tashoora

Tashoora Dukung Para Penyintas Lewat Single Baru

  • By: NND
  • Minggu, 15 March 2020
  • 223 Views
  • 3 Likes
  • 3 Shares

Usai pindah ke Jakarta, grup musik Jogja, Tashoora, yang digawangi oleh Danang Joedodarmo, Dita Permatas, Gusti Arirang, dan Ikhwan Hastanto, kembali dengan single terbarunya, "Sintas". Di permukaan, lagu ini menangkap kisah 'bangkitnya para penyintas konflik yang juga berkontribusi langsung pada kemanusiaan di sekitarnya," dikutip dari siaran pers.

"Sintas" resmi dirilis oleh Degub Detak Records, dan sudah bisa didengarkan melalui layanan streaming musik pada umumnya. Mudahnya, kalian bisa langsung mendengarkannya di sini:

Sebagai hasil kerja sama Tashoora dan Narasi, lagu ini disusun sebagai soundtrack resmi dari The Invisible Heroes--sebuah serial dokumenter garapan Narasi dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Paramadina. Tayang sejak 11 Maret 2020, serial ini adalah "rekam jejak perjuangan para penyintas konflik dalam menjalani hidup sehari-hari. Penyintas yang diangkat serial ini tidak terbatas hanya pada konflik perang saja, namun juga diskriminasi rasial, gender, kelas, bencana alam, body-shaming, hingga perundungan."

“Kami senang sekali bisa bergerak bersama Narasi dan PUSAD untuk mengawal isu-isu yang memang perlu diperjuangkan,” ujar Gusti Arirang.

Lagu baru ini digarap selama satu bulan, dan ditulis secara kolektif oleh seluruh personil Tashoora. Melaluinya, Tashoora berupaya membawa perspektif para penyintas ke hadapan publik, sekaligus juga menguatkan sesama mereka yang merasakan.

"Selain harus menghadapi trauma dan berdamai dengan diri sendiri, para penyintas juga berhadapan dengan masyarakat yang terjebak pada stigma-stigma yang merendahkan. Untuk menjadi lebih kuat kita harus berjalan bersama-sama, harus saling menguatkan,” sambung Danang.

Tidak lagi megolah karyanya secara mandiri, "Sintas" mendapuk Heston Prasetyo sebagai produsernya. “Prosesnya cepat. Awalnya ketemu Heston untuk bicara soal isu dan ide-ide, kemudian ditindaklanjuti dengan workshop dua kali. Langsung jadi, sepakat direkam,” jelas Dita.

Sebagai lagu pertama Tashoora di tahun 2020, "Sintas" juga menjadi sapaan pertama Ikhwan Hastanto yang baru bergabung sebagai personil baru. Awan, sebagaimana akrabnya dipanggil, melengkapi formasi Tashoora setelah sebelumnya sudah tujuh kali berganti formasi.

"(Lagu ini) secara harafiah berarti  bisa dan terus bertahan. Kata ini selain memang didapuk sebagai judul untuk menjelaskan peristiwa yang dialami penyintas konflik, juga kurang lebih menjelaskan perjalanan Tashoora dalam empat tahun terakhir," tutup Awan.

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
243 views
superbuzz
136 views
superbuzz
152 views