jelita irama pantai selatan

Irama Pantai Selatan Layarkan Single Baru, 'Jelita'

  • By: NND
  • Selasa, 28 January 2020
  • 410 Views
  • 4 Likes
  • 8 Shares

Arief dan Sigit adalah Irama Pantai Selatan. Keduanya dipertemukan ulang dalam duo yang mengusung genre self-dubbed, “maritime pop”—atau “pop yang bertema kelautan”. Uniknya, mereka sempat menjadi rekan dalam satu band yang justru sangat jauh dari pop, apalagi berunsur kelautan.

Dulu, mereka menggaungkan bisingnya grunge. Sekarang? Musik mereka justru mendayu sejuk, bak nyiur di tepi pantai.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Selamat menikmati kisah Si "Jelita" teman-teman, sudah tersedia di seluruh layanan musik Digital! salam #menyiurselalu ????✨ - Kredit Musikal: - Ciptaan : Arief Fauzan Produser : Ricky Virgana Juru Rekam : Ricky Virgana Aransemen : Ricky Virgana dan Irama Pantai Selatan Mixing : Firzi O Mastering : Rhesa Aditya Juru Visual : Cita Multi Raih - Vokal Utama : Arief Fauzan Vokal Latar : Sigit Ezra Ukulele : Sigit Ezra Hawaiian Lapsteel : Sigit Ezra Bass : Fadly Tri Cahyadi Guitar : Gearda Dewantara Vibraphone : Rama Cristna Perkusi : Nino Bukir / Dick Perthino - "Geng Ombak Dibalik Layar" - Cathy Ketrin - Band Manager Yos Yahusafat - Road Manager Rido Fahri - Sound Engineer - Instrumen di rekam di Vakansi Studio, tebet. Vokal di rekam di Oddesa Studio, Darmawangsa. Mixing dan Mastering, Firzi O studio, Cinere.

A post shared by Irama Pantai Selatan (@iramapantaiselatan) on

Irama Pantasi Selatan memperkenalkan anak bontot mereka sebelum melepas debut Dendang Samudra. Hadirlah single “Jelita,” track yang berkisah tentang gadis asal Pantai Pangandaran yang jadi idola nelayan sekitar.

“Sialnya, Bapak si Jelita, Mang Saripudin, galaknya bukain main sehingga tidak ada yang berani mendekati Jelita,” ungkap Irama Pantai Selatan.

Menilik musik "Jelita, terasa jelas pengaruh dari pujangga musik lawas Adikarso dan Oslan Husein, yang bersinergi manis ke musik Irama Pantai Selatan. Di atas kertas, penulisan Irama Pantai Selatan berkiblat pada mereka: sederhana, ringan jenaka, serta catchy—mudah diingat.

Karakter Irama Pantai Selatan pun juga seakan terus diasah berkat tangan Ricky Virgana (White Shoes and the Couples Company). Peran Ricky tak sebatas producing, ia juga terlibat di seluruh proses kreatif mereka. Referensi musik Ricky seakan menguatkan estetika lokal dan nuansa “Indonesiana” di album mereka.

Hal ini tentu semakin membuat kita penasaran, seberapa luasnya album baru mereka akan membentang. Diumpan single-single hingga yang terakhir ini, kita sudah siap berlayar menyusurinya. Tunggu kabar terkait perilisan album debut mereka! Dengarkan di bawah ini:

0 COMMENTS

Info Terkait