Weyes Blood Rilis Lagu Titanic Risen: Melihat Tenggelamnya Kapal Titanic

Weyes Blood Rilis Lagu Titanic Risen: Melihat Tenggelamnya Kapal Titanic

  • By:
  • Jumat, 30 April 2021
  • 38 Views
  • 0 Likes
  • 0 Shares

Tahun 2021 ditandai oleh Weyes Blood dengan meluncurkan single baru. Penyanyi wanita dengan nama asli Natalie Laura Mering itu merilis single berjudul Titanic Risen pada 5 April 2021.

Titanic Risen sendiri sebetulnya sudah rampung sejak lama karena diambil dari album termutakhir Weyes Blood yang dirilis pada 2019 bertajuk Titanic Rising. Album keempat dari Weyes Blood itu dirilis oleh label rekaman Sub Pop.

Lagu Titanic Risen pertama kali dibagikan kepada publik pada bulan Januari sebagai bagian dari game simulator realitas virtual Weyes Blood yang dihosting di platform game online Roblox.

Ya, Weyes Blood bekerja sama dengan platform game online Roblox dalam perilisan trek tersebut. Dengan demikian lagu Titanic Risen dari Weyes Blood bisa dinikmati melalui sebuah virtual reality simulator yang mereka ulang peristiwa tenggelamnya RMS Titanic.

Di game online itu, para penggemar bisa menjelajahi interior dari kapal Titanic, permainan role-play, dan melihat kembali gunung es. Saat momen tabrakan kapal dengan gunung es itu, lagu Titanic Risen terdengar bersama dengan potongan lagu lain dari album Titanic Rising.

Kesibukan lain dari Weyes Blood sebelum merilis single ini adalah tampil bersama Zella Day dalam lagu penutup dari album Lana Del Rey yang dirilis pada Maret 2021, Chemtrails Over The Country Club. Weyes Blood, Zella Day, dan Lana Del Rey membawakan lagu cover dari Joni Mitchell berjudul For Free.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by @weyesblood

Weyes Blood sendiri gagal melakukan konser di sejumlah kota, termasuk London dan Dublin, akibat pandemi COVID-19 yang melanda. Kabarnya, dengan gagalnya beberapa pertunjukan itu, Weyes Blood memutuskan untuk menggarap album baru.

Dalam sebuah pesan kepada penggemarnya, Weyes Blood menyertakan perilisan video musik untuk lagu Wild Time yang masuk sebagai salah satu nomor di album Titanic Rising.

"Ini adalah video untuk lagu saya "Wild Time" yang direkam dengan 16mm sebelum pandemi melanda, kemudian diedit selama masa isolasi. Merasa seperti saat yang tepat untuk merilis video ini ke dunia nyata, mengingat kita semua dibebani oleh beberapa kenyataan yang cukup suram," ujar Weyes Blood.

"Lagu ini tentang kerinduan akan alam liar dan alam di saat kekacauan. Ini untuk orang-orang sensitif yang mengkhawatirkan nasib umat manusia dan merasa tidak berdaya untuk melakukan apapun. Saya telah menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan pemikiran apokaliptik dan menyadari bahwa hal itu tidak akan membawa Anda ke mana pun," jelasnya.

"Bagaimana jika dunia selalu berakhir? Bagaimana jika hamparan kota kita sama liarnya dengan hutan? Bagaimana jika perubahan iklim dan kerusakan habitat alami kita adalah cerminan dari alam di dalam diri kita, betapapun mengerikan dan sulit untuk dipahami?," ujarnya.

"Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca ini. Kabar lainnya, seperti yang mungkin Anda duga, saya membatalkan semua konser saya untuk tahun 2020, tetapi saya mulai mengerjakan album berikutnya yang akan keluar pada tahun 2021- waktu yang berbeda, semoga kita bisa bertemu satu sama lain, bertatap muka sekali lagi," tutup Weyes Blood.

Weyes Blood sendiri menggambarkan album Titanic Rising seperti Kubus Rubik. “Kadang-kadang Anda mendapatkan semua dimensi-lirik, melodi, produksi-untuk berbaris. Saya mencoba menjadi futuristik dan kuno sekaligus, yang merupakan alkimia yang sulit. Diperlukan banyak upaya berbeda untuk memperbaikinya," jelas Weyes Blood.

Film blockbuster romantis tahun 1997, Titanic, menginspirasi judul album tersebut. “Itu direkayasa untuk gadis kecil dan memiliki mitologi sendiri,” jelas Weyes Blood. “Ini sangat simbolis bahwa Titanic akan menabrak gunung es, dan sekarang gunung es itu mencair, menenggelamkan peradaban."

0 COMMENTS