Tahun 2017, Musisi dan Band AS Hanya Kantongi 12% Keuntungan Industri Musik

  • By: NTP
  • Jumat, 17 August 2018
  • 713 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Dilansir dari laporan Putting The Band Back Together dari Citigroup, musisi dan band ternyata hanya menerima 12% dari keuntungan US$43 milyar di Amerika Serikat tahun lalu.

Hasil ini berkaitan dengan laporan RIAA yang menyatakan langganan layanan streaming musik pada 2017 menghasilkan keuntungan terbesar di industri musik sejak 2008 sebesar US$8,7 milyar.

Penelitian Citigroup menyatakan sebagian besar keuntungan diraup oleh tangan kedua seperti perusahaan IT, stasiun radio dan label rekaman. Laporan ini juga menyatakan angka 12% lebih besar ketimbang pencapaian di tahun-tahun sebelumnya, contohnya di tahun 2000 hanya mencapai 7%.

Peningkatan ini ditunjang oleh lonjakan bisnis konser dan musisi/band yang merilis musik tanpa perantara label. Kini, tur dan konser menjadi sumber pendapatan musisi dan band. Strategi ini, menurut laporan tersebut hanya menyumbang pendapatan bagi musisi dan band sebesar US$5 milyar.

Pada penelitian tersebut, Citigroup juga menyusun tiga strategi besar agar keuntungan dapat mencapai musisi dan band.

Pertama adalah integrasi vertikal antarbisnis, seperti merger antara promotor konser dengan layanan musik digital. Kedua, integrasi horizontal, yaitu merger antarlayanan musik digital atau platform distribusi musik digital. Terakhir, adalah integrasi vertikal organik, yaitu terjunnya perusahan layanan musik ke industri label rekaman.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
842 views
superbuzz
2116 views
superbuzz
1661 views