Indie Darling Asal Selandia Baru, Fazerdaze, Siap Sambangi Jakarta

  • By: OGP
  • Selasa, 5 September 2017
  • 5541 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Di balik moniker Fazerdaze, nama Amelia Murray kini kian mencuat di perorbitan musik independen. Tak pelak ia jadi buah bibir di kalangan penikmat indie rock. Sebutan indie darling pun langsung disematkan kepada musisi potensial asal negeri Selandia Baru itu. Kini, tak lama lagi Fazerdaze siap menggelar konser perdana di Indonesia pada 21 Oktober mendatang di Rossi Musik, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kunjungan Fazerdaze di Jakarta sendiri tak lepas dari peran trio kolektif yang berdomisili di Jakarta, yakni Studiorama, Noisewhore, dan Six Thirty Recordings. Atas kolaborasi ketiganya, mereka sukses memboyong sang musisi yang memang memiliki darah Indonesia tersebut. Menariknya, momen konser di ibu kota dimanfaatkan Amelia untuk pulang kampung.

Dikutip melalui siaran pers yang diterima SuperMusic.ID, Studiorama selaku penggelar konser turut memberikan pernyataan terkait kedatangan Fazerdaze ke Jakarta.

“Ini sejalan dengan misi kami untuk terus memanggungkan artis-artis potensial yang layak mendapat sorotan lebih, apalagi akan ada dua band pembuka dari dalam negeri yang akan kami umumkan menyusul,” ungkap perwakilan mereka.

Sementara itu, Noisewhore merasa antusias karena sudah telanjur jatuh hati dengan musik Fazerdaze yang mereka anggap ‘menarik dan manis di kuping’. Mereka pun menambahkan, “Kesempatan bekerja sama dengan dua kolektif lain yang mumpuni juga mendorong kami untuk terlibat,” tandasnya.

Lain halnya Six Thirty Recordings, mendatangkan Fazerdaze bisa dianggap hal baru karena kebiasaan mereka dalam menyelenggarakan konser band-band yang cenderung keras. “Kami suka Fazerdaze dari segi musik dan paras (tertawa). Plus kami mau bikin orang tidak berpikiran kalau Six Thirty cuma mau mendatangkan band-band keras,” terang mereka.

Fazerdaze pertama kali muncul di tahun 2015 lalu. Tak lama setelahnya, Amelia Murray melepaskan debut album mini bertajuk sama dengan nama band. Selang dua tahun kemudian, band pelantun single “Lucky Girl” itu pun akhirnya merilis album penuh perdana bertajuk Morningside di bawah naungan label rekaman independen legendaris Nun Records. Label ini juga sempat mengontrak deretan nama pesohor indie seperti Pavement, The Clean, hingga The Chills.

Hingga berita ini ditulis, informasi harga tiket belum dirilis. Pengumuman harga tiket beserta mekanisme pembelian akan diumumkan via media sosial para pihak penyelenggara. Keterangan lebih lanjut, bisa pantau terus linimasa di akun resmi Studiorama, Noisewhore dan Six Thirty Recordings.

Foto: The Spinoff, Tearaway Magazine

0 COMMENTS

Info Terkait

supershow
616 views
superbuzz
233 views
superbuzz
951 views
supershow
550 views