Shoegaze

Shoegaze Berdurasi Panjang Ala Dead Swords

  • By: GP
  • Senin, 24 December 2018
  • 414 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

Shoegaze memang punya tempat tersendiri di hati para musisi cadas. Subgenre alternative rock itu memang kerap jadi pilihan alternatif, karena walau pelan tapi masih “bising” di kuping. Salah satunya ada Alex Rosamilia, gitaris unit heartland rock/folk punk The Gaslight Anthem, yang membesut proyek baru bareng Corey Perez, eks gitaris grup emo/punk I Am The Avalanche.

Dilansir dari Revolver, proyek shoegaze bernama Dead Swords ini mengambil inspirasi dari My Bloody Valentine, Hum, dan Deftones. Gulungan wall of sound dan vokal mengawang khas shoegaze dituangkan di single terbarunya, “Ender.”

Single berdurasi hampir 11 menit tersebut diambil dari album barunya, Enders yang bakal dirilis pada 8 Maret 2019 via Human Blood Records. Dengarkan di bawah ini:

“Ketika aku mendirikan Dead Swords, aku sangat fokus membiarkan musiknya hidup dengan sendirinya,” ujar Alex Rosamilia, dikutip dari Revolver.

“Aku adalah penggemar band-band seperti Pink Floyd, My Bloody Valentine, dan The Cure; band-band yang menciptakan lagu berdurasi lebih dari tujuh-delapan menit. ‘Enders’, dan lagu-lagu lainnya di album, adalah bentuk penghormatan dariku untuk band-band tersebut, juga untuk lagu-lagu yang membawamu ke sebuah perjalanan 10 menit tanpa disadari telah kau dengarkan selama itu,” pungkasnya.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
114 views
supericon
69 views
superbuzz
210 views
superbuzz
261 views
superbuzz
336 views