Sambut Album Seek Shelter, Iceage Lepas Single High & Hurt

Sambut Album Seek Shelter, Iceage Lepas Single High & Hurt

  • By:
  • Selasa, 1 June 2021
  • 46 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Iceage, band punk asal Copenhagen Belanda itu akhirnya merilis album full-length baru di tahun 2021. Album baru yang diberi tajuk Seek Shelter ini resmi mendarat pada 7 Mei lalu di bawah naungan label rekaman Mexican Summer.

Adapun, album Seek Shelter ini menyusul album Iceage sebelumnya yang rilis pada 2018 bertajuk Beyondless yang berisikan 10 repertoar dari Iceage. Album ini juga tercatat sebagai album keempat Icegae selama berkiprah di industri musik, setelah terakhir melepas Plowing Into the Field of Love pada 2014.

Sebelum album ini resmi dirilis, Iceage sempat merilis single baru berjudul High & Hurt pada 5 Mei 2021, atau dua hari sebelum pelepasan album Seek Shelter. Lagu ini dirilis melalui program Adult Swim Singles Program.

Adult Swim Singles Program tahun ini akan meluncurkan lagu baru setiap minggu. Peserta yang diumumkan dalam seri ini termasuk Dawn Richard, KeiyaA, Pink Siifu, Moor Mother, Jlin, Chromeo, Flock of Dimes, Armani Caesar, Duma, Billy Woods & the Koreatown Oddity, Backwash + Dreamcrusher, Oranssi Pazuzu, Cloud Rat, Mourning [A ] BLKstar, dan banyak lagi.

Baca juga: Menuju Album Keempat, Iceage Rilis Single “Shelter Song”

Soal album Seek Shelter sendiri, Elias Bender Rønnenfelt sebagai frontman Iceage menjelaskan kepada Pitchfork bahwa inspirasi dan tema album tersebut adalah pencarian oleh seseorang terhadap perlindungan untuk dirinya sendiri.

"Saya memiliki kecenderungan untuk menjalani hidup saya di tempat yang goyah, dan saya merasa ada sesuatu dalam lagu-lagu ini yang keluar saat badai, tetapi mereka merindukan perlindungan yang tidak mereka miliki. Hunian tidak harus berarti atap. Itu adalah sesuatu yang mungkin dapat Anda temukan pada orang lain atau pada diri Anda sendiri," kata Elias.

Sebelum lagu High & Hurt rilis, Iceage melepas beberapa lagu secara berkala seperti single Shelter Song pada 24 Maret lalu. Iceage juga melepas video musik dari lagu tersebut yang disutradarai oleh kolaborator lama mereka yaitu Catherine Pattinama Coleman. Video musik ini terinspirasi dari hubungan antara keluarga dan teman terdekat.

“Sebagai teman masa kecil mereka, penting bagi saya untuk menunjukkan persahabatan kami dan orang-orang yang berbagi kehidupan sehari-hari dengan kami. Jadi, alih-alih membuat video yang penuh simbolisme atau pertunjukan panggung, saya ingin membuat video pribadi dan pribadi dekat di hati kami," kata Coleman.

"Setelah tahun yang sangat gila karena COVID-19, dunia dalam api dan rasisme struktural memuncak sedemikian rupa, saya ingin membuat karya yang bermakna, terutama menjadi wanita dengan kulit berwarna dan sepenuhnya di trimester ketiga saya," lanjutnya.

“Di tengah pandemi, penting untuk diingat bahwa bagi kita yang cukup beruntung memiliki atap di atas kepala kita, makanan, keamanan, cinta, dan perhatian, adalah sesuatu yang sangat berharga. Cinta bukanlah sesuatu yang tidak boleh diterima begitu saja."

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by ICEAGE (@iceage)

Dalam rangkaian perilisan menuju album baru ini, Iceage sebetulnya sudah memulai perilisan lagu pertama yaitu The Holding Hands. Kemudian Iceage merilis lagu berjudul Vendetta sekaligus video musiknya pada Februari 2021. Video musik lagu ini disutradarai oleh Jonas Bang dan dibintangi oleh aktor Kroasia-Denmark Zlatko Burić.

"Kejahatan adalah arus bawah yang terjadi di segala hal. Jika Anda tidak melihatnya, Anda tidak sedang melihat. Dalam politiknya yang tak terkalahkan, itu adalah perekat yang mengikat semuanya. Vendetta adalah lagu yang tidak memihak sepanjang hal-hal yang terlarang," kata sang vokalis Iceage, Elias Bender Ronnenfelt dalam siaran pers dilansir Pitchfork.

Iceage sendiri memang dikenal sebagai salah satu unit punk alternatif yang sering menyuarakan pesan dan kritik sosial melalui cara yang lebih halus dan elegan. Mereka jauh dari kesan keras dan serampangan sebagai unit punk.

Iceage dibentuk sejak 2008. Formasi mereka digawangi kuartet Elias Bender Rønnenfelt (vokal/gitar), Johan Surrballe Wieth (gitar), Jakob Tvilling Pless (bass), dan Dan Kjær Nielsen (drum). Nama Iceage mulai mencuat di jagat rock bawah tanah lantaran usia para personel yang masih muda (rata-rata berusia 17-18 tahun saat membentuk Iceage), serta mengusung beragam genre mulai dari post-punk, noise rock, hingga punk rock jadi satu.

Tracklist album Seek Shelter dari Iceage:

Shelter Song

High & Hurt

Love Kills Slowly

Vendetta

Drink Rain

Gold City

Dear Saint Cecilia

The Wider Powder Blue

The Holding Hand.

 

Image source: Instagram/Iceage

0 COMMENTS