Weezer Sambut Album Baru yang Terinspirasi Van Halen

Weezer Sambut Album Baru yang Terinspirasi Van Halen

  • By:
  • Rabu, 19 May 2021
  • 159 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Weezer merupakan salah satu band veteran yang hingga saat ini masih aktif memperkenalkan karya terbaru kepada para penggemarnya yang tersebar hampir di seluruh dunia. Di tahun 2021 ini, Weezer kembali mengenalkan hal yang baru. Namun, kebaruan tersebut seakan diselimuti elemen nostalgia. Hal yang baru tersebut adalah sebuah lagu baru Weezer berjudul I Need Some Of That yang merupakan sebuah single untuk menyambut album terbaru mereka berjudul Van Weezer yang baru saja rilis pada awal bulan Mei lalu.

Aspek nostalgia yang hadir pada single terbaru dari Weezer ini datang dari cerita yang diangkat. Untuk lagu I Need Some Of That, Rivers Cuomo dan kawan-kawan bercerita mengenai pengaruh band-band rock yang lebih dulu berkembang dan sukses di tahun 1980 hingga 1990-an kepada masing-masing anggota Weezer. Pengaruh dari banyaknya band rock legendaris itu juga yang dianggap jadi inspirasi lahirnya Weezer hingga saat ini. Sebagai bagian penyambut album Van Weezer, lagu I Need Some Of That merupakan single keempat yang telah dirilis oleh Weezer. Materi lagu mengenai album Van Weezer sebelumnya sempat dirilis oleh Weezer pada tahun 2019 melalui lagu berjudul End Of The Game. Setelah itu, melanjutkan misinya dengan merilis single Beginning of the End dan Hero pada tahun 2020 lalu.

Rivers Cuomo selaku pentolan di dalam tubuh Weezer juga menjelaskan bahwa album Van Weezer lahir dipengaruhi oleh musikalitas dari Kiss, Black Sabbath, Metallica, dan Van Halen. Namun Rivers Cuomo juga menjelaskan bahwa album terbaru dari Weezer ini tetap menghadirkan sentuhan atau ciri khas musik Weezer yang kental sebagai identitas dan penyeimbang dari tema yang ada. Selain itu, Van Weezer akan menjadi album kedua yang dirilis oleh Weezer di dalam tahun yang sama. Di tahun 2021, Weezer sudah lebih dulu merilis album berjudul OK Human. Weezer juga mengungkapkan bahwa album Van Weezer ini merupakan satu dari empat proyeksi album yang direncanakan oleh Rivers Cuomo dan kawan-kawan. Kabar mengenai proyeksi album Weezer tersebut sebelumnya sudah pernah diungkap oleh Rivers Cuomo pada bulan Februari lalu.

Secara mendasar, Weezer menginginkan untuk merilis 4 buah album yang merepresentasikan 4 musim di negara tempat mereka tinggal. Bahkan hingga saat berita tersebut diumumkan, Weezer mengakui bahwa mereka sudah mulai mencari inspirasi dan juga karakteristik suara yang diinginkan. Rencana bermusik untuk empat album Weezer ini pertama kali diungkapkan di Strombo Show, yang merupakan sebuah radio show eksklusif milik Apple Music. Rivers Cuomo menginginkan agar keempat albumnya nanti tidak hanya memiliki atmosfer dan tone musik yang berbeda, tapi juga memiliki pendekatan kreatif dan lirik yang berbeda juga. Salah satu contoh yang diangkat sebagai perbandingan oleh Rivers Cuomo adalah musim salju. Menurut pendiri Weezer tersebut, sebagai representasi musim yang pas dirinya akan mengambil arahan kreatif terinspirasi dari Elliott Smith dan singer songwriter tahun 1990-an lainnya. Rivers Cuomo menginginkan Weezer untuk dapat menangkap aura sendu, melankolis, dan alienasi dari para sosok yang menjadi inspirasinya dan memproyeksikannya kembali dengan cara mereka untuk album barunya nanti.

Tampaknya inspirasi memang jadi energi bagi Weezer untuk dapat berkarya secara konsisten. Pasalnya, untuk judul album OK Human yang rilis pada awal tahun ini saja Rivers Cuomo mengakui bahwa dirinya terinspirasi dari Radiohead dengan album OK Computer-nya. Namun inspirasi akan Radiohead tersebut diakui oleh RIvers Cuomo lebih dari sekadar judul dan konsep saja. Secara sadar Rivers Cuomo merasa selalu berada di dalam kekhawatiran akan perkembangan teknologi yang terlampau pesat. Rasa khawatir tersebut kerap datang saat masa awal Rivers Cuomo mengerjakan album ke-14 Weezer tersebut. Pentolan di dalam tubuh Weezer tersebut mulai mempertanyakan makna hidupnya sebagai manusia. 

Selain itu, Rivers Cuomo juga mulai mempertanyakan kehidupan musisi di masa depan. Apakah musisi akan meninggalkan alat musik konvensional sepenuhnya. Pertanyaan tersebut juga didasari oleh perkembangan musik yang dilakukan oleh Radiohead sejak OK Computer. Menurut pentolan Weezer tersebut, apa yang dilakukan oleh Radiohead kala itu memang merupakan hal yang rumit namun berhasil menarik perhatian banyak orang yang membuat derajat Radiohead berbeda. Untuk menghadirkan antitesis tersebut, akhirnya Rivers Cuomo mulai menghapus elemen elektronik dari penggarapan album OK Human. Bahkan, Rivers Cuomo mengakui bahwa album OK Human merupakan album pertama yang direkam oleh Weezer tanpa menggunakan gitar elektrik sama sekali. Rivers Cuomo menggunakan alat musik analog atau akustik untuk melengkapi kebutuhan rekamannya kala itu. 

Rivers Cuomo menyatakan bahwa pendekatan kreatif yang terbilang radikal ini dibutuhkan oleh Weezer. Setidaknya untuk band itu sendiri. Menurutnya, OK Human dan Van Weezer akan menjadi dua buah entitas yang saling bertolak belakang. Oleh karena itu, Rivers Cuomo merasa kedua album yang dirilis di tahun 2021 oleh Weezer ini merupakan hal yang cukup menarik untuk dilakukan. Meskipun terkesan anti teknologi dengan album OK Human, nyatanya Weezer baru saja berkolaborasi dengan iRobot untuk merilis penghisap debu otomatis bernama Wroomba. Desain bulat ikonis dari Roomba milik iRobot digubah untuk menyerupai sebuah cakram padat atau CD sebagai simbol musik yang diwakilkan oleh Weezer dalam kolaborasi ini. Kabar mengenai kolaborasi Weezer dan iRobot ini pertama kali diungkap melalui akun Twitter resmi band besutan Rivers Cuomo tersebut.

 

Image courtesy of A.PAES / Shutterstock

0 COMMENTS