Portal Music

Sexy Goath

Sexy Goath si Rapper Nyentrik: Dari Wagelaseh hingga Lagu Anya Geraldine

  • By:
  • Sabtu, 24 October 2020
  • 1017 Views
  • 2 Likes
  • 0 Shares

Industri musik hip hop Indonesia belakangan ini diramaikan dengan hadirnya rapper muda dengan nama panggung, Sexy Goath. Beberapa hal menarik dari Sexy Goath adalah fakta bahwa ia merupakan asuhan dari Young Lex.

Young Lex yang besar dan dikenal sebagai seorang content creator dan rapper ini memang aktif melahirkan musisi-musisi baru di bawah bendera 100 Music dan 100 Entertainment. Beberapa musisi dan selebgram bergabung dengan perusahaan yang ia dirikan pada 2017 itu.

Kembali ke Sexy Goath, rapper dengan nama asli Reinaldo Martin Diyo tersebut punya gaya yang sama nyentriknya dengan Young Lex. Namun yang membedakannya dengan Young Lex adalah Sexy Goath mengusung penampilan agak pretty boy.

Sexy Goath punya ciri khas penampilan dengan mengenakan bandana dan kacamata hitam bermodel retro. Dalam wawancaranya di awal berkarier, Sexy Goath mengaku bahwa gaya penampilannya ini sudah dilakukan sejak lama.

"Iya, sih agak-agak aneh gaya gue, perpaduan keras dan preety boy. Sering juga gue dikira cewek, gara-gara suka pakai bandana. Beginilah gaya gue dari dulu. Dari zaman masih kerja kantoran juga sudah pakai bandana," kata Sexy Goath. 

"Jadi gue sudah menciptakan karakter gue sendiri dan gue bawa ke musik. Kalau gue orangnya bagaimana? Gue orangnya santuy alias santai. Biar bertato begini, gue masih santuy-lah diajak ngobrol,” tuturnya.

Sebelum terjun ke dunia musik dengan genre hip hop sebagai konsentrasinya, Sexy Goath bekerja sebagai Visual Merchandiser/Display Creator di sebuah perusahaan swasta selama 5 tahun.

Selama bekerja kantoran itu, Sexy Goath mengaku bahwa dirinya sudah mencoba menuliskan lagu di tengah kesibukan bekerja. Namun, jalan hidup baru membawanya benar-benar terjun ke industri musik setelah bertemu dengan Young Lex yang menjadi produsernya.

“Sambil kerja, gue sudah bikin-bikin lagu dari tahun 2010. Cuma baru ditemukan dan menemukan produser musik yang oke, bagus serta bisa dipercaya di tahun 2018 ini. Lama perjuangannya. Ada juga masanya sempat putus asa, sampai akhirnya bisa ketemu Young Lex,” jelas Sexy Goath.

"Kalau di dunia Hip-Hop harus punya nama samaran, jadi gue ambil nama Sexy Goath. Sexy itu, ya, tahu sendiri biasa disematkan ke cewe-cewe, gue seneng yang nyentrik, lucu saja sementara gue suka yang unik dan beda, sementara Goath itu singkatan dari gratest of all time dan H nya ambil dari kata Halleluya” tambahnya.

Sayap karier Sexy Goath ditandai dengan rilisnya single pertama berjudul Wagelaseh pada Juni 2018. Hingga saat ini, video klip yang diunggah di akun YouTube-nya sudah ditonton lebih dari 7 juta kali.

Lagu Wagelaseh merupakan plesetan dari kata 'Wah Gila Sih' yang belakangan kerap digunakan di sosial media. Dari sini, Sexy Goath ingin menyampaikan pesan kepada para pendengarnya untuk tetap percaya diri dan berusaha maksimal dengan apa yang sedang dikerjakan.

“Gue ambil kata ‘Wagelaseh’ itu pas banyak yang semua viral di Medsos, seperi artis-artis yang viral kaya belakangan ini, produksinya juga gue libatkan temann deket, ada Boni Mc sebagai produser musik, baru ngga berapa lama gue join di 100 music dan gue rilis di YouTube. Di sana gue kerjasama bareng Young Lex dan tim 100 music” kisah Sexy Goath soal lagu Wagelaseh.

Sukses dengan single perdananya, Sexy Goath merilis single kedua pada akhir 2018 dengan judul Santuy atau kata lain dari 'Santai'. Di lagu ini, Sexy Goath ingin menyampaikan pesan kepada para pekerja seni untuk tetap tenang dan terus berkarya meski memiliki haters yang kerap menghujat.

Berlanjut di 2019, Sexy Goath membuat kejutan dengan merilis lagu berjudul Anya Geraldine. Anya sendiri dikenal sebagai seorang selebgram yang kini kariernya sudah melejit hingga menghiasi layar lebar.

Melalui lagu Anya Geraldine, Sexy Goath memberi gambaran singkat soal kehidupan para influencer khususnya sosok Anya Geraldine. Sexy Goath ingin memberikan pesan mendalam bahwa profesi apapun yang kita pilih menjadi tanggung jawab kita masing-masing. Sexy Goath juga mengajak juga rapper perempuan, Jesicca Janess, dalam lagu ini.

"Profesi sebagai seorang influencer semakin menggiurkan dan menjadi cita-cita sebagian anak muda kota besar saat ini," ujar Sexy Goath soal lagu Anya Geraldine.

Pada tahun yang sama dirilisnya lagu Anya Geraldine, Sexy Goath merilis album perdananya dengan tajuk Kambing Liar. Album ini berisikan formasi 10 lagu yang salah satunya merupakan kolaborasinya dengan Young Lex, Sa Ae Lau.

Di tahun 2020, Sexy Goath belum lama ini merilis single baru dengan judul Rarawuz. Lagu yang rilis pada Juli 2020 tersebut ditujukan Sexy Goath agar para pendengarnya lebih percaya diri.

Sexy Goath menyebut judul lagu barunya itu berasal dari bahasa slang yang memiliki arti "Gue Keren Lo Nggak". Dia juga mengatakan bahwa liriknya agak sedikit berat dengan beberapa analogi dan perumpamaan.

Musik dari lagu Rarawuz sendiri dikerjakan oleh Robert Wynand. Lagu ini memadukan beat-beat hip-hop new school di era 2000-an. Melalui Rarawuz, Sexy Goath mempunyai harapan lagu ini bisa dinikmati oleh pendengar dan juga fanbase-nya, Wagelagang.

"Jadi Rarawuz gue buat saat bosan-bosannya di rumah karena pandemi. Gue coba mengisi lagu ini dengan materi yang baru. Walaupun lagu ini agak sedikit berat, menurut gue lagu ini adalah karya terbaik gue. Gue sangat senang bisa diproduseri oleh Robert," kata Sexy Goath.

"Rarawuz sendiri artinya gue keren lo nggak. Rarawuz itu kayak mantera yang gue ciptain buat para pendengar gue yang kerap dianggap tidak bisa apa-apa. Lo harus bisa tunjukkan kalau lo punya skill dan kemampuan yang bisa ditunjukkan ke orang-orang agar tidak dipandang sebelah mata," jelasnya mengenai arti lirik Rarawuz.

0 COMMENTS