Tentang Mooner, Bintang Tamu ‘Supermusic Nextzone Live 360 Virtual Concert’

Tentang Mooner, Bintang Tamu ‘Supermusic Nextzone Live 360 Virtual Concert’

  • By:
  • Minggu, 6 June 2021
  • 228 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Membentuk band lain biasanya menjadi jalan yang ditempuh oleh musisi untuk memuaskan ego dalam bermusik, salah satu band yang hadir dari skenario ini adalah Mooner. Mereka adalah super grup asal Bandung yang dibentuk oleh empat sosok kenamaan di band sebelumnya.

Sosok yang akhirnya mewujudkan Mooner bisa terbentuk itu adalah Rektivianto Yoewono dari The Sigit (bass dan produser), Absar Lebeh dari The Slave (gitar), Marshella Safira dari Sarasvati (vokal), dan Prama Kusuma dari Sigmun (drum). Super grup ini awalnya berdiri dari jamming iseng antara Absar, Tama, dan Rekti yang sama-sama menyukai musik dan skateboard.

Ide membentuk unit heavy rock ini berawal dari keinginan Absar untuk menggarap musik latar bagi video skateboard miliknya. Ide ini berakar dari kedekatan Absar, Tama, dan Rekti dalam lingkungan musik dan skateboard. Riff-riff gitar yang dikerjakan Absar sehari-hari memicu keinginannya untuk membentuk kerangka tersebut menjadi lagu-lagu yang utuh. Gitar Absar pun kemudian disambut permainan bass Rekti dan hentakan drum Tama, yang akhirnya dibalut vokal Marshella.

Terbentuk di tahun 2015, Mooner barangkali memang 'pemain' baru di industri musik Tanah Air, namun hadirnya sosok-sosok tenar di dalamnya membikin Mooner punya waktu cukup cepat untuk mendapat atensi publik.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by O.M.Mooner (@moonermooner)

Nama Mooner kian dikenal setelah mereka merilis album debut bertajuk 'Tabiat' pada 2017 lalu. Album yang menjadi bukti kolaborasi apik para personel Mooner dalam bermusik itu dirilis melalui label Bhang Records milik Rekti Yoewono.

Memakan waktu satu tahun pengerjaan, album tersebut akhirnya lahir dengan formasi 12 lagu bernuansa heavy rock yang sangat mereka gemari, seperti album-album keluaran Vertigo Records (Black Sabbath, Magma, dan Thin Lizzy) dan warna psychedelic/hard rock Akarma Records (Blue Cheer, Atomic Rooster, dan Creedence Clearwater Revival), juga grup lokal legendaris seperti AKA dan Panbers.

Proses pembuatan album Tabiat sendiri dimulai oleh Absar dengan mengubah sebagian besar musik menggunakan gitar. Meskipun kental dengan nuansa stoner rock ala The Slave, Absar juga memperkaya nada dalam riff ciptaannya dengan nuansa yang ketimuran.

Hal lain yang membedakan Mooner dengan The Sigit atau band orisinil para personelnya adalah nuansa lokal yang lebih menonjol. Ini dibuktikan dengan Rekti yang meninggalkan kebiasaannya menggunakan lirik Bahasa Inggris yang sering dilakukannya di The Sigit.

Setelah Tabiat, Mooner merilis album keduanya bertajuk O.M yang diakui mereka berbeda dari biasanya pada 2018 lalu.

Berbeda dengan album sebelumnya, kali ini Rekti, Absar, Tama, dan Marshella seolah mencoba lepas dari zona nyaman mereka.

Jika di album Tabiat Rekti dkk kentara mengusung stoner rock, kini di album sophomore bertitel O.M. itu Mooner mengeksplorasi sound-sound eksotis yang terinspirasi dari musik orkes melayu, rock 70-an seperti AKA dan Panbers, serta sentuhan musik timur tengah.

“Jika 'Tabiat' terasa sangat dekat dengan kesan musik stoner rock dan cenderung mudah disukai oleh mereka yang gemar head banging, 'O.M.' merupakan semacam antitesis dari kecenderungan tersebut,” tulis mereka dikutip dari siaran pers yang diterima SUPERMUSIC.

