SGC 2015 Darryl Julian: Meminjam Pesona Synyster Gates

  • By: LS
  • Selasa, 26 January 2016
  • 5282 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Sekilas, penampilan Darryl Julian mengingatkan kita pada Synyster Gates. Namun, ketika mendengar permainan gitarnya, mungkin kita akan sedikit melupakan hal itu. Salah satu finalis Supergitar Competition 2015 ini mengaku lebih banyak terpengaruh oleh permainan gitar dari tiga gitaris favoritnya. “Dari segi permainan sih permainan dia hanya berpengaruh sedikit di aku. Lebih besar pengaruh dari permainan Paul Gilbert, John Petrucci sama Steve Vai,” cetus Darryl.

Terlepas dari teknik dan sound permainan gitar yang terinspirasi dari ketiga gitaris itu, Darryl memang mengagumi Synyster Gates dari segi aksi panggung. “Tapi yang aku suka dari Synyster itu ya style dia di atas panggung yang gimana dia bisa cool gitu kalau mainin gitarnya alias keren di atas panggung. Nah, itu pengaruhnya di aku,” tutur gitaris asal Yogyakarta ini.

Jamming bersama gitaris ‘besar’

Panggung besar pertama merupakan sebuah pengalaman yang menjadi sebuah landmark dalam karir Darryl. Tidak disangka, ia menjadi pembuka boyband Smash pada panggung besar pertamanya. Darryl mengungkapkan, “Pertama kali menjajaki panggung besar itu waktu jadi band pembukanya boyband Smash di Sritex Arena Solo. Itu baru pertama kali di panggung besar dengan banyak penonton”.

Itu bukan satu-satunya pengalaman yang susah dilupakan oleh Darryl. Ketika mengikuti kompetisi Supergitar Competition 2015, ia mendapatkan kesempatan untuk jamming bersama gitaris-gitaris besar. Sebut saja pengalamannya jamming dengan Denny Chasmala, John Paul Ivan dan Andry Muhammad. Sebelumnya juga ia pernah merasakan jamming dengan gitaris Sheila on 7 Eross Chandra.

Attitude dan sharing

Gitaris tanpa attitude? Rasanya ada yang kurang jika tidak ada hal yang satu ini. Sebagai gitaris, Darryl tetap mementingkan hal yang satu ini. “Pelajaran dasar yang sangat penting dari seorang gitaris selain harus mempunyai kemampuan, juga harus memperhatikan attitude yang baik, juga dalam bermusik dan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Attitude itu adalah hal yang paling penting dalam bermusik dan dalam menjalin relasi dengan orang lain supaya karya kita bisa dihargai sama orang lain,” tutur Darryl.

Yeah, selain attitude, ia juga menjalin relasi dengan sesama gitaris. Tidak peduli lebih senior atau junior, soal sharing pengalaman dalam rangka menjalin relasi, Darryl tidak pilih-pilih. Ia mengungkapkan, “Aku lebih ke semua orang, enggak peduli dia mau lebih jago atau lebih muda dari aku, yang penting kan bisa saling melengkapi buat nambah wawasan ilmu dalam bermusik”.

Gitaris dengan attitude dan relasi, kedua hal itu dengan sendirinya akan mendatangkan apresiasi. Percuma punya karya, tapi kita cuma memendamnya dan tidak menunjukkan kepada siapapun, bukan? “Terus berlatih dibarengi sama niat. Percuma kalau orang punya skill luar biasa, tapi enggak diapresiasi sama orang-orang,” tutup Darryl.

Simak karya Darryl untuk Supergitar Competition 2015 "Carry On" lewat link ini.

 

Foto: dok. pribadi

1 COMMENTS
  • darryljulian

Info Terkait

superbuzz
18 views
superbuzz
18 views