VINYL DRAMA INDUSTRI MUSIK ROCK DI ERA '70-AN

  • By: SS
  • Minggu, 24 January 2016
  • 2232 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Penggemar musik bakal girang menerima tontonan drama berseri yang bercerita soal industri musik. Seperti yang dikabarkan The Globe and Mail dan Rolling Stone, saluran televisi HBO bakal merilis sebuah serial drama berjudul Vinyl, mulai 14 Februari 2016 mendatang. Serial garapan Mick Jagger, Terence Winter, dan Martin Scorsese ini konon menceritakan tentang kehidupan industri musik di kota New York pada era 70-an – saat di mana kancah musik tersebut diliputi oleh jargon “sex, drugs and rock n' roll.”

Dalam situs HBO, film drama ini seperti menceritakan sepak terjang seorang pengelola label rekaman, Richie Finestra, yang menggeluti era musik rock, punk, disko, dan hip-hop. Richie Finestra, yang diperankan oleh Bobby Cannavale, berusaha untuk menyelamatkan perusahaan dan jiwanya tanpa menghancurkan orang-orang yang ada di jalurnya. Beberapa aktor yang juga ikut tampil bermain pada Vinyl antara lain Olivia Wilde, Ray Romano, Ato Essandoh, Max Casella, P.J. Byrne, J.C. MacKenzie, Birgitte Hjort Sørensen, Juno Temple, Jack Quaid, James Jagger dan Paul Ben-Victor.

Proyek drama ini konon berawal dari ide Mick Jagger yang ingin memproduksi sebuah film epik tentang kehidupan seseorang dalam perusahaan rekaman. Kerangka besar, anekdot, dan “hal-hal kotor untuk membuat serial ini tampak cerdas dan lucu” yang ia utarakan ternyata disambut baik oleh Martin Scorsese. Untuk memenuhi ambisi keduanya, mereka lalu menarik Terence Winter (Boardwalk Empire) untuk terlibat sebagai penulis naskah.

Setting tahun 1973 dipilih karena sebuah alasan yang cukup spesifik. Menurut mereka, musik di saat itu digambarkan dengan “waktu di mana beragam aliran musik pop bentrok, sekarat, atau muncul dan bersaing untuk mencuri perhatian.” Vinyl juga menggambarkan masa di mana orang-orang sering membeli piringan hitam dan kerap diputar di stasiun radio.

Dalam penayangan musim pertamanya, Vinyl akan dirilis dalam sepuluh episode. Inti dari plotnya menceritakan perjuangan Richie Finestra dan label rekamannya yang mengalami banyak masalah dan berupaya keras untuk bertahan di sela-sela tekanan serta tawaran dari investor lain.

Foto: HBO / Rolling Stone 

0 COMMENTS