Warpaints Rilis Single “Lilys” dan Ungkap Album Baru

Warpaints Rilis Single “Lilys” dan Ungkap Album Baru

  • By:
  • Minggu, 6 June 2021
  • 32 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Jarang terdengar di tahun 2021, Warpaint akhirnya muncul ke permukaan dengan merilis single perdana mereka di tahun ini. Unit indie rock alternatif yang semua personelnya adalah perempuan ini melepas single berjudul Lilys pada 1 Mei lalu.

Lagu ini menjadi lanjutan dari single stand-alone di tahun 2020 yang berjudul "The Brakes". Kepada NME, vokalis/gitaris Theresa Wayman menjelaskan bahwa lagu 'Lilys' merupakan gambaran dari album Warpaint berikutnya.

Lagu ini resmi dirilis oleh Warpaints setelah sebelumnya hadir dalam serial terbaru HBO berjudul Made For Love. Acara ini pula yang membuat proses penggarapan lagu Lilys menjadi lebih cepat. Hal ini dijelaskan oleh Theresa Wayman.

Baca juga: Vokalis Warpaint Rilis Album Solo Perdana

"HBO ingin menggunakan lagu ini di acara mereka, sehingga kami mempercepat proses pembuatannya. Kemudian label kami mendengarkan lagu ini dan menyukainya. Mereka bilang lagu ini tak hanya akan ada di acara saja," kata Wayman.

"Tetapi kami tidak serta merta langsung menulis sebuah album. Ini akan menjadi lagu yang masuk di dalamnya, tapi saya senang lagu ini menegaskan dirinya sendiri," jelasnya.

Lagu tersebut juga pada awalnya tidak dimaksudkan untuk menjadi sebuah lagu sama sekali. Ini merupakan sebuah eksperimen dari Warpaints dengan musik synth, mencoba membuat beberapa tekstur musik baru, tetapi segera tumbuh menjadi lagu yang menarik seperti sekarang ini.

"Lagu ini muncul begitu saja dengan sendirinya. Kami tidak bermaksud untuk membuatnya. Kami mengumpulkan hasil edit kasar dari sebuah aransemen dan itu ternyata berhasil. Manajer kami dan rekan produser kami [Sam Petts-Davies] untuk album tersebut mendengarnya dan berkata, 'Ada sesuatu dalam hal ini'. Begitu mereka mulai menjelaskannya, saya mencoba beberapa vokal dan itu keluar dengan sangat cepat dan liriknya cocok dengan sangat cepat. Rasanya sangat enak," ujar sang frontwoman Warpaints.

Secara lirik, 'Lilys' mengangkat soal kebiasaan masyarakat yang membagi dirinya sendiri demi menjadi apa yang kita masing-masing anggap benar, dengan mengajukan pertanyaan: "Apakah Anda lebih suka bahagia atau lebih baik menjadi benar?"

"Apakah Anda lebih suka memperjuangkan pendirian atau pendapat Anda tentang bagaimana keadaan seharusnya, atau Anda lebih suka tidak harus berpegang erat pada pendapat Anda dan hanya merasa bahagia dan membiarkan orang lain memikirkan apa yang mereka pikirkan?," ujar Wayman.

“Kita semua tidak benar-benar tahu apa yang sedang terjadi atau mengapa kita ada - misteri kehidupan - dan kita tampaknya memiliki banyak tembok untuk satu sama lain dan sebagian dari tembok itu adalah pendapat kita.”

Adapun, bagian refrain lagu Lilys nyatanya ditulis sebelum pandemi, namun Wayman mengatakan fragmen dari peristiwa tahun lalu (pandemi COVID-19) masuk ke dalam lagu saat dia menyelesaikannya.

Di kesempatan yang sama, Wayman juga menjelaskan bahwa proses penggarapan lagu Lilys dan materi album keempat Warpaints dilakukan dari jarak jauh akibat pandemi. Drummer Stella Mozgawa masih di Australia, bassis dan penyanyi Jenny Lee Lindberg di Utah dan gitaris dan penyanyi Emily Kokal di Joshua Tree, sementara Wayman tetap di LA.

“Kami sangat beruntung karena fondasi dari apa yang kami rekam direkam bersama. Rasanya benar-benar terputus-putus jika harus menulisnya dari awal dengan jarak jauh. Sungguh menakjubkan bahwa meski kami terpisah, kami memiliki waktu untuk merekam lapisan teratas dan kami dapat lebih mempertimbangkannya. Ini sangat membantu kami karena tidak ada tekanan waktu dan kendala uang," jelasnya.

Meski lagu baru Lilys sudah dirilis, jangan harap bahwa album baru dari Warpaints akan dilepas dekat-dekat ini. Materi album baru Warpaints disebut masih dalam proses mixing dan beberapa bagian masih akan direkam. Kalaupun tak ada aral melintang, album ini baru akan dilepas pada musim panas 2022. Warpaints menjanjikan album baru mereka nanti akan punya warna musik beragam.

“Ada lagu dari diri saya yang lebih tinggi ke diri saya yang lebih rendah di sana, dan lagu tentang tidak perlu memiliki jangkar pada apa pun,” kata Wayman.

“Em juga menulis lagu berjudul 'Trouble' yang sangat keren. Dia seperti [bernyanyi], ‘Saya dalam masalah lagi’. Lagu ini tentang selalu merasa seperti kalian melakukan sesuatu yang salah. Itu mengingatkan saya ketika saya masih muda dan saat itu Sabtu pagi dan ibu saya akan membangunkan saya karena dia tidak ingin saya tidur dan menyia-nyiakan hari saya. Itu membuat saya merasa bersalah selama sisa hidup saya. Em juga menulis lagu tentang band dan hubungan kami dan mencoba berkembang atau tumbuh bersama orang-orang yang sudah lama Anda kenal."

Telah bersama selama 17 tahun, keempat personel Warpaints sekarang menemukan diri mereka bergerak ke fase yang berbeda dalam hidup mereka. Keempat anggota Warpaints sudah menemukan peran baru dalam hidup masing-masing, seperti Wayman yang kini menjadi ibu dari anak berusia 15 tahun dan Kokal yang baru saja melahirkan seorang bayi.

Warpaints sendiri sudah berjalan sejak 2004 tepat ketika perayaan hari Valentine. Warpaints terbentuk berkat pertemanan masa kecil antara Wayman dan Kokal. Setelah sekian tahun terbentuk, Warpaints baru merilis album debut mereka pada 2010 dengan tajuk The Fool.

Empat tahun berselan, Warpaints merilis album kedua dengan tajuk nama band mereka sendiri. Album terakhir Warpaint, 'Heads Up', dirilis pada 2016 lalu. Sementara pada 2018, Wayman merilis sempat proyek solo debut dengan nama LoveLaws. Sang musisi pun menggunakan nama panggung TT di album solo yang mengikutsertakan rekan bandnya di Warpaint.

 

Image source: Shutterstock

0 COMMENTS