SLEEP: Beberkan Kabar Album Terbaru Lewat Kode Morse

  • By: NTP
  • Jumat, 14 April 2017
  • 1804 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Sleep memang senang mengumumkan kabar terbaru lewat pesan yang samar dan penuh sandi. Pada 6 April lalu, akun Twitter resmi Sleep juga mengunggah foto yang menampilkan konsol di sebuah studio.

[bacajuga]

Kini, Sleep dikabarkan telah menyelesaikan album terbaru mereka. Kabar ini datang dari laman situs resmi Sleep (www.weedian.com), yang ditulis menggunakan kode Morse. Album terbaru ini adalah album penuh pertama Sleep sejak Dopesmoker dirilis di tahun 2003.

Jika diterjemahkan ke bahasa Inggris, pesan tersebut menyatakan bahwa mereka sudah memasuki tahap akhir pengerjaan album ketiga mereka. Barisan kode tersebut juga mengonfirmasi posisi Noah Landis (kibordis Neurosis) sebagai engineer.

INITIALIZE NEW TRANSMISSION 2017 CE SLEEP NEARING COMPLETION OF NEW ALBUM ENGINEERING ACCOMPLICE: NOAH LANDIS LOCATION: 37.8044 N, 122.2711 W RELEASE DATE: UNDETERMINED RECORD LABEL: UNDETERMINED

Koordinat peta yang ditampilkan dalam rangkaian kode tersebut menunjuk pada suatu titik di distrik perkotaan di Oakland, California. Dua informasi penting yang belum dijawab barisan kode tersebut adalah tanggal perilisan dan label manakah yang akan merilis album tersebut. Pada tahun 2014, Sleep melepas single “The Clarity” secara mandiri.

Album terbaru ini adalah rilisan penuh pertama dari lini terbaru raksasa stoner metal tersebut. Posisi penabuh drum kini diisi drummer kawakan Jason Roeder (Neurosis).

Di tahun 2017, selain akan merilis album baru Sleep, proyek lain sang gitaris Matt Pike, High on Fire, juga dikabarkan akan merilis album terbaru. Dalam wawancara dengan CBS San Fransisco (19/9/2016) lalu, Pike berkata bahwa ia baru akan memulai rekaman High on Fire setelah perilisan album dan rangkaian tur pendek. Pada kesempatan tersebut, Pike juga membulatkan niat untuk menyelesaikan sesi rekaman Sleep di bulan Maret.

“Saya ingin menyelesaikan album Sleep di bulan Maret, kemudian album High on Fire di bulan Juni. Jadi, para pendengar bisa sempoyongan ketika keduanya sudah dirilis. Di dua band tersebut, kami harus menafkahi keluarga kami, jadi saya harus memastikan semua personil sanggup melaksanakan proyek ini. Mungkin terdengar sulit, tapi ya, begitulah hidup saya,” jelas Pike.

0 COMMENTS