System of a Down Comeback: Rilis Single Baru Setelah 15 Tahun

System of a Down Comeback: Rilis Single Baru Setelah 15 Tahun

  • By:
  • Senin, 14 December 2020
  • 1456 Views
  • 1 Likes
  • 1 Shares

System of a Down kembali menyapa para penggemarnya dengan karya baru di tahun 2020. Unit veteran heavy metal asal California, Amerika Serikat, ini melepas dua single sekaligus pada 6 November lalu dengan judul Genocidal Humanoidz dan Protect the Land.

Semakin terasa spesial karena ini merupakan karya paling mutakhir dari System of a Down setelah terakhir merilis karya baru pada 2005. Saat itu, System of a Down merilis album studio kelima mereka dengan tajuk Hypnotize.

Dua lagu ini juga sekaligus menjadi pertama kalinya bagi System of a Down untuk merilis single baru setelah lagu Lonely Day pada 2006 silam. Tak pelak karya-karya ini pun menjadi pelepas dahaga bagi para penggemar System of a Down.

Protect the Land dan Genocidal Humanoidz fokus pada tema tentang peperangan dan kekerasan yang masih sering terjadi di dunia. Protect the Land ditulis oleh gitaris System of a Down, Daron Malakian, pada 2018. Lagu ini merupakan gambaran dari peperangan yang pecah antara Armenia, Artsakh, dan Azerbaijan karena sengketa wilayah.

Kebetulan kakek dari vokalis System of a Down, Serj Tankian, selamat dari peristiwa Genosida Armenia pada 1915. Dalam menunjukkan kepeduliannya akan dampak peperangan ini, Tankian menyumbangkan 250 ribu dolar AS kepada dana amal Armenia dan berpartisipasi dalam konser virtual penggalangan dana pada Oktober lalu bertajuk Rock for Artsakh.

Pada awal pengerjaan single ini, semua personel System of a Down bekerja dari tempat terpisah. Sebelum akhirnya memulai rekaman bersama di studio pada 11 Oktober 2020. Dalam keterangan di situs resmi System of a Down, mereka berharap para penggemar bisa mengambil pesan dari single baru tersebut.

Sama seperti Protect the Land, single Genocidal Humanoidz ditulis oleh Daron Malakian beberapa tahun lalu. Waktu penggarapan single ini berbarengan single Protect the Land. Juga memiliki tema yang sama yaitu tentang peperangan dan pelanggaran hak asasi manusia.

"Kami sangat berterima kasih atas dukungan Anda yang luar biasa atas kampanye kami untuk rakyat Artsakh, dan untuk menyumbang dana kepada mereka yang sangat membutuhkan melalui Armenia Fund. Karena Anda, kami bisa membantu warga sipil terlantar, tua dan muda, yang terkena dampak kejahatan perang mengerikan yang dilakukan terhadap Artsakh oleh Azerbaijan dan Turki. Mohon luangkan beberapa menit untuk melihat lebih dekat dan memahami mengapa kami bersama-sama merilis "Protect The Land" dan "Genocidal Humanoidz." Bagi kami berempat, sangat penting untuk membagikan kebenaran ini dengan Anda. Itu untuk nenek moyang kita, budaya kita, dan bangsa kita. Bantu kami menyebarkan pesan," tulis System of Down.

"Kami sebagai System of a Down baru saja merilis musik baru untuk pertama kalinya dalam 15 tahun. Saatnya melakukan ini sekarang, karena bersama-sama, kita berempat memiliki sesuatu yang sangat penting untuk dikatakan sebagai suara yang bersatu. Kedua lagu ini, "Protect The Land" dan "Genocidal Humanoidz", keduanya berbicara tentang perang yang mengerikan dan serius yang sedang dilakukan di tanah air budaya kita di Artsakh dan Armenia."

"System of a Down bangga bisa berbagi lagu-lagu ini dengan Anda dan berharap Anda bisa menikmatinya. Lebih lanjut, kami mendorong Anda untuk membaca terus untuk mempelajari lebih lanjut tentang asal-usulnya dan begitu Anda melakukannya, semoga Anda terinspirasi untuk berbicara tentang ketidakadilan yang mengerikan dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di sana sekarang. Yang paling penting dan mendesak, kami dengan rendah hati memohon Anda untuk menyumbang, dalam jumlah kecil atau besar untuk membantu mereka yang terkena dampak negatif dengan laporan kejahatan terhadap kemanusiaan yang terus berkembang."

"Pada 27 September, pasukan gabungan Azerbaijan dan Turki (bersama dengan teroris ISIS dari Suriah) menyerang Republik Nagorno-Karabakh, yang kami sebagai orang Armenia menyebutnya Artsakh. Selama sebulan terakhir, warga sipil tua dan muda pada siang dan malam disuguhkan pemandangan dan suara serangan roket yang mengerikan, bom yang jatuh, rudal, drone, dan serangan teroris. Mereka harus mencari perlindungan di tempat penampungan sementara, mencoba menghindari jatuhnya bom cluster terlarang yang menghujani jalan dan rumah, rumah sakit, dan tempat ibadah mereka. Penyerangan mereka telah membakar hutan dan satwa liar yang terancam punah dengan menggunakan fosfor putih, senjata terlarang lainnya."

"Ada kebutuhan mendesak bagi warga dunia untuk mendesak pemerintah masing-masing agar tidak hanya mengutuk tindakan para diktator licik ini, tetapi juga mendesak para pemimpin dunia bertindak dengan mendesak untuk membawa perdamaian ke kawasan tersebut dan secara sah mengakui Artsakh sebagai negara merdeka."

"Kami menyadari bahwa bagi banyak dari Anda, ada cara yang lebih nyaman untuk mendengarkan musik, jadi harap pertimbangkan kesempatan untuk mengunduh lagu-lagu ini sebagai tindakan amal di atas segalanya. Pikirkan daftar harga untuk unduhan lagu ini sebagai sumbangan minimum, dan jika Anda memiliki kemampuan dan dapat lebih bermurah hati dengan donasi Anda, setiap anggota System of a Down akan lebih bersyukur atas kebaikan Anda. Royalti band dari inisiatif ini akan disumbangkan ke Armenia Fund, sebuah organisasi amal yang berbasis di AS yang berperan dalam menyediakan mereka yang membutuhkan di Artsakh dan Armenia dengan persediaan yang dibutuhkan untuk kelangsungan hidup dasar mereka."

Musik dan lirik bisa berbicara dengan cara mereka sendiri. Sementara System of a Down membutuhkan Anda untuk berbicara lantang tentang Artsakh."

System of a Down berdiri pada 1994 yang saat ini formasi bandnya tidak banyak berubah. System of a Down digawangi oleh Serj Tankian (lead vocals, keyboards), Daron Malakian (guitar, vocals), Shavo Odadjian (bass, backing vocals), dan John Dolmayan (drums), yang menggantikan drummer asli System of a Down Andy Khachaturian pada 1997.

Selama lebih dari dua dekade berkarier di skena heavy metal, System of a Down sudah merilis lima album studio. Album pertama System of a Down dilepas ke pasaran pada 1998 dengan tajuk System of a Down, disusul album studio kedua dengan tajuk Toxicity pada 2001.

System of a Down merilis album studio ketiga pada 2002 dengan tajuk Steal This Album!, disusul album keempat bertajuk Mezmerize pada 2005, serta album Hypnotize yang juga rilis di tahun yang sama.

0 COMMENTS