Satu Per Empat

Satu Per Empat Buktikan Kedewasaan Lewat Single 'Alibi Abadi'

  • By: NND
  • Senin, 15 July 2019
  • 254 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Satu lagi jebolan label independen asal ibukota, Rekaman POTS, naik bergabung ke kancah musik independen lokal. Satu Per Empat kali ini untuk mengudarakan single pertama debut album Pasca Falasi.

"Alibi Abadi" adalah pintu masuk ke Pasca Falasi yang nantinya akan dilepas dari dapur rekaman di penghujung tahun ini.

Menilik single ini, barisan diksi yang diruntut oleh Bismo (vokalis dan penulis lirik), adalah sebuah tanda tanya--atau dilema, mudahnya--hadir dari pertentangan antara mulut dan hati. Keduanya memang kerap berseberangan, terutama ketika ombak kehidupan datang dengan deras. Lantas, antara mulut dan relung, siapa yang seharusnya menang?

Melalui saran pers, Bismo menyatakan "Bohong dan jujur batasnya tipis, dua-duanya ngebentuk siapa lo dan bagaimana dunia yang lo hidupin.

'Seragamkan mulut dan hatimu', pada akhirnya buat gua, ya, salah satu bentuk usaha atau penanda, biar gua mudah mengenali dan menyadari mana yang 'tepu-tepu' dan mana yang 'cihuy yiha yiha'," papar Bismo menjelaskan.

Menurut mereka, mungkin menang-kalah urusan belakangan, yang penting keduanya seirama. Hadirnya kesinambungan antara mulut-hati pun dinilai akan mencoret "kompetisi" yang tadinya hinggap. Jadi, persoalan ini tidak mengenal menang atau kalah, dengan begitu kita akan jauh lebih sadar perihal mana yang otentik, dan mana yang perlu dikorek lagi.

"Alibi Abadi" juga diterjemahkan ke dalam video klip, yang proses penggarapannya turut serta menggandeng drummer Satu Per Empat, Levi Stanley. Kabarnya, tidak lama lagi video klip single ini akan segera dilepas.

Sebelumnya, Levi juga telah dipercayai menggarap video klip kolega satu labelnya, seperti Rachun ("Makanan", "'Kan Biasa"), Reaksi ("Antipati") dan Zirah ("Pusaka Pertiwi").

Di “Alibi Abadi”, Satu Per Empat menyugguhkan corak khas: grunge yang tidak terlalu galak. Berbeda dengan single lepasan "Plaza”, trek baru ini menempatkan perspektif lebih kepada ruang-ruang; pelan, tapi terisi penuh. Sound pelan ini tidak pakem dan ketat; tiap-tiap instrumennya seakan memiliki ruang yang lebih.

Dalam nada-nada gitar menyayat Audi, gebukan konstan dari Levi, bass Riga yang tak baanvak bacot, hingga suara "toa" Bismo, Satu Per Empat tahu mereka sudah lama bermusik. Di ruang-ruang renggang inilah, musik mereka menggarisbawahi kematangan dan kedewasaan musik mereka.

Perpaduan grunge dan rock alternatif menjadi hal pertama yang kerap muncul. Namun kelamaan eksperimentasi di dalamnya akan terasa, ke mana muaranya, cukup sulit dikategorikan, walau cukup terasa. Outro-nya sedikit banyak dipengaruhi aksen lokal tradisional, adalah pembadanan cocok untuk menguatkan ungkapan ini. Selebihnya, hasrat bertualang Satu Per Empat berserakan di sekujur badan treknya.

Satu Per Empat adalah band asal Jakarta yang beranggotakan Bismo Triastirtoaji (vokalis); Audi Adrianto (gitaris); Rigaskara (basis); dan Levi Stanley (drumer). Di tabun 2015, Satu Per Empat pernah merilis “Plaza” sebagai lagu bebas-unduh di situs web Rolling Stone Indonesia. Satu Per Empat tengah menyiapkan album debut berjudul Pasca Falasi yang akan dirilis tahun ini.

Saling dipertemukan di usia yang masih relatif muda, mereka telah bermusik bersama seiring menyikapi pendewasaan. Pasca Falasi akan menjadi seperti sebuah pilar dan juga tapakan kaki pertama bagi mereka untuk memantenkan musik-musiknya; baik sekarang, atau di hari-hari berikutnya.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
47 views
superbuzz
44 views
superbuzz
33 views
supershow
126 views