RIOT FEST 2016 - CHICAGO Sejatinya Kerusuhan Musik

  • By: JP
  • Rabu, 28 September 2016
  • 1680 Views
  • 1 Likes
  • 0 Shares

Salah satu hal yang biasa terjadi saat festival musik, walau tidak sering, yaitu kerusuhan. Seperti namanya, kerusuhan di Riot Fest 2016 Chicago 16-18 September lalu dipenuhi huru-hara berbagai band yang mengisi enam panggung (Riot, Roots, Rock, Rise, Storyheart dan Rebel) Scenic Douglas Park, Chicago Illinois. Pertama kali diadakan tahun 2005, Riot Fest yang mengkhususkan diri ke genre musik rock, punk alternative rock, dan hip hop juga melebarkan sayap mereka ke Denver dan Toronto.

Dibuka sejak pukul 11 pagi, penampilan dari Death Cab For Cutie, Jimmy Eat Word, The Flaming Lips, Dillinger Escape Plan hingga The Hives, area Douglas Park sudah seperti taman bermain bagi para pengunjung. Tapi yang paling ditunggu adalah reuni band horror punk The Misfits komposisi awal, lengkap dengan Glenn Danzig, Jerry Only dan Doyle Wolfgang von Frankenstein. Uniknya, festival ini juga bertepatan dengan panasnya pemilihan presiden Amerika Serikat untuk masa pilih November 2016 nanti, di mana setiap musisi punya cara mereka sendiri untuk menyuarakan pandangan mereka.

Terlepas dari puluhan band yang tampil, reuni The Misfits yang menjadi bintangnya. Seperti mimpi kebanyakan headbangers dewasa, akhirnya ribuan penonton dapat menyaksikan penampilan Glenn Danzig dan Jerry Only setelah 33 tahun sejak mereka bubar. Walau awal September lalu di Riot Fest Denver Only menyatakan kemungkinan merilis materi musik baru, Danzig merasa ragu saat tampil di Chicago. Mendekati perayaan The Misfits yang ke 40, di tengah kesibukan proyek setiap personil, Only tampak bersemangat untuk menghasilkan album terbaik Misfits. Lewat penampilan menggebu serta teriakan lantang penonton, Riot Fest 2016 pantas mendapatkan gelar festival musik paling huru-hara di bulan September ini. 

 

Photo taken from: http://riotfest.org/

0 COMMENTS

Info Terkait

supershow
1070 views
supershow
1907 views
supershow
2145 views