Ali Nugraha

Vokalis Speak Up, Ali Nugraha, Ajak Meraih Impian Lewat Single ‘Kejar Mimpi’

  • By:
  • Selasa, 17 November 2020
  • 502 Views
  • 2 Likes
  • 1 Shares

Karya baru dilahirkan oleh vokalis Speak Up, Ali Nugraha. Frontman dari band punk rock asal Jakarta ini merilis single baru dengan judul Kerja Mimpi (Menari Bersama Mentari).

Melalui siaran persnya, Ali menyebut lagu ini bukan hanya ajaknya kepada orang dewasa untuk lebih peka terhadap impian anak-anak di sekitarnya. Namun juga mengajak untuk selalu berjuang mengejar mimpi yang kita punya.

"Karena ada beberapa orang yang malah melupakan mimpi mereka, karena tuntutan hidup. Padahal, bisa jadi mimpi mereka bisa menghidupi mereka," ujar Ali mengungkap cerita di balik terciptanya lagu Kejar Mimpi.

Lebih lanjut, Ali mengutarakan kegalauannya, saat melihat anak muda sekarang yang kadang terlalu sibuk melihat mimpi orang lain. Jika efeknya positif, membuat mereka lebih semangat untuk mengejar mimpi, itu bagus.

"Tapi jika hal itu membuat tak percaya diri dan terombang ambing tanpa arah, itu yang berbahaya," jelas sang vokalis Speak Up itu.

Semangat dari lagu ini juga membuat gerakan Kejar Mimpi menggandeng Ali Nugraha untuk bekerja sama. Gerakan Kejar Mimpi mengajak kita semua untuk mencapai cita cita.

Lewat berbagai panduan yang ada di dalamnya. Sekaligus juga merupakan aksi sosial untuk membantu generasi muda yang punya banyak keterbatasan, untuk bisa tetap mengasah kreatifitas mereka.

Kejar Mimpi kini sudah bisa dinikmati di berbagai gerai musik digital. Ali sang pendiri Speak Up itu menyebut penghasilan dari lagu ini akan disumbangkan untuk berbagai aktivitas sosial, khususnya mengembangkan bakat anak muda.

"Tak ada mimpi besar yang mudah diraih. Klise memang, apalagi dalam masa pandemik seperti ini, namun proses dalam melewati rintangan apapun dalam upaya mengejar mimpi merupakan pencapaian tertinggi sebagai individu. Besar atau kecilnya usaha yang kamu lakukan bisa jadi pecutan semangat menghadapi masa sulit seperti saat ini," tulis Ali dalam keterangan di kanal YouTube pribadinya.

"Kesulitan itu prasasti pengingat diri, kalau kamu dan kita semua pernah menapaki terjal dan sedihnya hidup. Tapi tetap berjalan dan tersenyum karena selalu berusaha untuk jadi manusia yang lebih baik lagi."

Cahaya fajar biaskan warnanya

Mentari pagi pancarkan sinarnya

Hangat sang surya menyapa jiwa

Salam semesta, karunia kita

Burung berkicau menyambut harapan baru

Mekar bunga bersemi indahnya hari ini

Menarilah, menari bersama mentari

Kau lukislah mimpi-mimpi terindah di langit yang tinggi

Berlarilah, berlari kau kejar mimpi

Lewati semua rintangan kau hadapi, mimpi terus kau raih

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Ali Nugraha (@alsnugraha)

Single Kerja Mimpi ini merupakan proyek solo dari Ali, meski begitu keputusan untuk menjajal solo karier mendapat dukungan penuh dari Speak Up sebagai band yang melambungkan namanya. Toh, Ali tetap berjalan bersama Speak Up yang sudah bersamanya selama lebih dari dua dekade.

Speak Up sudah terbentuk sejak 1997 di Jakarta. Adalah Adisyah (vocal), Ali Nugraha (guitar), Farhan Ramadhan (bass), dan Arief (Drum), sebagai penggagas awalnya Speak Up berdiri. Setelah melewati serangkaian pergantian personel, Speak Up kini digawangi oleh Ali Nugraha (vokal/guitar), Farhan Ramadhan (bass), Ikhsan Assaat (drum), dan Aduy (guitar), juga dibantu oleh Ronal sebagai additional drum.

Musik dianggap sebagai bahasa yang universal dan bisa dimengerti oleh semua orang. Musik juga dianggap Speak Up sebagai media untuk menyuarakan isi hati dari musisi yang ingin membagikan apa yang mereka rasakan kepada khalayak. Itulah tekad yang diusung para personel Speak Up sehingga mereka mengusung genre punk rock ini.

Speak Up membuktikan bahwa dengan musik punk rock yang dibawakannya dapat memberikan nuansa baru dan segar bagi para pecinta musik indie di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan album pertama mereka yaitu Believe Us, Trust Us pada tahun 1999.

Kesuksesan itu disusul dengan munculnya album kedua Speak Up bertajuk Story of Our Life pada 2007. Ada 12 lagu di dalam album kedua Sepak Up di antaranya Interlude, The Greatness of Nature, 10.000 Miles, Semangat Ini, Dilema Kehidupan, Ilia (Part II), Sunset Slaves, Hopes And Purity, Story Of My Life, Somewhere Between Heaven And Hell, You, dan Jangan Pernah.

Lagu Jangan Pernah ini disebut-sebut Speak Up sebagai karya yang menjadi batu loncatan bagi mereka. Sejak mengeluarkan album pertama dan kedua, mereka kerap mengisi gigs-gigs di Jakarta.

Speak Up lantas mengalami masa 'hibernasi' dari sirkuit permusikan indie Indonesia. Lantas pada Maret 2016, Speak Up merilis album ketiga mereka bertajuk Lini Waktu.

Pada masa-masa kejayaannya, karier bermusik Speak Up bahkan meluas hingga ke luar negeri. Pada 2009, mereka mendapat kesempatan manggung di Singapura pada sebuah acara gigs. Ali berkisah bahwa saat itu perjalanan yang mereka lakukan sangat sederhana.

Ternyata, pengalaman manggung di Singapura 11 tahun lalu itu membawa Speak Up kepada pengalaman lebih besar. Pada 2019, mereka kembali mendapat kesempatan tampil di Singapura.

Speak Up tampil di sebuah acara bernama Baybeats 2019. Baybeats merupakan sebuah festival musik yang diadakan oleh Esplanade. Festival ini terbilang cukup terkenal karena sudah diadakan sejak 2008.

"Sebetulnya kita pun tidak menyangka bisa tampil di sana. Kami juga terbantu teman-teman kami di Singapura untuk membawa Speak Up ke Baybeats. Akhirnya gue dihubungi empat bulan sebelum acara, diminta bermain untuk Agustus. Anak-anak pastinya sangat bersemangat," ujar Aduy.

"Kita itu tampil sama band-band dari Filipina dan Korea Selatan. Tapi Speak Up bukan satu-satunya band dari Indonesia saat itu, ada juga Reality Club dan Ramengvrl."

0 COMMENTS