Terinspirasi dari Istri Tercinta, Barry Likumahuwa Rilis Single “Nona Manis”

Terinspirasi dari Istri Tercinta, Barry Likumahuwa Rilis Single “Nona Manis”

  • By:
  • Senin, 1 March 2021
  • 226 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Barry Likumahuwa merupakan salah satu musisi jazz Tanah Air yang kiprah dan karyanya selalu dinanti-nanti oleh penggemar musik jazz Indonesia. Bass merupakan instrumen musik andalannya dalam bermain jazz. Bahkan nama Barry Likumahuwa digadang sebagai salah satu bass heroes di Indonesia. Pertama kali merilis album solo di tahun 2008, saat ini Barry Likumahuwa masih aktif bermusik dan membuktikannya dengan merilis sebuah single berjudul Nona Manis pada 5 februari lalu melalui platform musik streaming.

Single baru dari Barry Likumahuwa berjudul Nona Manis ini juga turut mempersembahkan kolaborasi dari Prof. D, Rascals, dan Matthew Sayersz. Inspirasi lagu Nona Manis ini datang dari sosok Adinda Shalahita yang merupakan istri dari Barry Likumahuwa yang mendapatkan panggilan sayang “nona manis” dari musisi jazz tersebut sejak awal mereka bersama. Panggilan sayang yang ditujukan oleh Barry Likumahuwa kepada sang istri juga merupakan terminologi umum yang berasal dari bahasa Maluku yang berarti “gadis cantik”. 

Mencoba untuk memaksimalkan kesan berbeda dalam balutan funk jazz pada lagu terbarunya. Barry Likumahuwa mengajak Prof. D yang merupakan seorang produser musik hip hop untuk menggawangi proyek single Nona Manis ini. Kehadiran Prof. D sebagai produser terbilang jadi salah satu momen yang jarang terjadi dalam penggarapan musik Barry Likumahuwa. Pasalnya, Barry Likumahuwa dikenal gemar untuk meramu beat dan komposisi musik lainnya secara mandiri pada proses produksi lagu-lagu yang telah dirilisnya. Namun kali ini, Barry Likumahuwa memercayakan peran tersebut kepada Prof. D. 

Selain itu, Prof. D juga mengundang Rascals, duo rap muda penuh potensi untuk dapat membuat lagu baru Barry Likumahuwa jadi lebih dinamis. Rascals memiliki karakteristik hip hop dengan rima unik yang disajikan melalui paduan bahasa Indonesia, Inggris, serta sedikit logat Ambon. Rascals juga sempat memiliki karya yang cukup populer di ranah digital beberapa tahun ke belakang. Dua buah karya Rascals, Papuy dan Gue Kece berhasil meraih 2 juta views di Youtube sejak beberapa tahun ke belakang.

Prof D. mencoba untuk merancang nuansa yang berbeda dari lagu-lagu karya Barry Likumahuwa sebelumnya. Kali ini sang produser mencoba untuk menghadirkan vibe hip hop era 1990-an pada lagu Nona Manis ini. Barry Likumahuwa juga mengakui bahwa gaya bermusik yang terangkum pada lagu Nona Manis ini banyak dipengaruhi oleh musisi-musisi hip hop di era tersebut, seperti 2pac, Skee Lo, Dr. Dre, dan masih banyak lainnya.

Proyek single Nona Manis juga menghadirkan reuni bagi Barry Likumahuwa dan salah satu kolaboratornya di grup musik yang didirikannya Barry Likumahuwa Project (BLP). Sosok tersebut adalah Matthew Sayersz. Dalam lagu Nona Manis, Matthew Sayersz menyumbang suara emasnya dalam menghadirkan kesan manis untuk lagu yang terinspirasi dari istri Barry Likumahuwa ini. Menurut Barry Likumahuwa sendiri, kualitas vokal dari Matthew Sayersz hingga saat ini masih belum ada yang bisa menandingi. Atas dasar itu juga Barry Likumahuwa memercayakan departemen vokal pada kolaboratornya di era Barry Likumahuwa Project tersebut.

Untuk menghadirkan kesan budaya Maluku yang kental, Barry Likumahuwa tidak hanya menghadirkan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat Ambon. Sang musisi jazz ini juga menghadirkan unsur alat musik Tifa. Tifa merupakan alat musik khas Maluku dan untuk lagu Nona Manis, Barry Likumahuwa mempercayakan permainan alat musik tersebut kepada George Tanasale. Melalui lagu Nona Manis ini Barry Likumahuwa juga ingin kembali menggali akar budaya Maluku yang mengalir di dalam darahnya. Semenjak kepergian ayahnya, Benny Likumahuwa, Barry mencoba untuk menghadirkan karya-karya yang dapat merepresentasikan budaya asalnya sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah yang sejak kecil telah memberikan pemahaman mendalam tentang budaya Maluku kepada dirinya.

Image courtesy of Barry Likumahuwa

0 COMMENTS