Slipknot Akan Hadirkan Konsep Album Berbeda

Slipknot Akan Hadirkan Konsep Album Berbeda

  • By:
  • Jumat, 9 April 2021
  • 242 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Penanganan Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini juga masih menghadirkan ketidak pastian terhadap aktivitas live bagi para musisi. Meskipun begitu, banyak musisi profesional yang mengalokasikan waktu dan tenaganya untuk membuat proyek musik baru, terutama soal penggarapan album. Slipknot pun merupakan di antara banyaknya musisi internasional yang tengah mempersiapkan album baru. Meskipun sarana promosi seperti tur konser masih belum ada di depan mata. 

Corey Taylor merupakan vokalis di dalam tubuh Slipknot yang mengabarkan tentang rencana pembuatan album baru band metal asal Amerika Serikat tersebut. Jika dilihat dari diskografi yang beredar, Slipknot padahal baru saja merilis album pada tahun 2019 lalu. Jika merujuk pada perilisan album Slipknot sebelumnya, tentu saja hal ini merupakan tren baru yang dijalani Slipknot yang cenderung merilis album dalam rentang 4 hingga 5 tahun. Kabar tentang proses pengerjaan album baru Slipknot ini diumumkan oleh Corey Taylor ketika dirinya diwawancarai oleh Matt Pinfeld, penyiar dari sebuah stasiun radio di Amerika Serikat. Meskipun terkesan akan merilis album dalam jangka waktu yang lebih cepat dari sebelumnya, hal tersebut masih disimpulkan sebagai sebuah spekulasi. Pasalnya, Corey Taylor mengungkapkan hanya sedikit dari proyek tersebut yang bisa dirinya ungkapkan dan seluruh pihak yang tergabung di dalam Slipknot sepakat untuk masih merahasiakan tentang detail dari album barunya nanti,

Masih penuh rahasia, ada satu hal yang bisa diungkapkan oleh Corey Taylor terkait album baru dari Slipknot. Menurut sang vokalis, album terbaru dari Slipknot ini merupakan album pertama yang memiliki kekuatan besar dalam konsepnya. Perlu diingat, bahwa sebagai sebuah unit musik, konsep merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan dari Slipknot. Namun, menurut Corey Taylor, album baru Slipknot nanti tidak sekadar berkutat pada aspek harmonisasi maupun musikalitas lainnya. Slipknot menginginkan album terbarunya nanti memiliki sebuah cerita yang utuh. Bahkan Corey Taylor menyatakan bahwa album terbaru Slipknot nanti bisa memiliki kesinambungan dengan album keenam mereka yang dirilis pada 2019 silam, We Are Not Your Kind. Keputusan yang diambil oleh Slipknot untuk menggarap album konseptual diakui oleh Corey Taylor sebagai bentuk eksplorasi musik sekaligus juga jadi pendekatan retrospektif dalam berkarya,

Corey Taylor menjelaskan bahwa nantinya di album terbaru dari Slipknot, para penikmat musik band metal tersebut akan dapat merasakan paket lengkap dari apa yang selalu hadir di dalam karya-karya Slipknot sebelumnya. Corey Taylor memastikan bahwa di album baru Slipknot nanti akan tetap ada aspek musik metal yang kelam, sekaligus juga elemen melodis dari komposisi musik yang apik, serta kehadiran karakteristik unik yang diselaraskan dengan persona Slipknot sebagai sebuah band. Menggabungkan elemen-elemen tersebut ke dalam satu buah proyek album merupakan hal yang baru untuk dilakukan oleh Slipknot menurut Corey Taylor. Menurutnya, Slipknot saat ini terasa cukup menikmati waktu yang ada dalam mencoba menghadirkan karya yang benar-benar berbeda namun tetap memiliki identitas yang kuat demi merepresentasikan bandnya sendiri. Jika memang hal tersebut dalam dilakukan, maka album terbaru dari Slipknot nantinya bisa dianggap sebagai sebuah karya yang fenomenal dalam sejarah band metal tersebut dibentuk sejak tahun 1995 silam. 

Di luar aktivitasnya sebagai musisi di dalam tubuh Slipknot, Corey Taylor juga baru saja mengungkapkan bahwa dirinya sedang fokus menulis naskah film di waktu luangnya. Menulis di luar musik bukanlah hal baru yang dilakukan oleh vokalis di dalam tubuh Slipknot ini. Corey Taylor dikenal juga sebagai penulis buku yang mumpuni. Vokalis Slipknot yang bergabung di tahun 1997 ini memulai karier menulisnya sejak tahun 2001. Corey Taylor merupakan seorang penulis kolom tetap di majalah bernama Rock Sound hingga tahun 2016. Vokalis Slipknot ini juga pernah mempublikasikan bukunya sendiri. Total ada 4 buah buku yang telah dirilis oleh Corey Taylor sejak tahun 2010 hingga terakhir di tahun 2017 yang juga menjalani peran sebagai vokalis untuk Slipknot. Melihat aktif dalam dunia penulisan, tentu saja jadi bukan hal yang aneh jika suatu hari Corey Taylor akan merambah penulisan di bidang film.

Horror dan thriller merupakan naskah film yang sering ditulis Corey Taylor hingga saat ini. Sang vokalis di dalam tubuh Slipknot ini awalnya menulis naskah film sekadar untuk menuangkan ide kreatifnya saja dalam medium yang berbeda. Corey Taylor mengakui bahwa menulis naskah film cukup menyenangkan, karena dirinya dapat membuat dunia sendiri dengan berbagai macam cerita yang diinginkannya. Dunia film juga bukan hal yang asing bagi vokalis Slipknot ini. Corey Taylor sudah ikut serta ke dalam bagian produksi film sebagai aktor sejak tahun 1999. Namun vokalis Slipknot ini mengakui untuk memproduksi film sendiri membutuhkan waktu yang cukup banyak dan rasanya sulit jika harus membagi waktu dengan aktivitasnya di Slipknot. Meskipun begitu, Corey Taylor pun berharap dengan adanya waktu luang akibat virus corona, dirinya dapat merealisasikan mimpinya dalam menjadi sosok di balik layar untuk produksi film dalam waktu dekat. Vokalis di dalam tubuh Slipknot tersebut juga tidak menampik bahwa dirinya masih akan aktif sebagai aktor. Namun menurut Corey Taylor, saat ini dirinya sudah tidak terlalu peduli tentang peran apa yang akan dimainkannya nanti. Baik peran besar maupun peran kecil, cukup menghadirkan suasana berbeda yang juga memberi inspirasi dan motivasi dalam bermusik.


Image courtesy of Yulia Grigoryeva / Shutterstock

0 COMMENTS