Trio Black Metal Buas, Watain, Siap Luncurkan Album Terbaru pada Januari 2018

  • By: NTP
  • Jumat, 4 August 2017
  • 2671 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Watain dikabarkan akan merilis album terbaru pada Januari mendatang melalui Season Of Mist. Hingga kini, album keenam tersebut belum memiliki judul. Trio black metal asal Swedia ini terakhir kali merilis album pada tahun 2013, yaitu The Wild Hunt.

Tak hanya merilis album baru, Watain juga menggelar tur pendek di benua Eropa untuk menyambut peluncuran album tersebut. Mereka akan memulai rangkaian tur ini dengan lima penampilan di Stockholm, Swedia pada 5 Januari dan berakhir pada 13 Januari di Paris, Prancis.

[bacajuga]

Pada wawancara dengan Metal As Fuck tahun 2015, Erik Danielsson (vokal) menyatakan bahwa tiap materi album Watain akan berbeda dan terus berkembang. Danielsson juga menyampaikan pendapatnya tentang gaya orthodox black metal.

“Orthodox black metal adalah istilah untuk beberapa band khusus yang aktif di awal millenium baru, dan setahu saya, sejak saat itu istilah ini kerap disalahgunakan dan didiskreditkan oleh orang-orang bodoh. Maka, kami sudah berhenti menggunakan istilah itu sejak beberapa tahun yang lalu, khususnya ketika kami berbicara soal Watain,” jelas Danielsson.

“Kami telah melanggar ‘aturan’ dan melabrak batas lewat album The Wild Hunt. Hal ini adalah salah satu tujuan utama band ini, walaupun saya tidak melihat langkah ini menuju suatu tujuan tertentu.”

“Perkembangan Watain mencerminkan perubahan di jalur yang kami tempuh, baik eksternal maupun internal. Saat kami mengerjakan The Wild Hunt, lingkungan kami begitu tegang, khidmat, dan mengubah jalan hidup kami. Jika sekarang kami tengah mengerjakan album, saya pikir album itu akan terdengar berbeda. Setiap album kami terdengar berbeda dibanding pendahulunya,” jelas Danielsson.

Ia menganggap materi The Wild Hunt perlahan berubah tiap kali Watain tampil selama beberapa tahun terakhir. Menurut Danielsson, materi The Wild Hunt berevolusi, semakin berkarakter, lugas dan ‘berbisa’. Bagi Danielsson, proses ini sangat menguntungkan.

“Buat saya, menulis lagu untuk Watain sama dengan melepas sesuatu. Proses rekaman di studio merepresentasikan kelahirannya, sementara memainkan lagu-lagu itu di panggung adalah proses kehidupannya. Lagu-lagu ini diisi dengan kekuatan yang telah kami himpun selama bertahun-tahun. Mereka yang sudah mendengarkan dan menonton Watain akan paham maksud saya,” tutup Danielsson.

 

0 COMMENTS