keahlian mereka dan siap untuk merilis album lanjutan dari yang sempat mereka rilis di tahun 2019. Namun sebelum resmi merilis album keduanya, Black Midi lebih dulu memperkenalkan single baru berjudul Slow. Single ini bisa dianggap layaknya sebuah teaser agar para penggemar dan penikmat musik Black Midi dapat menerka tentang warna dan konsep yang hadir di proyek musik terbaru dari Black Midi.

Judul lagu dari single Black Midi terbaru ini ternyata tidak memiliki keselarasan atau kemiripan dari aransemen lagunya. Sama sekali Black Midi tidak bermain musik secara “slow”. Bahkan ketukan musik yang hadir di single tersebut sengaja diolah secara ganjil oleh Black Midi. Untuk menambah kesan unik, Black Midi juga menghadirkan cerita yang terkesan aneh melalui lirik yang dibawakan. Black Midi menceritakan tentang seorang dewasa muda yang idealis namun harus rela meninggalkan segalanya setelah mencapai apa yang dirinya inginkan semasa menjalani hidup. Sebelumnya, Black Midi juga sempat mengumumkan bahwa mereka akan merilis lagu berjudul Slow dengan jalan cerita yang serupa pada tahun 2020 lalu. Namun, saat perilisannya pada akhir April lalu dijadikan kesempatan bagi Black Midi untuk menjelaskan lebih rinci terkait single terbarunya tersebut. 

Black Midi juga merilis single Slow dalam format video klip animasi. Dalam proses penggarapannya, Black Midi mengundang Gustaf Holtenäs sebagai sutradara dan animator untuk video klip tersebut. Sang sutradara menjelaskan bahwa konsep video, terhitung dari tokoh, warna, hingga dinamika yang dipilih merupakan bentuk penyelarasan yang dilakukan untuk sesuai dengan apa yang ditawarkan oleh Black Midi lewat lagunya. Sang sutradara, Gustaf Holtenäs, juga menambahkan sedikit representasi pribadinya dengan menghadirkan dunia yang telah terintegrasi dengan artificial intelligence atau AI. Namun dunia yang terkesan cukup modern tersebut digambarkan untuk tetap memiliki kekurangan sebagai bentuk respons kepada dunia nyata yang juga jadi landasan inspirasi dari sang sutradara. Sang sutradara menjelaskan dengan menambahkan kekurangan tersebut, membuat dunia yang dibangun jadi lebih indah. 

Slow juga merupakan single kedua yang dirilis oleh Black Midi untuk menyambut album keduanya berjudul Cavalcade yang rilis pada Mei 2021 lalu. Sebelum Slow, Black Midi telah merilis single berjudul John L pada bulan Maret lalu. Rilisnya album kedua Black Midi juga menjadi penanda sebuah album yang tidak melibatkan kehadiran Matt Kwasniewski-Kelvin, selaku gitaris di dalam tubuh Black Midi. Pasalnya, pada awal tahun 2021 ini, Black Midi sempat mengumumkan bahwa Matt Kwasniewski-Kelvin memutuskan untuk mengambil cuti sejenak dari band experimental rock tersebut. Alasan cuti yang diambil oleh Matt Kwasniewski-Kelvin didasari karena kondisi mentalnya yang sedang terguncang. Pengumuman terkait cuti Matt Kwasniewski-Kelvin dari Black Midi sempat diunggah di beberapa platform media sosial. Namun, dalam penjelasannya Black Midi tidak mengungkapkan penyebab dari penyakit yang dialami oleh Matt Kwasniewski-Kelvin maupun kapan dirinya akan kembali lagi. Black Midi menghormati privasi yang dimiliki oleh salah satu anggotanya tersebut dan mendukung segala keputusan Matt Kwasniewski-Kelvin untuk bisa pulih kembali dan dapat berkarya bersama. 

Black Midi juga akan menyelenggarakan event release party pada 28 Mei mendatang. Rencananya Black Midi telah mempersiapkan 2 sesi konser perilisan albumnya yang diadakan dengan mengacu dari panduan protokol kesehatan pemerintah Inggris. Hackney Church di London merupakan tempat yang dipilih oleh Black Midi untuk memeriahkan rilisnya album kedua mereka. Selain itu, Black Midi juga sudah mengumumkan bahwa mereka akan siap menjalankan tur di Inggris Raya dan Irlandia mulai Agustus mendatang hingga November.

Sedikit sejarah mengenai Black Midi, band ini dibentuk oleh Geordie Greep, Matt Kwasniewski-Kelvin, Morgan Simpson, dan Cameron Picton yang sama-sama menjadi siswa untuk BRIT School. Di tahun 2018 keempat musisi yang tergabung di dalam Black Midi tersebut merilis single perdananya berjudul Bmbmbm. Single perdana dari Black Midi tersebut diproduksi oleh Dan Carey bersama label rekamannya Speedy Wunderground dan dirilis dalam format kaset. Sejak saat itu, Black Midi mulai mendapatkan popularitas sedikit demi sedikit. Black Midi menjadi pengisi acara untuk festival musik Iceland Airwaves di Islandia dan juga mendapatkan kesempatan untuk tampil di KEXP, Amerika Serikat. Selanjutnya awal tahun 2019, Black Midi merilis single kedua mereka berjudul Speedway dan tidak lama dari itu mendapatkan kontrak rekaman bersama Rough Trade. 

Meskipun tidak lagi bersama Speedy Wunderground, Dan Carey tetap membantu proses produksi musik yang dilakukan oleh Black Midi. Album perdana Black Midi di tahun 2019 berjudul Schlagenheim juga masih mendapatkan treatment khusus dari Dan Carey sebagai produser. Dan Carey mengakui bahwa dirinya cukup terkesima saat melihat Black Midi di atas panggung pertama kalinya di tahun 2018. Black Midi mengakui bahwa mereka hanya merekam album perdananya dalam waktu 5 hari saja dan sangat beruntung untuk mendapatkan apresiasi yang cukup baik di mata penikmat, kritikus, dan media musik. Terutama untuk ranah Inggris Raya.

Image courtesy of Black Midi

0 COMMENTS