Tyler, The Creator dan Brent Faiyaz Collab di Single “Gravity”

Tyler, The Creator dan Brent Faiyaz Collab di Single “Gravity”

  • By:
  • Jumat, 26 February 2021
  • 183 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Rapper yang belakangan ini tengah naik daun, Tyler, The Creator menghadirkan karya baru di awal tahun 2021. Tyler, The Creator digandeng oleh sesama penyanyi Amerika Serikat, Brent Faiyaz, dalam sebuah single kolaborasi.

Single kolaborasi Tyler, The Creator dengan Brent ini diberi judul Gravity yang rilis pada 29 Januari 2021. Lagu tersebut diproduseri oleh DJ Dahi yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Drake dan Vampire Weekend.

Sebelumnya DJ Dahi juga memproduseri Tyler, The Creator dalam single kolaborasi bersama Channel Tres berjudul fuego. Adapun, ini adalah pertama kalinya Tyler, The Creator dan Faiyaz bekerja sama dan lagu tersebut juga menjadi lagu pertama Tyler, The Creator di tahun 2021.

Gravity adalah trek rap ritmis yang menggabungkan vokal luar biasa Faiyaz dengan ketukan yang menarik. Tyler, The Creator masuk ke dalam trek dengan bakat rapnya yang brilian untuk mengikuti lirik Faiyaz.

“It’s too much to be your boyfriend, too much/ And you ain’t making this much easier”. Begitu pengalan lirik lagu ini di mana Faiyaz membahas kekasih dan masalah saat ini yang mereka hadapi.

Tyler kemudian menyusul lirik tersebut dengan rapnya, “Hard to be down to Earth, when you nestin’ on Mars/ You comment on how I move, too much space to assume (Keep sayin’ shit)/ But I’ma tell you the truth, shit.”

Selain disibukkan dengan proyek kolaborasi, Tyler, The Creator juga banyak diberitakan sebagai pengisi acara di berbagai festival musik. Tyler, The Creator telah dikonfirmasi sebagai bintang utama Longitude Festival musim panas ini. Tyler, The Creator akan tampil di Weekender Dublin pada 3 Juli bersama Kendrick Lamar dan A$AP Rocky.

Tyler, The Creator juga dijadwalkan tampil di Primavera Sound Festival, NOS Primavera Sound Porto dan Roskilde pada tahun ini.

Tentang Tyler, The Creator si Ikon Rapper Nyentrik Masa Kini

Sebagai salah satu nama yang paling segar untuk muncul dari kancah hip-hop di era akhir 2000-an adalah Tyler, The Creator. Maju sebagai rapper, produser, dan founding member dari kolektif Odd Future, Tyler, The Creator dikenal sebagai seorang musisi yang menyalurkan karya-karya rap alternatif “baru” bersama dengan crew-nya yang sejalan secara estetika.

Darinya, Tyler, The Creator pun mampu menggiring karya kolektif mereka menjadi sebuah produk mainstream baru yang diterima oleh banyak kalangan.

Dimulai dari beberapa materi seperti album Earl (2010) milik rapper Earl Sweatshirt, The OF Tape, Vol. 2 (2012) milik Odd Future, hingga Channel Orange (2012) milik Frank Ocean yang berhasil menyabet Grammy; Tyler, The Creator turut terlibat dalam semua itu, menampilkan kebolehannya sebagai seorang musisi yang berkualitas, baik di balik studio sebagai produser, maupun di depan mic sebagai rapper.

Dalam karier solonya, sudah ada lima album yang menghiasi diskografi pemuda kelahiran tahun 1991 ini, yang memaparkan perubahan dari seorang rapper yang “kasar” dan berantakan, menjadi sosok yang lebih charming dan berakhlak. Namun, tak jarang pula karyanya mampu meleburkan semua batasan-batasan ekstrem tersebut. Semua album solo Tyler, The Creator mendarat dalam Top Five tangga lagu Billboard Top 200. Bahkan, yang terbaru darinya, yakni album IGOR (2019), menjadi album kedua miliknya untuk memenangkan penghargaan Grammy.

Bernama asli Tyler Okonma, ia lahir dan besar di Los Angeles County, lalu membagi waktu kecilnya di Ladera Heights dan Hawthorne. Namanya pertama kali beredar dalam sirkuit kreatif saat The Los Angeles Times membahasnya sebagai seorang remaja berusia 16 tahun yang gemar skateboard, musik, dan fashion. Di masa-masa itulah Tyler mulai bermusik bersama para anggota inti Odd Future. Mixtape solo pertamanya baru hadir di tahun 2009, dinamakan Bastard. Di akhir tahun tersebut, materi-materi aneh dari Odd Future sudah semakin matang, dan perilisan mixtape Earl milik Earl Sweatshirt (dengan Tyler sebagai produser) di tahun 2010 menjadi rilisan defining atas karakter musik mereka.

Di tahun 2010 itu, Tyler, The Creator juga memulai karirnya sebagai seorang sutradara video klip melalui penggarapan track “French” milik Odd Future yang berhasil menjaring jutaan views di YouTube tiba bulan Desember. Ia pun melanjutkannya dengan beberapa mixtape milik crew Odd Future kemudian hari, dan hingga sekarang masih kerap mengarahkan pengerjaan video klip untuk lagu-lagunya sendiri.

Tyler berhasil mengamankan kontrak satu album dengan XL Recordings untuk meluncurkan album debutnya, Goblin. Rilis pada Mei 2011, ia menjadi album pertama dari kolektif Odd Future yang dirilis secara tradisional melalui koridor industri musik umum, dan berhasil mendarat di posisi lima dalam tanggal lagu Top 200.

Sementara itu, Tyler pun tetap menjadi produser bagi para anggota Odd Future, dan merilis The OF Tape, Vol. 2 di tahun 2012, bersamaan dengan album ikonis Frank Ocean, yakni Channel Orange yang menang Grammy dalam nominasi Best Urban Contemporary Album. Album tersebut berhasil masuk peringkat ketiga dalam Top 200, dan hadir dengan beragam kolaborator seperti Erykah Badu, Pharrell,Laetitia Sadier dari Stereolab, hingga Coco O dari Quadron; yang mana mampu menampilkan estetika musik Tyler secara pas.

Rilisan studio album ketiga Tyler adalah Cherry Bomb, yang kembali dirilis secara independen via Odd Future dan dibocorkan kepada layanan streaming musik sebelum tanggal rilis resminya di April 2015. Di album ini, Tyler The, Creator meluaskan kolaborasinya dengan nama-nama besar macam Kanye West dan Lil Wayne.

Album keempat Tyler, yakni Flower Boy (2017) menjadi salah satu rilisan terbaiknya dan berhasil menyabet Best Rap Album dalam perayaan Grammy ke-60. Genap setahun setelah Flower Boy, Tyler, The Creator merilis studio kelimanya bertajuk IGOR pada Mei 2019.

Mendarat di puncak klasmen Top 200 Billboard, album ini juga kembali membuat Tyler, The Creator membawa pulang piala Grammy untuk Best Rap Album, menjadikannya pemegang nominasi tersebut untuk dua tahun berturut-turut.

0 COMMENTS