Tame Impala Resmi Tayangkan Film Pendek Perjalanan Rekaman Album Perdana

Tame Impala Resmi Tayangkan Film Pendek Perjalanan Rekaman Album Perdana

  • By:
  • Rabu, 21 April 2021
  • 43 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Bisa dibilang, rilisnya album InnerSpeaker di tahun 2010 merupakan titik awal perjalanan karier musik Tame Impala untuk dapat meraih perhatian penikmat musik di ranah mainstream. Tentu saja dengan kehadiran InnerSpeaker, Tame Impala merasakan banyak sekali pengalaman dan memori yang tidak terlupakan. Untuk membagikan momen tersebut, Tame Impala baru saja mengumumkan bahwa proyek musik milik Kevin Parker tersebut akan merilis film pendek berjudul InnerSpeaker Memories. Film pendek tersebut secara garis besar menangkap berbagai aktivitas maupun kejadian lainnya yang belum pernah diangkat secara publik terkait apa yang dilakukan oleh Kevin Parker di dalam masa rekaman album perdana milik Tame Impala.

Film pendek InnerSpeaker Memories dari Tame Impala ini memiliki durasi selama 15 menit dan direkam oleh Matt Sav dan penyuntingan gambar dilakukan oleh Alex Haygarth. Salah satu momen yang cukup menarik dalam InnerSpeaker Memories hadir ketika Kevin Parker mengisi drum solo selama 30 detik. Banyak penikmat musik mengetahui bahwa Kevin Parker memang seorang multi instrumentalist, namun kemampuan bermusiknya yang bisa dibilang brilian memang masih kurang diakui oleh orang banyak. Dalam video berdurasi 15 menit tersebut juga terlihat bahwa proses rekaman InnerSpeaker dilakukan oleh Tame Impala di sebuah rumah atau villa yang berlokasi di Injidup, Australia bagian barat. Tayangnya film pendek InnerSpeaker Memories juga bertepatan dengan perayaan 10 tahun rilisnya album perdana Tame Impala. 

Selain dengan merilis film pendek, Tame Impala juga merayakan 10 tahun rilisnya album perdana dengan meluncurkan versi deluxe dari album InnerSpeaker secara resmi kepada para penggemarnya. Yang membedakan versi deluxe dan versi reguler yang dirilis di tahun 2010 ini secara musik adalah kehadiran treatment mixing yang berbeda, baik untuk lagu penuhnya maupun lagu instrumental yang hadir di dalam album perdana Tame Impala. Selain itu, Tame Impala juga memberikan memorabilia dalam bentuk sketsa kolase cover album, b-side rekaman jamming, serta booklet setebal 40 halaman bagi para penggemarnya yang membeli rilisan fisik versi deluxe dari InnerSpeaker.

Selain dianggap sebagai album terbaik di tahun 2010 oleh beberapa media dan kritikus musik mancanegara, InnerSpeaker juga merupakan proyek musik pertama yang dilakukan oleh Kevin Parker secara serius di bawah nama Tame Impala. Sebelumnya diketahui bahwa Kevin Parker lebih senang merilis lagu secara sporadis tanpa konsep secara utuh dan lahirnya album InnerSpeaker adalah wujud keseriusan dari Kevin Parker dalam bermusik di bawah moniker Tame Impala. Proses rekaman yang dilakukan secara mandiri oleh Kevin Parker untuk Tame Impala nyatanya bukan hal yang baru dilakukan olehnya. Kevin Parker mengakui bahwa dirinya sudah mulai merekam musik secara mandiri sejak umur 12 tahun. Meskipun di masa remaja Kevin Parker juga sempat bermusik dalam format band, dirinya pun tetap memutuskan untuk merekam musik secara mandiri. Proses rekaman yang dilakukan oleh Kevin Parker untuk Tame Impala dinilai memiliki tingkat kalkulasi yang tinggi dan presisi. 

Selain aspek teknis, proses rekaman Tame Impala juga dinilai sebagai hal yang cukup personal oleh Kevin Parker. Teman-teman Kevin Parker yang ikut bergabung di dalam Tame Impala mengakui bahwa mereka akan ikut serta ketika Kevin Parker membutuhkan sentuhan persona lain. Di luar itu, seluruh kendali musik Tame Impala berada di tangan Kevin Parker secara penuh. Sentuhan persona lain tersebut dapat terlihat dari album kedua yang dirilis oleh Tame Impala, Lonerism di tahun 2012. Meskipun seluruh proses rekaman Lonerism dilakukan sendiri oleh Kevin Parker, aspek mixing album tersebut didelegasikan kepada Dave Friedmann. Kevin Parker mengakui bahwa album keduanya memiliki konsep narasi dengan perspektif yang lebih luas meskipun tetap berisi lagu-lagu yang mewakili emosi dari Kevin Parker sendiri.

Tame Impala yang berdomisili di Australia juga beruntung karena dirinya berhasil mendapatkan izin untuk kembali melakukan konser seperti beberapa tahun lalu. Selama dua hari, yaitu pada tanggal 5 dan 6 Maret lalu, Tame Impala berhasil menggelar konser yang sukses terjual habis di Perth, Australia. Namun dalam konser tersebut ada hal yang berbeda dari penampilan Tame Impala. Akibat kedua anggotanya yang berada di luar negeri dan tidak dapat kembali ke Australia, Kevin Parker bersama Jay Watson dan Dominic Simper mau tidak mau harus menampilkan permainan Tame Impala di atas panggung dengan treatment khusus. Penampilan konser Tame Impala selama dua hari tersebut disajikan secara DJ set meskipun ada beberapa kesempatan Tame Impala juga menggunakan instrumen konvensional untuk melengkapi nuansa lagu-lagu yang dibawakan. Untuk penampilan tersebut juga, nama band Kevin Parker tersebut juga diganti dengan moniker Tame Impala Sound System.

Untuk rencana konser selanjutnya, Tame Impala menyatakan bahwa mereka siap untuk tampil kembali di atas panggung internasional. Salah satu festival musik yang akan disambangi oleh Tame Impala adalah Life Is Beautiful, sebuah festival musik yang terselenggara di Las Vegas. Selain Tame Impala, festival musik tersebut juga akan menghadirkan penampilan dari A$AP Rocky, Haim, Modest Mouse, Young Thug, Glass Animals, St. Vincent, Brittany Howard, Ashnikko, Yaeji, Billie Eilish, serta Green Day. Konsep panggung yang ditawarkan pada konser ini juga cukup unik. Panggung dari festival musik ini yang rencananya akan digelar pada bulan September mendatang akan mengisi 18 titik yang tersebar di dalam kota Las Vegas. 

Image courtesy of Christian Bertrand / Shutterstock

0 COMMENTS