Sejarah Musik Barat, Tahapan Periode Perkembangannya

Sejarah Musik Barat, Tahapan Periode Perkembangannya

  • By:
  • Minggu, 6 June 2021
  • 424 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Sejarah mencatat berbagai macam perkembangan zaman dan kehidupan manusia hadir dari peradaban dunia barat, termasuk juga sejarah musik barat. Kisah menyoal sejarah musik barat bukan dongeng singkat, melainkan kisah yang turun-temurun dan beranak cucu.

Kini, musik barat atau dalam Bahasa Inggris dikenal dengan sebutan western music merupakan jenis musik yang paling populer di seluruh dunia. Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, sejarah musik barat atau awal mula dari musik ini hadir sejak zaman kuno.

Musik telah menjadi bagian dari budaya manusia sejak jaman dahulu kala. Namun, ketika membahas sejarah musik di peradaban Barat, biasanya disebutkan enam periode waktu yang berbeda. Folk dan Gereja Abad Pertengahan, Renaissance, Barok, Klasik, Romantis, dan terakhir tapi tidak kalah pentingnya - Modern Klasik - periode yang mencakup tahun 1800-an dan 1900-an (alias abad ke-19 dan ke-20).

Kali ini akan dibahas setiap periode dari sejarah musik barat tersebut. Ada pula yang menyebutkan bahwa sejarah musik barat dimulai sejak zaman Yunani kuno atau sekitar 1100 SM. Dalam Yunani Kuno, musik dianggap sebagai ciptaan dewa-dewi seperti Apollo, Orpheus dan Amphion. Mereka menganggap bahwa musik memiliki kekuatan yang dapat menyempurnakan tubuh dan jiwa manusia serta dapat membuat mukjizat dalam dunia. Oleh karena itu, musik menjadi sesuatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari upacara keagamaan.

Baca juga: Mendengar Sejarah Indonesia Lewat Musik

Sejarah musik barat dalam hal ini mencatat bahwa musik di era Yunani kuno berpengaruh secara langsung dalam bidang pendidikan karena saat itu fokus pendidikan Yunani adalah musik dan gymnastic. Sebagai penunjang peran fundamental dari musik, banyak yang berusaha untuk membuat instrumen, rumus melodi serta ritme musik. Seorang filsuf pada abad ke 6 SM dan matematikawan bernama Pythagoras merekam rasio getaran untuk menetapkan rangkaian nada.

Setelah Yunani Kuno, perkembangan sejarah musik barat muncul di Roma Kuno (Romawi Kuno). Namun, dalam penggunaannya mengalami perubahan yang disesuaikan dengan selera dan tradisi lokal.

Dalam catatan sejarah musik barat di era ini, alat-alat musik disebut semakin banyak dan bervariasi. Alat musik tersebut, di antaranya beberapa jenis musik tiup dari logam, seperti trompet dan hom, sejenis organ hidrolis dengan papan tiup yang memanfaatkan tekanan air sebagai peniupnya.

Bergerak maju ke depan, sejarah musik barat masuk ke zaman pertengahan. Dilansir dari Legendo, tahap ini juga disebut dengan istilah folk atau Gereja Abad Pertengahan. Musik abad ini didominasi musik gereja. Gereja tidak hanya menjadi pusat literasi dan pembelajaran di abad pertengahan tetapi juga pelindung upaya artistik dan kreatif, yang tentu saja termasuk musik.

Dalam sejarah musik barat di era ini, instrumen musik di periode Gereja Abad Pertengahan dianggap oleh banyak orang sebagai kecapi, yang sering terlihat digambarkan di tangan para penyanyi abad pertengahan. Alat musik gesek lainnya seperti harpa dan kecapi juga populer di masa tersebut.

Sejarah Musik Barat: Era Renaissance

Berlanjut ke periode sejarah musik barat selanjutnya, komposer di era Renaisans mengembangkan musik abad pertengahan dengan memperkenalkan lebih banyak harmoni dan polifoni. Fokusnya masih pada musik religi, tetapi beberapa komposer juga mengadopsi bentuk sekuler seperti balada dan madrigal.

Renaissance adalah zaman keemasan untuk musik paduan suara, terutama acapella. Instrumentasi juga menjadi lebih populer. Harpsichord, instrumen kunci yang merupakan nenek moyang piano modern. Bukan hanya teknologi musik yang membuat perbedaan. Penemuan mesin cetak juga menjadi bagian penting dalam sejarah musik barat untuk mendistribusikan ide musik dan melestarikan komposisi kepada generasi selanjutnya.

Teori musik juga berkembang dan menjadi kompleks menjelang akhir Renaissance, dengan organisasi tangga nada mayor dan minor. Konsep musik yang ditulis dalam kunci tertentu juga menjadi menonjol dan akan berlanjut hingga era berikutnya.

Sejarah Musik Barat: Zaman Barok dan Musik Klasik

Setelah di era renaissance yang mengalami perkembangan pesat, sejarah musik barat mencatat periode barok dan musik klasik. Istilah barok diambil dari bahasa Portugis, yaitu barocco yang berarti mutiara. Istilah barok hanya digunakan untuk memberi identitas bagi sebuah masa perkembangan seni musik pada tahun 1600-an hingga tahun 1750-an yang tidak ada ciri-ciri khusus dibandingkan dengan masa sebelumnya.

Sementara musik klasik disebutkan berasal dari era 1750-an hingga awal 1820-an. Tak mengherankan zaman ini masuk dalam catatan sejarah musik barat karena di era ini muncul komposer hebat dan berpengaruh macam John Stamitz (1717-1757), Franz Joseph Haydn (1732-1809), dan Wolfgang Amadeus Mozart (1765-1791), hingga Ludwig Van Beethoven.

Sejarah Musik Barat: Zaman Romantik

Di periode sejarah musik barat selanjutnya adalah zaman romantik. Istilah romantik dalam sejarah perkembangan musik Eropa berhubungan dengan perasaan, sikap batin, dan jiwa manusia dengan bebas dan tidak terbatas.

Di era ini , konser dan opera publik juga membuat musik lebih mudah diakses oleh kelas menengah. Periode Romantis juga melihat sekolah musik nasional muncul, dan minat pada mitologi nasional dan epos sebagai mata pelajaran tematik. Frederic Chopin, Felix Mendelssohn, Robert Schumann, Franz Liszt, Johannes Brahms, Peter Ilyich Tchaikovsky, dan Richard Wagner, dan Sergei Rachmaninoff semuanya adalah bagian dari era ini.

Sejarah Musik Barat: Abad Modern

Setelah melewati periode yang panjang, sejarah musik barat pun sampai di masa modern. Ciri utamanya adalah sikap emansipatif, yaitu sikap ingin membebaskan diri dari segala belenggu yang mengekang kebebasan berekspresi.

Tahun 1900-an dan 2000-an telah menyaksikan munculnya beberapa genre yang beragam. Lahirnya genre musik seperti pop, rock, metal, jazz, dan lainnya tidak terlepas dari benang merah yang menghubungkan perkembangan musik dalam sejarah musik barat. Artinya, pengaruh masa lalu bisa dihidupkan kembali dengan sumber daya yang lebih modern.

 

Image source: Shutterstock

0 COMMENTS