CONCERT REVIEW: Supergitar Award 2016: Pesta Pora Para Gitaris, Suguhan Penutup SGC 2015

  • By: LS
  • Rabu, 6 April 2016
  • 3418 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Minggu pagi bagi beberapa kalangan merupakan waktu untuk olah tubuh, senam aerobik dan sebagainya. Beberapa kalangan memakainya untuk bersantai, berleha-leha sebelum menghadapi hari kerja. Tentu ada pula kalangan-kalangan yang mesti menikmati Minggu bukan sebagai day off, melainkan waktu kerja itu sendiri. Para gitaris dan band yang terlibat dalam gelaran Supergitar Award (SGA) 2016, mesti masuk golongan ke-tiga. Mereka bersiap dari pagi hari, untuk melakukan sound check di Summarecon Mall Bekasi, Jawa Barat. Kalau ada yang nangkring sejak pagi di venue penutup perhelatan Supergitar Competition (SGC) 2015 ini, sudah pasti bakal bertemu dengan para juara serta talent pengisi acara.

Setelah rangkaian panjang SGC 2015 dan dilanjut dengan Supergitar Camp 2015, akhirnya sampai juga acara ini pada puncaknya. Lewat penyaringan uji kemampuan sekaligus vote yang dilakukan selama kompetisi, Ale Funky hadir sebagai juara pertama kompetisi ini, diikuti dengan Bima WP sebagai juara ke-dua dan Aji pada posisi ke-tiga. Ketiga gitaris ini unjuk kebolehan di atas panggung SGA 2016 sekaligus bakal menerima penghargaan plus kenang-kenangan karena prestasi mereka.

Meski ngaret sekitar 30 menit, panggung acara SGA 2016 tetap dikerubungi massa yang penasaran dengan acara ini. Beberapa band local heroes asal Bekasi menjadi pemanasan sebelum masuk ke acara inti. Gitaris-gitaris solo pun turut ramaikan panggung SGA 2016, di antaranya Dipta Rocket 88, Bay Guitaro, sampai Wiku Makara yang membawakan lagu hits masa kini “Kesempurnaan Cinta” dari Rizky Febian dengan aransemen gitar gubahannya. Berhubung sebagian penonton merupakan pengunjung mal yang sedang lalu lalang lantas hinggap di hadapan panggung, kumandang melodi gitar lagu tersebut cukup mengundang perhatian mereka. Bagaimana tidak, itu lagu yang sangat familiar!

Beberapa peserta SGC 2015 pun turut hadir membawakan lagu di atas panggung. Donny, Faisal, Adli Noor dan Ray turut merasakan panggung SGA 2016 yang lumayan besar itu. Asal tau saja, dekor panggung ini juga jadi bagian menarik dari acara. Berhubung SGA 2016 ini hajatan besar para gitaris, beberapa ampli berbeda berderet di atas panggung. Selain itu, ada pula gitar elektrik raksasa lengkap dengan senarnya sebagai latar. Yah… walaupun bukan gitar betulan dan terbuat dari bahan yang bukan kayu dan komponen listrik lainnya, gitar ini cukup eye catchy.

Sebelum break magrib, Juara 3 SGC 2015 Aji Agustian asal Solo hadir membawakan lagu gubahannya di atas panggung. Ia tidak memakai gitar merah muda mininya di sana, melainkan gitar merah dengan ukuran sewajarnya. Aji membawakan dua lagu yang salah satunya merupakan kunci yang membuatnya menang di rangkaian SGC 2015. “Saya cukup bangga bisa jadi juara ke-tiga. Gitaris-gitaris lainnya juga punya skill yang bagus dan mampu bersaing di acara ini,” cetus Aji saat ditemui sehabis manggung.

Masih berlanjut setelah break, acara dilanjut dengan penampilan pengisi acara plus Juara 2 SGC 2015 Bima WP. Gitaris yang malam itu menggunakan sweater hoodie merah bermain sangat atraktif. Berjalan ke sana ke mari dan sesekali melompat. Sejak awal kompetisi SGC 2015, Bima memang menampilkan performa yang menarik mata sekaligus telinga.

Aksi yang tak kalah menarik adalah penampilan memukau dari Ale Funky, Juara 1 SGC 2015. Lelaki berambut pirang panjang dan berkacamata ini seperti biasa tampil dengan kostum maksimal. Kostum yang biasa dipakai Ale ini diakuinya terinspirasi dari vokalis Skidrow. “Tapi aku sedikit kembangkan dengan apa yang ada di otakku,” cetus Ale. Ia membawakan lagu yang membuatnya jadi Juara 1 SGC 2015, juga lagu cover “Gugur Bunga”. Aksi panggung Ale juga poin yang patut diberi tepuk tangan. Ia unjuk kebolehan dengan memainkan gitar dari belakang kepalanya.

Setelah aksi mereka selesai, ketiga juara ini kembali diajak ke atas panggung untuk penyerahan hadiah dan sertifikat. Mereka juga turut mengajak gitaris lainnya untuk mengikuti Supergitar Competition berikutnya. Juara tahun lalu Gavin Iedema pun turut hadir dan membawakan lagu, salah satunya dibawakan dengan Aji sang juara ke-tiga.

Ya, penampilan para juara SGC 2015 tidak berakhir sampai di situ saja. Selain Aji, Bima dan Ale juga terlibat dalam kolaborasi dengan para gitaris handal. Bima WP sempat berkolaborasi dengan gitaris Pupun Dudiyawan lewat lagu Bon Jovi “You Give Love A Bad Name”.  Ale Funky pun mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan John Paul Ivan dalam lagu "Six Sense". Kedua penampilan kolaborasi ini terbilang spesial, karena porsi bermain gitar mereka bisa dibilang cukup seimbang dengan kolaborator.

Panggung SGA 2016 pun turut dimeriahkan oleh Adrian Adioetomo, The SIGIT dan EdanE. Acara ditutup dengan sesi jamming bersama EdanE, Farri The SIGIT, John Paul Ivan, Adrian Adieotomo, Gavin Iedema dan para juara SGC 2015. Acara yang cukup panjang, menguras keringat, namun memuaskan telinga dan mata!

Foto: Aji Prasetya Hadi

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
31 views
superbuzz
31 views
superbuzz
31 views
superbuzz
31 views
superbuzz
31 views
superbuzz
31 views