Universal Studio

Terbongkarnya Rahasia Universal Music Tentang Terbakarnya Gudang Arsip Satu Dekade Lalu

  • By: NND
  • Sabtu, 15 June 2019
  • 581 Views
  • 5 Likes
  • 0 Shares

Baru-baru ini, New York Times telah memberitakan bahwa ribuan rekaman asli, atau master tapes milik musisi kenamaan seperti Louis Armstong, Janet Jackson, Tupac, Nirvana, Guns N’ Roses, dan Nine Inch Nails telah rusak ketika Universal Studio dilanda kebakaran pada tahun 2008 lalu.

Meski kebakaran itu bukanlah rahasia, tapi kerugian-kerugian berbentuk master tapes inilah yang dirahasiakan oleh pihak Universal. Tidak sekedar dari publik, bahkan artis dan musisinya pun juga tak mengetahui kehancuran master tapes karya mereka.

Namun, naiknya artikel terkait telah mendorong sejumlah musisi untuk angkat bicara dan bertindak, serta menuntut keadilan dalam menyikapi perahasiaan kerugian tersebut dari mereka. Unit hip-hop veteran, The Roots juga menjadi salah satu korban yang kehilangan master tapes-nya dalam kebakaran tersebut; dan Questlove, sang frontman/drummer, turut angkat bicara.

Steely Dan juga menjadi korban, sehingga manager-nya, Irving Azoff mengeluarkan pernyataan dari pihak band kepada majalah Variety.

"Kita telah menyadari hilangnya materi orisinal dari Steely Dan untuk waktu yang cukup lama. Kita tidak pernah diberi penjelasan mumpuni terkait permasalahan ini. Mungkin mereka ikut terbakar di kebakaran tersebut, apapun kasusnya, ini adalah sebuah kerugian yang mendalam," jelasnya.

Hole juga demikian, sehabis diraih oleh pihak Pitchfork untuk keterangan mereka, pihak band tersebut menyatakan bahwa mereka tidak pernah sadar akan kerugian tersebut "hingga tadi pagi".

Kembali ke hip-hop, Eminem dan perwakilannya menyatakan bahwa beberapa bulan sebelum kebakaran tersebut terjadi, master tapes miliknya sudah didigitalisasi sehingga kebakaran arsip Universal Music tidak terlalu berpengaruh.

Variety kembali melansir bahwa Universal Music Group bertentangan dengan apa yang ditulis oleh New York Times. Menurut pernyataan yang dilepas oleh perusahaan tersebut, artikel yang terkait berisikan "sejumlah ketidaktepatan fakta, pernyataan yang mengecoh, dan kontradiksi serta kesalahpahaman fatal terkait pengaruh kejadian tersebut terhadap para aset".

"Pengawetan musik adalah prioritas tertinggi kita, dan kita bangga atas track record kita dalam perihal tersebut," tulis Universal.

"Meskipun memang ada beberapa halangan yang menyebabkan kita tidak bisa menjelaskan detail dari kebakaran tersebut kepada publik, kebakaran tersebut--meski sangat disesalkan--tidak pernah berimplikasi kepada ketersediaan musik yang secara komersil dirilis, ataupun kepada kompensasi untuk para artis yang merugi."

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
1057 views