Spiritualized Segera Merilis Ulang 4 Album Pertamanya dalam Format Vinyl

Spiritualized Segera Merilis Ulang 4 Album Pertamanya

  • By:
  • Jumat, 19 March 2021
  • 192 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Spiritualized merupakan salah satu band yang sempat meraih kesuksesan signifikan melalui sebuah albumnya, lalu perlahan hilang. Tahun 2018 merupakan jejak terakhir yang ditinggalkan oleh Spiritualized dengan merilis album kedelapan mereka berjudul And Nothing Hurt. setelah itu, belum ada kabar lagi terkait kegiatan Spiritualized dalam berkarya. Meskipun begitu, Spiritualized hingga kini masih sering muncul dengan berbagai terkait karya-karya mereka sebelumnya. Di tahun 2021 ini, Spiritualized hadir kembali dengan mengumumkan bahwa mereka memiliki rencana untuk merilis ulang 4 album pertama mereka dalam rentang tahun 1992 hingga 2001.

Keempat album perdana yang akan dirilis ulang oleh Spiritualized ini di antara lain adalah Lazer Guided Melodies (1992), Pure Phase (1995), Ladies and Gentlemen We Are Floating in Space (1997), dan Let It Come Down (2001). Rencananya, Spiritualized akan merilis keempat album tersebut dalam format piringan hitam melalui Fat Possum sebagai label dan pihak yang mendistribusikan keempat album pertama dalam diskografi band asal Inggris tersebut.

Proyek rilisan ulang yang dilakukan oleh Spiritualized ini merupakan keinginan pribadi dari pentolan dan pendiri band shoegaze ini yaitu, Jason Pierce atau yang lebih dikenal dengan nama J. Spaceman. Proyek rilisan ulang ini diberi tajuk The Spaceman Reissue Program. Pentolan di dalam tubuh Spiritualized tersebut juga berperan sebagai kurator untuk proses teknis dalam proyek ini. Rencananya, inisiasi pertama dari proyek ini akan dimulai pada bulan April 2021 mendatang. 

Inisiasi pertama yang dilakukan J. Spaceman ini nantinya akan hadir dengan rilisan ulang Lazer Guided Melodies. Menurut sang pendiri Spiritualized, album perdana yang dirilis tahun 1992 tersebut membutuhkan treatment terbaru dengan peralatan yang lebih modern demi meningkatkan spektrum serta kualitas audio yang seharusnya tercipta sejak dahulu. rilisan ulang Lazer Guided Melodies dari Spiritualized nantinya akan hadir dalam dua versi, yang pertama versi piringan hitam standar dan satu versi terbatas vinyl berwarna putih. Masa pre-order kedua versi rilisan ulang Lazer Guided Melodies dari Spiritualized tersebut juga sudah dibuka untuk umum.

Proyek rilisan ulang empat album pertama Spiritualized ini juga didasari oleh rasa kecewa yang dirasakan oleh J. Spaceman saat mengingat album terakhir yang dirinya lahirkan saat masih tergabung di dalam Spaceman 3. Menurutnya album tersebut terdengar kurang sesuai dengan konsep yang disetujui di tahun 1991. Oleh karena itu, J. Spaceman ingin memaksimalkan kesempatan yang ada untuk mengoptimalisasi karakteristik suara yang diinginkan. J. Spaceman juga sedikit menceritakan sulitnya menemukan solusi atas komunikasi yang dilakukan bersama rekan-rekannya di dalam Spacemen 3. Ketika dirinya membentuk Spiritualized, J. Spaceman merasa dirinya memiliki kontrol penuh untuk menghadirkan karakteristik suara yang sesuai dengan keinginannya. Oleh karena itu, dengan perkembangan teknologi pesat di ranah audio, J. Spaceman ingin mencoba memberikan treatment terbaik bagi band yang sudah berdiri lebih dari 30 tahun ini.

J. Spaceman mengungkapkan bahwa proses rekaman yang dilakukan untuk album perdana Spiritualized dilakukan secara mandiri di kediamannya. Hal tersebut memang sudah sering dirinya lakukan ketika masih bergabung bersama Spacemen 3. Namun, suatu masa J. Spaceman memilih untuk melakukan eksplorasi dalam rekaman Spiritualized dengan menyewa studio rekaman di London. Menurut pendiri Spiritualized tersebut, langkahnya menyewa studio rekaman merupakan langkah terbaiknya sebagai musisi. Berkat keputusan tersebut, J. Spaceman mulai bisa belajar lebih baik untuk melakukan produksi musik secara profesional.

Dalam meramu konsep untuk album Lazer Guided Melodies untuk Spiritualized, J. Spaceman mencoba untuk menghadirkan elemen-elemen musik yang berasal dari eksplorasi teknis dan genre seperti motorik, minimalist music, dan space rock. Hasil eksplorasi tersebut akhirnya dipadukan dengan karakteristik musik shoegaze yang lekat dengan proses instrument layering demi menghadirkan suara gaung yang khas. Dalam merealisasikan konsep yang disematkan pada album perdana tersebut, diketahui bahwa proses rekaman Spiritualized tersebut memakan biaya hingga sebesar 3.800 poundsterling. Jumlah uang yang besar tersebut berhasil menghadirkan kompensasi yang setimpal. Pasalnya, album perdana dari Spiritualized tersebut berhasil terjual sebanyak 10.000 keping di Amerika Serikat, meskipun harus memakan waktu hingga 3 tahun sejak perilisannya.

Salah satu album terbaik dan fenomenal dalam sejarah Spiritualized pun hadir kala mereka merilis album ketiga yang berjudul Ladies and Gentlemen We Are Floating in Space. Album ini diklaim merupakan representasi sisi personal dari J. Spaceman tentang rasa sakit hati yang dirasakannya. Rasa sakit hati tersebut timbul saat, Kate Radley, pemain keyboard sekaligus pasangan dari pentolan Spiritualized tersebut memilih untuk menikah dengan Richard Ashcroft. Mengetahui kabar tersebut, J. Spaceman mencoba untuk mengelola Spiritualized secara profesional dan tetap memaksimalkan ide kreatifnya dalam menggarap materi untuk album ketiga Spiritualized tersebut. 

Materi yang digarap oleh J. Spaceman untuk album ketiga Spiritualized tersebut berisi tentang permasalahan romantika yang dialaminya sebelum insiden perpisahan dengan Kate Radley terjadi. Proses rekaman album ketiga Spiritualized ini dimulai sejak tahun 1995 hingga akhirnya rilis di tahun 1997. Seluruh proses rekaman dilakukan secara profesional oleh anggota Spiritualized tanpa membicarakan atau menyinggung masalah yang terjadi di antara J. Spaceman dan Kate Radley. Proses rekaman ini juga dibantu dengan kehadiran Darren Allison sebagai produser. J. Spaceman juga menghadirkan kolaborator yang terbilang asing untuk proyek musik shoegaze. Untuk album ketiga Spiritualized ini, J. Spaceman mengajak Balanescu Quartet yang merupakan sebuah grup strings section avant garde untuk menghadirkan suasana megah pada latar musik-musik yang hadir di dalam album ini.

Image courtesy of Spiritualized

0 COMMENTS