“Judul album ini secara tidak langsung mengindikasikan inspirasi utama. Dengan meminjam konteks musikal maupun tematis yang melekat pada kata O.M., mereka mengacak-acak komposisi yang biasa digunakan oleh grup musik orkes melayu dan mengkonstruksi ulang pri-bahasa Indonesia menjadi lirik yang menggelitik hati.”

Wujud dari eksplorasi bermusik yang berbeda ini bisa terlihat di video musik teraktual Mooner untuk lagu "Kama". Dirilis pada Juni 2020, alih-alih melihat para personel Mooner tampil sangar, justru mereka tampil sebaliknya. hella memakai wig warna pink, Absar bertelanjang dada, Rekti joget-joget gak jelas (well, hampir semuanya sih joget gak jelas), dan Tama mengenakan kacamata dengan kaca lensa hanya di satu sisi saja. 

Intinya, album kedua Mooner menjadi gambaran berbeda dari album debut mereka. Meski begitu, Mooner tetap bisa memberikan ciri khas yang bakal dengan mudah dikenali oleh para penggemar mereka.

Nah, cukup lama tak terdengar tampil akibat pandemi COVID-19 yang melanda, Mooner bakal kembali hadir menyapa para penggemar musik Tanah Air di acara SUPERMUSIC NEXTZONE360 Virtual Concert pada Jumat, 11 Juni 2021 pukul 20.00 WIB.

Pada edisi kedua ini, Supermusic Nextzone 360 Virtual Concert akan menyuguhkan set panggung yang dikemas sedemikian rupa guna memberi pengalaman tak terlupakan bagi para penonton. Seperti permainan lampu dan instalasi yang mempresentasikan dua warna rock yang berbeda dari Mooner dengan musik stoner-rock khasnya.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by SUPERMUSIC (@supermusic_id)

Selain Mooner, pentas ini juga akan dimeriahkan oleh Black Horses yang punya nuansa musik psychedelic rock. Mooner dan Black Horses akan tampil di dua set panggung yang menggambarkan dua dunia yang berbeda dengan mengangkat tema Singular Connection. Kemegahan juga akan tersaji dengan balutan permainan lampu dan art installation yang diusung dengan era modern mempresentasikan dua warna rock berbeda tetapi terhubung satu dengan yang lainnya dari segi musikalitas dan karakteristik band tersebut

Supermusic Nextzone Live 360 Virtual Concert menyuguhkan 2 mode menonton yaitu regular concert dan 360 virtual concert. Mode regular concert bisa diakses dan ditonton langsung melalui website www.supermusic.id secara gratis! Sementara mode 360 virtual concert bisa didapatkan melalui pembelian merchandise di Superstore Official di berbagai e-commerce seperti Blibli.com, Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Lazada. Dengan pembelian merchandise minimal Rp 100.000, penonton bisa mendapat akses menonton mode 360 virtual concert yang dijamin lebih nyata, intim, dan seru.

Para pembeli merchandise di Superstore Official juga memiliki peluang untuk bisa mengikuti sesi virtual meet & greet via Zoom yang akan disiarkan langsung pada saat live streaming nanti. Ada 3 orang beruntung akan dipilih dan berpeluang besar untuk mendapatkan exclusive merchandise tambahan dari Supermusic. Kesempatan ini hanya berlaku untuk pembelian merchandise selama periode 1 hingga 10 Juni 2021.

Selain itu, ikuti juga info terbaru seputar Supermusic Nextzone Live 360 Virtual Concert dan kuis seru hanya di akun instagram @Supermusic_ID pada tanggal 1 hingga 10 Juni 2021. Buat mereka yang beruntung, bisa mendapatkan hadiah exclusive merchandise, link akses 360 Virtual Concert, serta terpilih menjadi 3 orang peserta virtual meet & greet via Zoom buat ngobrol langsung dengan Mooner dan Black Horses! Tentunya dengan mentaati protokol kesehatan yang berlaku.

 

Image source: Instagram/Mooner

0 COMMENTS