Superorganism

Superorganism Memandang Internet dalam Karier Mereka

  • By: YAS
  • Kamis, 29 August 2019
  • 219 Views
  • 4 Likes
  • 0 Shares

Superorganism menjadi salah satu band fenomenal semenjak kemunculan mereka di tahun 2018. Grup elektronik pop ini seperti memberi bukti nyata bahwa internet memegang peranan penting dalam pergerakan dunia saat ini.
Delapan orang anggota Superorganism yang terdiri dari Orono Noguchi, Harry, Emily, Tucan, Robert Strange, Ruby, B dan Soul berasal dari negara yang berbeda-beda, dari Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia dan Selandia Baru. Mereka pertama kali bertemu di sebuah forum musik internasional, sebelum akhirnya memutuskan berjalan bersama sebagai sebuah unit musik yang serius.

Dengan latar belakang yang cukup berbeda dari band-band lain, proses kreatif di balik Superorganism menjadi pertanyaan bagi banyak orang, terlebih mereka berangkat dari latar belakang budaya yang berbeda-beda. “Keberadaannya sangat penting dalam eksistensi kami,” ujar Soul saat ditanya tentang peran internet dalam karir mereka.

“Aku pikir itu berlaku untuk semua orang. Jika kamu berpikir tentang hal-hal yang telah membentuk kita semua secara budaya, mungkin itu semua dibentuk oleh internet dan akses mereka ke banyak hal. Aku ingat betul, dulu sewaktu aku masih kecil aku mencari CD Pixies kemana-mana dan tidak menemukannya, aku malah menemukannya di perpustakaan. Kemudian aku mem-burn semua lagunya. Sekarang, semua yang aku lakukan untuk Pixies saat itu, sudah tidak relevan lagi. Aku membicarakan Pixies di Korea Selatan, ya. Sekarang, bila kalian mendengarkan Superorganism, kali       an bisa menemukan Pixies. Untuk hal-hal seperti itu, internet memegang peranan penting di banyak hal,” Harry berpendapat.

Perihal latar belakang budaya yang beragam, para personil Superorganism memandang hal tersebut sebagai hal yang biasa saat ini. Menurut mereka, bermusik tidak memandang apapun, termasuk asal negara. Harry kembali mengemukakan pendapatnya. “Aku selalu berpikir bahwa perbedaan dan pengalaman budaya benar-benar positif bagi band seperti kami. Di satu sisi, kamu memiliki pengaruh dalam berbagai chal yang dapat dibawa ke meja yang sama.

Di saat bersamaan, kita telah tumbuh dengan pengaruh pemersatu yang aneh dari internet di mana kita memiliki semua titik referensi budaya yang sama dalam banyak hal, karena banyak hal mulai menyatukan orang-orang secara online. Selera humor dari internet juga mulai meresap sedemikian rupa sehingga kamu dapat bertemu seseorang di Meksiko, misalnya, dan merasa aneh karena mereka memiliki selera humor yang sama dengan kamu, karena merekmemiliki akses ke semua budaya yang sama. Aku pikir, band ini seperti itu.”

Tidak terlalu berbeda dengan Harry, Soul juga buka suara. “Terlepas dari apakah setiap orang berasal dari negara yang berbeda, batasan-batasan budaya menjadi semakin samar karena internet. Jadi, meski ada sedikit perbedaan, kini semua orang disatukan oleh internet.” “Ini adalah hal yang sama seperti perbedaan dalam hal usia atau negara asal, hal-hal ini agak aneh secara waktu dan globalisasi di internet. Ini adalah waktu yang sangat aneh bagi umat manusia karena hal-hal ini dulunya diperkuat - seperti dari mana kamu berasal dan berapa usia kamu - dan kini semua semakin gamblang,” tambah Harry lagi.

Superorganism sendiri dijadwalkan akan menyapa para penggemarnya di Indonesia untuk pertama kali. Mereka didapuk menjadi salah satu headliner di supermusic pada tanggal 1 September di Allianz Ecopark, Ancol, Jakarta.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
622 views
superbuzz
338 views
superbuzz
408 views
superbuzz
449 views
superbuzz
490 views
superbuzz
551 views