Slave To The Grind: Film Dokumenter Terbaru Tentang Sejarah Grindcore

  • By: NTP
  • Minggu, 1 April 2018
  • 1872 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Dokumenter grindcore terbaru garapan Death by Digital, Slave to the Grind siap dirilis dan akan ditayangkan di Calgary Underground Film Festival, 21 April mendatang.

Slave to the Grind memberikan persepektif baru dari para musisi terhadap kebrutalan dan kebisingan grindcore, hingga microgenre dan sound unik yang dihasilkan aliran ini sejak kemunculannya di akhir 80-an.

Sutradara Doug Brown merasa tempat grindcore di spektrum musik ekstrem cukup signifikan.

“Sejarah grindcore benar-benar dimiliki bersama oleh kancah punk dan metal. Di satu sisi ada kancah hardcore 80-an, aliran deras hardcore di Britania yang penuh amarah dan sangat politis. Di satu sisi, death metal mulai lahir hampir berbarengan dengan gelombang kancah thrash pertama.”

“Grindcore menggabungkan metal dan punk melalui jalur yang tidak hanya mempertemukan ‘satu sisi dan sisi lainnya.’ Grindcore memiliki kekhasannya sendiri.”

“Tujuan film dokumenter adalah untuk menceritakan suatu kisah, di situ sejarah menjadi penting. Sejarah grindcore belum pernah disampaikan melalui bentuk film dokumenter dan saya sangat bersemangat untuk menunjukkan karya kami pada dunia,” ujar Brown pada Decibel.

Selain pentingnya merekam sejarah grindcore dari kacamata pelaku, Brown juga merasakan besarnya dukungan berbagai kancah dan komunitas grindcore global.

“Film ini dikerjakan atas dukungan komunitas. Kami senang bisa memilah kumpulan rekaman konser mentah sepanjang 1.000 jam dari para penggemar grindcore. Kami melakukan wawancara berdurasi total 100 jam dengan 72 narasumber dari berbagai negara.”

“Proyek sebesar ini bisa diselesaikan karena dukungan dari berbagai band dan para penggemar sejak kami memulai penggarapan film ini. Kami merasa terhormat bisa membuat film ini bersama kancah musik cadas,” pungkas Brown.

Tonton trailer-nya di bawah ini:

0 COMMENTS