Toge ‘NOXA’ Skena Grindcore Indonesia Juga Butuh Regenerasi

  • By: LS
  • Kamis, 19 November 2015
  • 4322 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Skena musik metal di Indonesia memiliki berbagai warna dan tentu grindcore merupakan satu di dalamnya. Sebagai band yang menghidupi grindcore, Noxa menjadi pembuka jalan bagi band-band grindcore generasi muda untuk melakukan regenerasi. Kenapa butuh regenerasi? Vokalis Noxa Tonny Christian Pangemanan aka Toge mengungkapkan, ada tantangan yang harus dihadapi para penggawa musik genre ini di Indonesia. Memang harus ada bibit-bibit muda dari skena musik grindcore. Kita cuma membuka jalan doang, mudah-mudahan mereka bisa lebih hebat dari kita,” cetus Tonny.

Menurut Tonny, penikmat musik metal di Indonesia kebanyakan menyukai musik death metal ketimbang sub-genre metal lainnya. Berangkat dari hal tersebut, Tonny merasa harus ada regenerasi dalam skena musik ini. Tonny mengungkapkan, “Jelas harus ada regenerasi di skena musik ini, karena grindcore enggak kayak genre musik yang lain. Hampir 80 persen anak metal di Indonesia lebih suka ke death metal dibandingkan sama grindcore”.

Yeah, tentu saja ada generasi muda yang bisa saja melakukan hal ini. Tonny menyebutkan beberapa nama band grindcore yang menurutnya cukup berkualitas. “Ada Tyranny (Bekasi), Deadly Weapon (Yogyakarta), Ancaman (Bekasi), banyak band grindcore yang bagus di Indonesia. Sebenarnya kita juga enggak tua-tua amat sih, cuma udah kepala empat aja,” ujar Tonny sembari tertawa.

Kembali lagi kepada mereka-mereka yang sedang merintis dan menjalani kegiatan bermusik di ranah grindcore. Mau atau tidak, niat atau tidak. “Semua tergantung dari band-nya, dia mau maju atau enggak. Terus jangan suka ngomongin band lain juga, udah enggak jaman. Kalau mau ngomongin band lain juga, simpan buat pribadi aja,” ungkap Tonny.

Foto: Lukman Anugerah

0 COMMENTS

Info Terkait

superbuzz
339 views
superbuzz
290 views
superbuzz
3784 views