SUPERFINE: Rilis Album Mini Baru Pasca Absen Lima Tahun

  • By: NTP
  • Rabu, 10 May 2017
  • 2994 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Setelah absen sejak melepas album mini Iluminasi (2012), grup blues/psychedelic rock asal Bandung, Superfine akhirnya kembali merilis album mini berjudul Rabbit Hole. Album mini yang dijadwalkan rilis pada pertengahan Mei ini akan dilepas oleh Bhang Records, label rekaman asal Bandung.

[bacajuga]

Menyambut peluncuran album tersebut, trio Nancy Christ (vokal), Tiar Renas (gitar), dan Ghushni Ibrahim (gitar) ini merilis single perdana berjudul "Sound of Wild". Lagu tersebut dapat diunduh gratis di situs resmi sebuah majalah musik nasional sejak 9 Mei lalu.

“’Sound of Wild' merupakan track pertama dalam album mini Rabbit Hole, dan juga gerbang pembuka bagi cerita yang akan dibangun oleh Superfine nantinya. Lagu ini menyerupai prolog, atau suguhan pengantar menjelang cerita utuh yang hendak ditawarkan. Album mini Rabbit Hole, termasuk di dalamnya lagu “Sound of Wild” adalah kesatuan pengikat untuk track demi track selanjutnya," jelas Ghushni.

Menurut siaran pers yang diterima SuperMusic.ID, Rabbit Hole adalah bagian pertama, dan titik berangkat sebuah album penuh yang terbagi dalam bentuk trilogi. Kini, Superfine sedang dalam proses penggarapan trilogi album tersebut.

Siaran pers tersebut juga menyebut “Sound of Wild” sebagai jembatan beragam unsur baru pada musik Superfine. Lagu berdurasi 14 menit tersebut terdengar lebih progresif dan memiliki bebunyian yang lebih kaya ketimbang materi album mini Iluminasi. Elemen-elemen bernuansa ambient seperti gemericik air, dan hembusan angin mengiringi repetisi kord-kord progresif yang diakhiri synth melengking.

"Bunyi gitar dalam lagu ‘Sound of Wild’ sengaja kami mainkan berulang-ulang, dan itu bukanlah sesuatu yang tanpa perhitungan—meski terkesan responsif, bagi kami hal itu merupakan sebuah ciri atau bentuk lain dari identitas musik baru yang hendak kami usung. Bunyi-bunyi itu adalah salah satu kunci utama dari musik kami, kini dan nanti, yang mana dalam hal ini dipakai untuk membuatnya seperti menari-nari," ujar Tiar menjelaskan.

Bait-bait lirik yang dinyanyikan Superfine juga masih bertalian dengan nuansa penjelajahan. Lirik “Sound of Wild” tampak berkisah tentang keingintahuan manusia tentang sisi gelap kepribadiannya, yang dikendalikan lewat eksplorasi tersebut.

"Setiap manusia memiliki sifat setan atau binatang di dalam dirinya, dan keinginan untuk mengenalnya bukanlah sebuah kesalahan. Yang terpenting adalah bagaimana mengendalikan setanmu," papar Nancy selaku penulis lirik.

0 COMMENTS